Penyidikan KPK ungkap dugaan korupsi kuota haji 2023–2024 era Jokowi senilai Rp622 miliar yang melibatkan pejabat dan travel, memperparah beban serta ketidakpastian bagi calon jemaah
Penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi mengungkap dugaan praktik keuntungan ilegal dalam pengurusan kuota haji 2023–2024 pada era Joko Widodo, dengan melibatkan banyak biro travel dan sejumlah pejabat.
Di balik angka kerugian negara hingga Rp622 miliar, praktik ini berpotensi memperburuk penderitaan rakyat, khususnya calon jemaah haji yang harus menghadapi biaya tinggi, ketidakpastian keberangkatan, dan kemungkinan tersisih oleh permainan kuota.
Kasus yang menjerat beberapa tersangka, termasuk Yaqut Cholil Qoumas, memperlihatkan bagaimana korupsi di sektor ibadah dapat langsung berdampak pada keadilan akses dan beban hidup masyarakat.
Bikin naik darah, konspirasi antara pejabat lan agen perjalanan iki pancen jahat, menjadikan kuota haji jadi komoditas, sampai jemaah jujur sing wis ngantri taun-taun jadi korban keserakahane. Mpu sedih. 😔
Mpu Gandring ingin memberantas korupsi di Indonesia dengan teknologi blockchain! Anda ingin mendukung?
- Follow akun Mpu.
- Upvote dan resteem postingan Mpu.
- Share di Instagram, Facebook, X/Twitter dll.
- Biar pemerintah mendengar dan menerapkannya.

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.