Writing || Aktivitas yang melelahkan pasca banjir
Sahabat, admin dan segenap moderator komunitas tercinta. Semoga kita selalu di dalam lindungan-Nya !
Pasca banjir yang melanda wilayah provinsi kita sudah lebih dari sebulan yang lalu, tepatnya tanggal 26 November 2025, masih menyimpan banyak pekerjaan berat yang harus kita lakukan, terutama dalam hal membersihkan dan merapikan kembali berbagai fasilitas dan alat-alat yang masih tersisa serta layak pakai.
SD Negeri 2 Nisam yang merupakan tempat kami bertugas, juga tak luput dari rendaman banjir yang tingginya hampir mencapai 2 meter. Banyak peralatan sekolah serta alat-alat elektronik yang ikut rusak karenanya. Menghanyutkan meja kursi belajar dan merendam buku-buku perpustakaan.
Setelah seminggu lebih pasca banjir yang merendam sekolah kami. Kami rekan guru sudah mulai membersihkan lumpur dan sebagainya, terutama di ruangan kantor dan juga ruangan kelas. Namun pembersihan sekolah pasca banjir bukanlah hal yang mudah dan cepat selesai, melainkan menimbulkan kelelahan hingga sampai kepada kegelisahan.
Sudah sebulan lebih kami bekerja sama untuk menyempatkan membersihkan dan merapikan kembali barang-barang dan alat-alat sekolah pasca banjir kemarin. Namun sampai kemarin, kami juga masih bekerja sama dalam hal merapikan serta membuang buku-buku rusak akibat terendam banjir yang tidak layak pakai lagi.
Namun pengerjaan yang kami lakukan kemarin secara bersama-sama baik dari unsur guru juga anak-anak sekolah, belum cukup untuk membuat hasilnya berjalan maksimal. Karena masih banyak buku-buku yang perlu kami ambil dan masih layak pakai, juga tak kalah banyak buku-buku yang harus kami buang karena terendam dan sudah rusak.
Aktivitas yang melelahkan pasca banjir yang kami lakukan terutama di sekolah tempat kami bertugas. Sampai hari ini masih banyak pekerjaan demi pekerjaan yang harus kami lakukan, untuk membuat suasana sekolah bisa pulih kembali seperti sedia kala. Namun pekerjaan ini tentu butuh waktu yang sekian lamanya, untuk bisa merubah wajah dan suasana sekolah seperti sedia kala.
Namun di satu segi, kami masih untung karena sekolah kami masih utuh berdiri tegak, dibandingkan di daerah-daerah tetangga lain, yang mana gedung sekolah hanya menyisakan daerah aliran sungai saja. Semuanya telah tiada, semuanya hanya tinggal kenangan pahit semapinta.
Kepada Ilahi kita mohon pinta, agar kelelahan ini selalu ada hikmahnya. Di balik bencana yang melanda, hendaknya tersimpan berjuta kebaikan yang membawaki kepada buah amalan.
Sahabat sekalian, itulah cuplikan pemaparan ku pada kesempatan hari ini. Saran dan komentar terbaik sangat aku harapkan dari sahabat semua. Mohon maaf bila ada kesalahan dalam aku persembahkan postingan ini, Wassalam.
| Camera Pictures | Smartphone |
|---|---|
| Models | RMX2180 |
| Android Version | 11 |
| Original picture | @teukuipul87 |
| Picture Editing | Snapseed |
| Location | aceh |
Ucapan terima kasih aku hantarkan kepada seluruh sahabat yang bernaung dalam komunitas tercinta ini, juga kepada seluruh abang dan kakak moderator yang sangat aku banggakan.











Thank you so much my brother for support always