Kasus Yaqut ini menunjukkan hukum lunak pada elite dan bisa dinegosiasikan, sementara korupsi terus merampok kesejahteraan rakyat, menurunkan kepercayaan publik dan melukai rasa keadilan
Kasus pemberian lalu pencabutan tahanan rumah bagi Yaqut Cholil Qoumas memicu kegelisahan publik karena menunjukkan hukum bisa lunak terhadap elite, sementara rakyat kecil tetap merasakan ketidakadilan.
Korupsi yang seharusnya dianggap kejahatan luar biasa justru tampak bisa dinegosiasikan, memperparah penderitaan rakyat karena uang yang seharusnya untuk kesejahteraan mereka terus dirampok tanpa penegakan hukum yang tegas.
Situasi ini menimbulkan kesan bahwa negara lebih melindungi kepentingan kekuasaan daripada membela rakyat, sehingga kepercayaan publik merosot dan rasa keadilan masyarakat semakin terluka.
Pancen ngenes lihat hukum sing kayak "buka-tutup" tahanan buat Yaqut, hukum mung tajem ke rakyat biasa tapi tumpul kalau menyentuh elite. Mpu prihatin. 😔
Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?
- Follow akun Mpu.
- Upvote dan resteem postingan Mpu.
- Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
- Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.
Sumber dari: https://mediaindonesia.com/opini/873252/membangun-panggung-koruptor

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.