Mahkamah Kalkulasi

in Steem SEA11 months ago

Assalammualaikum ya ahlil steemit....

Bau Ramadhan sesekali sudah tercium, sebentar insya Allah kita akan sampai kesana. Semoga Ramadhan nanti masih diberi umur, dan kekuatan dalam menjemput pahala yang sudah tersedia. Seperti malam biasanya, ngopi kali ini akan sedikit kita tuliskan celoteh demi celoteh yang mungkin saja ada hikmahnya.

Berangkat dari media sosial instagram heboh mengabarkan keberhasilan dalam sengketa pemilu di mahkamah konstitusi. Kita tidak akan bahas secara detail tentang paslon tertentu demi menjaga independensi non-partisan, kita bahas secara umum fakta yang terjadi di dunia nyata. Kita paham betul mahkamah konstitusi adalam lembaga peradilan yang mengadili sengketa pemilu di indonesia, upaya hukum yang dapat di tempuh untuk menggugat hasil pemilu.

1000082741.jpg
ngopi sambil obrolin politik

Namun dalam kenyataannya sangat sulit membuktikan kecurangan bagi para penggugat, prosedur dan SOP yang telah di tetapkan membuat semakin sulitnya mendapat hasil yang adil sesuai dengan realitas. Ujung-ujungnya mahkamah konstitusi dan para pihak bersengketa tidak bisa lari dari kalkulasi-kalkulasi perolehan suara, bukan menemukan keadilan ataupun menegakkan demokrasi. Benar ini bukan cuma masalah gugatan ataupun hasil putusan dari mahkamah konstitusi, semuanya tidak bisa lepas dari lingkaran setan politik praktis di Indonesia itu sendiri.

Lembaga Bawaslu dan turunannya sampai KPU dan turunanya mengambil andil banyak dalam terselenggarakannya pemilu yang sesuai dengan asas Luber dan Jurdil atas nama demokrasi hanyalah "taik" Yang dibuang ke subtic tank kalah telak dengan kertas khusus bertuliskan angka-angka dan bergambar pahlawan nasional. Semua dari hulu dan hilir bertanggung jawab dalam menyelenggarakan pemilu. Bawaslu lembaga yang dianggap mampu mengawasi justru melempem dan cuma bisa menjadi penghibur belaka, kecurangan di depan mata seakan-akan diabaikan, jika pun diproses maka hasilnya tidak berujung, hanya temuan-temuan kecurangan dipaparkan sebagai pelengkap laporan saja.

Masalah tidak hanya sampai disitu, jika masyarakat atau paslon yang merasa dicurangipun ingin melapor atau melakukan proses hukum maka akan terkendala dalam hal mengambil bukti-bukti kecurangan. Tidak mungkin sumber daya melakukan investigasi atau semacamnya dilakukan tanpa ada payung hukum yang menyertai kewenangan. Mengharapkan APH melakukan itu seperti pengharap hujan di tengah gurun pasir, sudah jadi rahasia umum keberpihakan baik APH maupun ASN pada pasangan calon tertentu membawa semakin parah. Masyarakat biasa tentu tidak akan mampu membuktikan kecurangan itu ada, modal rekaman video ataupun foto tidak cukup, prosesnya akan tak berujung. Jika 1 TPS direkam dan ada kecurangan kemudian dilaporkan maka akan terkendala dalam kuantitas, 1 TPS cuma sekitar 600 surat suara, rekaman kecurangan yang terekam cuma 10 suara ya hanya jadi kentut bauk saja, itu hanya semisal saja.

1000071030.jpg
Gen Z akan menghadapi dunia politik kedepan lebih membaggongkan

Politik uang yang jelas dan terang menderang saja tidak cukup untuk dibawa ke MK, secara realitas masyarakat sudah tau itu namun ya begitu bawaslu sendiri kebanyakan main gitar nyanyi besar-besar di depan kantornya dan mengabaikan semua kecurangan itu. Masyarakat berdemo juga percuma, siapa yang mau ikut demo secara suka rela jelas tidak ada, ngapain capek demo panas-panas terik buat capek aja. Namun masih saja menggugat ke MK, berbuat sesuatu hal yang sia-sia, memakan waktu dan biaya, walaupun saya yakin para penggugat juga sudah sadar bahwa tuntutan mereka akan di tolak, dan bukti-bukti tidak cukup. Entah apa yang ada didalam benak mereka, atau hanya sekedar saja mereka pergi ke mahkamah kalkulasi.

17388323591112960125255954558827.jpg
Ini kertas khusus diberi angka dan gambar pahlawan, tapi kekuatannya ganasss

Pemilu itu sulit dan banyak biaya, baik yang menang maupun yang kalah sama-sama menguras tenaga dan uang. Masalah dari awal sampai akhir membangun sebuah sistem setan yang berkesinambungan. Mengharapkan keadilan dari tangan-tangan Hakim MK adalah sebuah keniscayaan belaka. Sedemikian pesimistisnya demokrasi pemilu yang kita hadapi sekarang.......

Buruj ck
under mind

amico 06022025

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

 11 months ago 

Thank you very much for publishing your post in Steem SEA Community. We encourage you to keep posting your quality content and support each other in the community

DescriptionInformation
Verified User
Plagiarism Free
#steemexclusive
Bot Free
BeneficiaryNo
burnsteem25No
Status ClubClub5050
AI Article✅ Original (Human text!)