The Diary Game, Jum'at (07 Januari 2022)
Hai sahabat steemians, hari ini saya masih disibukkan dengan berbagai kegiatan baik kegiatan di kantor maupun kegjatan sehari-hari sebagai seorang ibu rumah tangga. Pukul 06'00 setelah selesai salat subuh saya sudah mulai mengerjakan satu persatu tugas rumah yang menjadi tanggung jawab saya. Yaitu memasak, cuci pakaian dan membersihkan rumah. Pukul 08'00 tiba saatnya saya mengerjakan tugas sebagai ASN. Begitu sampai di kantor saya langsung melihat dan memeriksa kembali satu persatu kerjaan kantor yang belum selesai saya kerjakan. Waktu kerja hari ini lebih singkat karna hari jum'at. Jadi saya harus menyelesaikannya dengan cepat.
Pukul 11'15 tugas kantor saya sudah selesai. Saya bergegas pulang ke rumah karna selanjutnya harus menyiapkan baju dan barang bawaan si kakak yang akan masuk dayah kembali. Pukul 11'40 setelah tiba di rumah, saya ganti pakaian dan langsung menyiapkan baju-baju si kakak. Akhirnya setelah makan siang pukul 13'30 dan suami saya pulang dari salat jum'at, kami berangkat menuju lhoksukon untuk mengantar si kakak ke dayah Al-Muslimun. Setengah jam perjalanan kami sampai di kota lhoksukon. Di beberapa tempat terlihat rumah yang masih terendam banjir. Namun suasana di sepanjang jalan sudah terlihat normal. Sebelum ke dayah saya mampir sebentar di kantor dinas pendidikan kabupaten karna harus menyerahkan surat aktif guru honorer. Sampai di gerbang saya melihat di sana seperti belum ada aktifitas karna kantor sempat terendam banjir juga. Saya kemudian masuk lewat pintu belakang. Ternyata di dalam ada beberapa staf yang di tugaskan sebagai piket karna aktifitas di kantor dinas belum normal. Ruangan masih dalam proses pembersihan dan dimana-mana masih terlihat lantai yang berlumpur. Setelah menyerahkan surat aktifnya saya kemudian melanjutkan perjalanan menuju dayah Al-Muslimun. Beberapa menit kemudian kami sampai di sana.
Sebelum masuk ke asrama, kami harus melalui berbagai proses pemeriksaan. Dari barang bawaan sampai si kakak juga di periksa. Setelah barang kami di nyatakan aman kami baru diperbolehkan masuk ke asrama. Katanya pemeriksaan itu dilakukan untuk memeriksa kalau ada santriwati nekat membawa hp atau barang-barang terlarang lainnya.
Pemeriksaan barang bawaan santri
Selanjutnya kami langsung menuju kamar si kakak untuk beres-beres. Saya memasang seprei dan si kakak sendiri merapikan baju dan memasukkan ke lemari. Kawan yang sekamar dengan si kakak belum ada yang datang. Jadi biarpun sudah selesai merapikan barang-barang di kamar kami tidak pulang dulu. Kami duduk-duduk sebentar lagi di halaman depan dayah sambil ngobrol. Tanpa terasa jarum jam sudah menunjuk pukul 17'00. Karna santri juga sudah banyak yang datang, kami pun pulang.
Pukul 17'45 kami akhirnya tiba kembali di rumah. Saya kemudian langsung mandi dan bersiap untuk salat magrib. Aktivitas selesai salat magrib masih sama dengan hari-hari kemarin yaitu menyiapkan makan malam dan menikmati makan malam. Selanjutnya pukul 20'30 saya bersantai sebentar di depan televisi sambil menunggu mata mengantuk. Sekian postingan diary game saya kali ini. Sampai jumpa!


Postingan ini telah dihargai oleh @steemcurator08 dengan dukungan dari Proyek Kurasi Komunitas Steem.
Ikuti @steemitblog untuk mendapatkan info tentang Steemit dan kontes.
Anroja
Penting!!!
Sehubungan komentar steemcurator01 pada tautan di bawah ini:
Steem For Better Life telah mendaftarkan akun utama komunitas sebagai Akun kurasi pada komunitas
@steem.education tidak lagi memberikan kurasi dan akan digantikan dengan akun @steembetterlife, kami harap anda dapat menarik delegasi dari akun @steem.education, jika anda ingin mendukung komunitas Steem for Better Life, anda dapat mendelegasikan kembali steem power anda pada akun @steembetterlife atau ikuti tautan berikut
Terimakasih atas kontribusi anda pada
komunitas Steem For Better Life