The Diary Game (Senin 29 Juni 2026) HiAce Antara Kritik dan Kebutuhan
Assalammualaikum ya ahlil steemit....
Mencoba kemvali mencatatkan diary, harap maklum kesibukan sehari-hari dan rasa malas membuat catatan diary ini tidaklah konsisten, lompat hari sering terjadi. Harga steem tidak berharga lagi tidak membuat surut untuk sekedar menulis, dari dulu juga begitu, tidak terlalu berharap untuk dijadikan Rupiah, tapi untuk sekedar menumpahkan unek-unek dengan tulisan.
Terpikir juga kenapa harga steem tidak kunjung membaik dalam jangka waktu lama ya? Banyak ahlil steemit enggan kembali mencemar-cemarkan tulisan lagi disini. Keterpurukan steem awet, bahkan sampai titik nadir. Para sultan atau paus di sini pada kemana? Pada ngapain aja? Koq membiarkan ini terus terjadi. Dimana kendali kontrol atau memang sengaja mereka sudah mau pergi secara berjamaah, entahlahh.....
Pagi Gerimis Mengundang
Absen shubuh terasa sangat sejuk, hujan turun sedari malam hari, Alhamdulillah tidak deras hanya gerimis, jadinya tidak menimbulkan banjir dan parit-parit lancar jaya dialiri tanpa kesulitan. Belum ada tanda-tanda munculnya sang surya, langit masih gelap namun bukan gelapp malam.

Alhamdulillah Masih Bisa nyantai ngopi malam bersama keluarga
Hujan hari ini bukanlah hujan musim hujan, karena memang masih dipertengahan tahun. Rasa rindu akan kasur semakin tak terkontrol padahal baru saja berpisah sudah mau ketemu lagi. Akhirnya dengan rasa rindu ini harus juga bertemu kasur, geletakan main hpe selimutan sungguhh asoyyy....
Siang Kabar Duka Grup WhatsApp
Selepas absen Dzuhur dan makan siang sembari agar nasi turun dan duduk pas di lambung saya buka hp karena ada notifikasi pesan masuk. Kabar duka dan informasi bahwasanya terjadi kecelakanobil komersial asal Langsa. Saya malas membahas kejadian memilukan tersebut, sangat pilu sehingga saya menangis, disini saya ingin sekali cuap-cuap menganai mobil komersial yamg begitu populer dan penuh kontroversi, tiada bukan kecuali Toyota HiAce.
Akhir-akhir ini sering kita mendapati kabar kecelakaan Hiace, bahkan menjadi sebuah keprihatinan atau cibiran bahwasanya kecelakaan identik dengan Hiace. Apa yang menjadikan hal tersebut demikian, bagi pengguna jasa Hiace mobil komersial ini sangat di dibutuhkan untuk transportasi. Dibalik semua kepopuleran Hiace sebagai angkutan umum komersial termuat hal menjijikkan, saya bingung harus memakai kata apa yang cocok untuk mendiskripsikan Hiace selain kata menjijikkan. Bagi saya kata itu paling cocok.
Sedari awal kemunculan Hiace beberapa tahun lalu, dari Hiace moncong tumpul sampai Hiace moncong hiu saya benar-benar resah. Maksud saya disini adalah sepak terjang Hiace dijalanan bukan mobilnya ataupun merk. Walaupun tidak semua tapi banyak sopir Hiace yang berkendara hanya mementingkan selera kepala otaknya aja dalam berkendara. Kota Langsa memiliki jalan lintas dan jalan kota yang terpisah dengan baik, namun saat lewat tengah malam tidak sedikit mobil Hiace akan melewati jalan kota karena dianggap telah sepi. Disitu kita akan melihat hal menjijikkan dari para pengendara Hiace, arogan, kencang, tidak peduli keselamatan pengguna jalan lain, dan alahhhh begitulah... Jika anda tua anda akan menemukan kesamaan antara Hiace dan truk Reo tentara saat konflik dahulu sungguh arogan jalanan, bedanya Hiace tidak bergemuruh klakson dan suara rem angin saja selebihnya 11,12.
Mobil Toyota Hiace adalah mobil yang sangat mumpuni, harga setengah Miliar, muatan penumpang banyak hingga 16 orang, mesin diesel irit dan bertenaga, kabin luas, stabil saat kencang apalagi jika muatan penuh sangat stabil walau kencang sekali, suspensi oke, intinya spek mobil sangat mumpuni. Namun tingkah para pengendaranya sangat menjijikkan, kebiasaan mereka adalah melaju kencang dengan 1/4 bagian badan mobil berada di lajur arah berlawanan, bahkan sering juga setengah badan mobil berada di lajur arah berlawanan, belum lagi ditambah saat hendak menyalip kendaraan di depannya maka Hiace akan sangat rapat. Di jalan tol jarang kita dengar Hiace kecelakaan lain cerita jika sudah melaju di jalan umum. Hiace memiliki badan mobil yang lebih lebar daripada Inova Reborn sekalipun, hampir mendekati lebar bus medium maka dari itu "pakai otak sikit" Kendarainya, sebagai perbandingan Hiace memilki lebar 1,95 meter hampir 2 meter, sedangkan bus 2,1 meter. Saya yakin jika model demikian berkendara saat konflik dahulu niscaya kita akan lebih sering dengar kabar kecelakaan antar Hiace dan Reo Aparat. Entah apa yang ada di dalam kepala otak sopir Hiace yang jelas sangat membahayakan. Satu ciri khas kearoganan Hiace adalah memaksa pengendara lain untuk menyingkir, dirasa imbang Hiace tidak akan menyingkir walau didepan ada pajero atau fortuner sekalipun, dirasa tidak imbang barulah Hiace terpaksa menyingkir seperti Bus dan truk,. Kelalaian seperti kantuk, kejar target, dan hilang kontrol menjadi cerita keresahan tersendiri.
Panjang sudah saya berkoar, semua ini tolong jadikan bahan evaluasi untuk pemilik perusahaan angkutan Hiace terutama sopir, utamakan keselamatan baik keselamatan pengguna jalan lain, penumpang dan diri anda sendiri sebagai sopir. Ada keluarga yang menunggu anda pulang dirumah, kita semua pengguna jalan. Jangan berbangga-bangga dengan kecepatan tapi abai keselamatan, tidak semua sopir Hiace demikian tapi yang pasti banyak demikian.
Tidak Bisa Tidak Malam Ngopi
Malam santai bawa keluarga ngopi di warkop langganan, tempatnya terbuka dan luas, jadi asap rokok minimal karena bawa bocil-bicil. Ngobrol sama istri tercinta mengenai perjalanan kehidupan rumah tangga dan nyantai sambil main sama anak-anak. Sederhana namun kami butuhkan, warkop menjadi pilihan diakhir bulan, kalau mau ke caffe atau resto-resto kekinian kyaknya nanti saja,.. Tunggu keluar jadup banjir..... 😆😅

Kubah Mesjid Darul Fallah Langsa
Buruj CK
Lupa Posting 30062026

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Terima kasih banyak 😁