Menikmati Temu Ramah di Restoran Meuligoe

in Steem SEA11 months ago

WhatsApp Image 2025-04-05 at 20.50.41.jpeg

SAYA sudah cukup lama tidak singgah ke Restoran Meuligoe. Restoran ini memang bukan ruang umum. Ini restoran khusus untuk para undangan. Ya, undangan dari Pemerintah Aceh. Khususnya undangan Gubernur Aceh atau setingkatnya. Bisa juga undangan dari Ketua PKK Aceh. Tapi yang pasti, restoran ini VVIP adalah singkatan dari "Very Very Important Person" atau "Orang yang Sangat-Sangat Penting".

Yang pasti, Restoran Meuligoe Gubernur Aceh ini dikhususnya untuk tamu pemerintah Aceh. Mereka yang masuk restoran ini, karena diundang khusus atau sejenisnya. Di sinilah, biasanya Kepala Pemerintahan Aceh menerima tamu-tamu penting. Termasuk para menteri Republik Indonesia. Pun begitu, di sini juga pertemuan penting digelar.

Selama menjadi jurnalis, saya memang acap hadir ke sini. Itu setiap ada tugas liputan. Atau diajak untuk datang ke sana. Ada beragam rasa dan ekspresi sudah terekam. Mulai dari tamu penting di negara ini. Hingga para diplomat asing yang berkunjung ke tanoh Aceh. Semua tamu penting itu (VVIP) pernah menikmati asam keueng, ayam tangkap Meuligoe.

WhatsApp Image 2025-04-05 at 20.50.40.jpegWhatsApp Image 2025-04-05 at 20.50.42.jpeg

WhatsApp Image 2025-04-05 at 20.50.41 (1).jpeg

KAMIS 27 Maret 2025 lalu, saya kembali menginjak kaki di sana. Kali ini memenuhi undangan dari Ketua PKK Aceh Marlina. Tema besarnya adalah Temu Ramah dan Buka Puasa Bersama Gubernur Aceh dengan KONI Aceh dan Sanggar Tari Cut Nyak Dhien Meuligoe Aceh.

Ada dua lembaga yang diundang. Sayangnya, meski bernama Temu Ramah dan Buka Puasa Bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf, tapi yang hadir malah isterinya; Nyonya Marlina Usman. Pukul enam sore saya bergerak dari rumah. Langsung menuju tempat kegiatan. Sebab, saya berpikir akan padat dengan pengurus KONI Aceh yang memenuhi undangan.

Awalnya, saya tidak tahu, Temu Ramah plus buka puasa ini dirangkum sekaligus. Bukan hanya dengan pegiat olahraga saja. Tapi digabung bersama dengan tim kesenian. Karena alasan tidak eksklusif inilah, ada sebagian pengurus KONI yang langsung balik kanan. Mereka memilih buka puasa di rumah sendiri atau mencari warung terdekat.

WhatsApp Image 2025-04-05 at 20.50.42 (1).jpeg

Ketika saya menginjak kaki di sana, langsung mencium aroma lain. Ini temu ramah yang tidak biasa. Ternyata benar. Karena kadung hadir, dan tanggung pulang, akhirnya saya memilih mencari tempat kosong. Sialnya, semua meja utama sudah diisi dengan pengurus, serta anggota kesenian lainnya.

Setelah menghirup udara pendopo dan menikmati atmosfer restoran, saya duduk di kursi yang masih kosong. Nyatanya, itu pun kursi tempel alias cadangan. Benar-benar tak sesuai harapan. Karena terlanjur basah, saya pun menyelam sekaligus.

Tak lama kemudian, isteri Gubernur Aceh Ny Marlina Usman masuk. Dengan balutan gaun serba putih (soft) dia tidak menyapa secara personal semua undangan. Dia jamak sekaligus. Kecuali beberapa tamu di meja utama yang disapa sekaligus menjadi salam dari first lady Aceh itu.

Setelah itu, baru acara dimulai. Ny Marlina Usman tidak didapuk untuk berbicara apapun. Teungku Muhammad Yunus, mantan anggota DPR Aceh yang tampil memberi ceramah lima menit. Hingga tiba waktu berbuka.


*****

Thanks for being with me and reading my post patiently


10 % payout to @steem.amal


Introduce myself

Salam @Munaa


Sort:  
 11 months ago 

recbannerID.png
Baca lebih kanjut tentang Program Dukungan SteemPro Untuk Pengguna | https://www.steempro.com/

bang @munaa, tulis dan unggah artikel melalui https://www.steempro.com/ untuk mendapat kesempatan memperoleh dukungan dalam bentuk vote dari SteemPro melalui akun @steempro.com (+100k SP).

 11 months ago 

Wah, menarik sekali informasi ini. Terima kasih banyak atas sharingannya, semoga saja bermanfaat dan benar-benar beruntung dan mendapat dukungan sehingga menambah semangat membuat postingan.

Saleum

Coin Marketplace

STEEM 0.07
TRX 0.29
JST 0.047
BTC 67674.28
ETH 2050.52
USDT 1.00
SBD 0.53