Wujud Kepedulian di Tengah Duka Bencana: Presiden Prabowo Salurkan 237 Ekor Sapi untuk Tradisi Meugang di Pidie Jaya
PIDIE JAYA – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menyalurkan bantuan 237 ekor sapi dari Presiden RI, Prabowo Subianto, kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi. Bantuan ini diberikan dalam rangka menyambut tradisi Meugang menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Distribusi bantuan menyasar 158 gampong (desa) yang sebelumnya dilanda banjir bandang dan tanah longsor. Penyerahan secara simbolis digelar pada Kamis (19/3/2026) pukul 15.00 WIB, bertempat di halaman kantor camat se-Kabupaten Pidie Jaya, sebagai bentuk koordinasi terpusat sebelum didistribusikan ke seluruh pelosok kecamatan.
Kegiatan simbolis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, didampingi Wakil Bupati Hasan Basri, Sekretaris Daerah Munawar Ibrahim, serta para asisten daerah yang terbagi dalam lima tim. Mereka turun langsung untuk memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran.
Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Pidie Jaya, Bupati Sibral Malasyi menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Presiden RI, Bapak H. Prabowo Subianto.
"Bantuan ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah pusat hadir di tengah-tengah kesulitan yang kita alami pascabencana. Ini bukan hanya tentang menghadirkan daging meugang di meja makan warga, tetapi juga memberikan suntikan semangat moral bagi masyarakat untuk segera bangkit dan pulih kembali seperti sedia kala," ujar Bupati Sibral dengan penuh haru.
Ia menilai, kepedulian Presiden di momen istimewa seperti Meugang menjadi penguat tali kebersamaan dan solidaritas nasional.
Sekretaris Daerah, Munawar Ibrahim, menambahkan bahwa program ini merupakan kali kedua Presiden Prabowo menyalurkan bantuan serupa ke Pidie Jaya. "Ini adalah bentuk keberlanjutan perhatian. Sebelumnya, bantuan juga diberikan saat Meugang di bulan puasa dengan nilai anggaran yang sama, yakni sebesar Rp4,9 miliar. Tentu ini sangat berarti bagi pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat kita," akunya.
Pemerintah daerah berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menyambut Idul Fitri di tengah kondisi pascabencana.
Ketua panitia pelaksana, Syukri Itam, memaparkan bahwa bantuan ini menyasar sekitar 25.973 kepala keluarga (KK) yang tersebar di wilayah terdampak. Sapi-sapi yang disalurkan memiliki bobot bervariasi, mulai dari 80 kilogram hingga 200 kilogram. Hewan ternak tersebut akan disembelih pada hari Meugang untuk kemudian dagingnya dibagikan secara merata kepada masyarakat.
“Kami pastikan malam ini juga, sebelum hari Meugang tiba, seluruh sapi bantuan Presiden sudah diterima di masing-masing gampong. Ini penting agar proses penyembelihan dan pembagian dapat dilakukan pada waktu yang tepat, sehingga masyarakat dapat merayakan tradisi Meugang dengan layak,” tegas Syukri Itam.
Sementara itu, Camat Meurah Dua, Iskandar, memberikan rincian data distribusi untuk wilayahnya Kepada Cek Mad dari media ini. Kecamatan Meurah Dua menerima puluhan ekor sapi yang dialokasikan secara proporsional berdasarkan jumlah penduduk terdampak di setiap gampong. Berikut rincian lengkapnya:
- Gampong Beringen: 3 ekor
- Gampong Biang Cut: 2 ekor
- Gampong Buangan: 2 ekor
- Gampong Dayah Kruet: 2 ekor
- Gampong Dayah Usen: 1 ekor
- Gampong Gampong Blang: 1 ekor
- Gampong Geunteng: 2 ekor
- Gampong Lancok: 2 ekor
- Gampong Lhok Sandeng: 1 ekor
- Gampong Lueng Bimba: 3 ekor
- Gampong Mns. Raya: 3 ekor
- Gampong Meunasah Teungoh: 2 ekor
- Gampong Meunasah Mancang: 1 ekor
- Gampong Meunasah Bee: 3 ekor
- Gampong Meunasah Jurong: 3 ekor
- Gampong Meunasah Kulam: 2 ekor
- Gampong Pante Beureune: 1 ekor
- Gampong Seunong: 2 ekor
"Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat di 18 gampong tersebut dapat merasakan kebahagiaan dan kehangatan tradisi Meugang, serta semakin kuat dalam menghadapi masa pemulihan pascabencana." Tutup Pak Is.
(CM)




