SEC-S30W3: The Things I am Thankful for

With my mother who I call Umi, the biggest thing I am most grateful for.
Aku mengorbankan waktu istirahat dan pertemuan sosial untuk bisa mengikuti tantangan ini menjelang deadline. Terlalu sayang untuk dilewatkan, Banyak tantangan pekan ini tidak sesuai dengan passion. Hanya ini satu-satunya. Aku benar-benar mengebut untuk menyelesaikan tantangan ini sebelum deadline.
Tahun 2026 sangat berat bagiku, bagimu, bagi kita semua. Kondisi geopolitik global berdampak pada banyak hal. Penyerangan Amerika dan Israel ke Iran telah memicu ketegangan global. Perang di negeri yang jauh ini berdampak bagiku, bagi kalian, bagi kita semua.
Pekerjaan menjadi sulit. Aku punya sedikit saham, tetapi semua portofolioku merah membara. Portofolio di crypcurrency malah lebih parah karena minus sampai 80 persen. Aku kekurangan uang di saat membutuhkan banyak uang untuk membayar utang dan uang kos anak di Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh, Indonesia.
Di tengah kesulitan dan situasi yang serba tidak menguntungkan, aku selalu mencari hal-hal yang patut disyukuri, mulai dari hal-hal besar sampai kecil. Aku mengucapkan syukur ketika bangun pagi, merasa bersyukur karena masih sehat dan tubuh atletis, dan banyak sekali.

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan di Bawaslu Kota Lhokseumawe, pekerjaan yang paling aku syukuri.
Dan inilah tiga hal besar yang paling aku syukuri:
Ibu yang semakin renta
Ibu yang kupanggail umi merupakan satu-satunya orang tua yang kumiliki. Aku ditinggal ayah ketika berumur dua tahun dan tidak memiliki kenangan apa pun tentangnya. Umi adalah orang tua perempuan sekaligus lelaki.
Umi seorang perempuan perkasa, beliau pekerja keras yang berangkat pagi dan pulang malam untuk membesarkan ketiga anaknya (sebenarnya empat tetapi adikku yang kecil meninggal ketika berumur sekitar 3 tahun).
Sekarang umi sudah semakin renta dan mulai pikun. Terkadang, umi tinggal di rumahku di Lhokseumawe dan lain waktu pulang ke tempat kakak di Bireuen. Aku ingin merawat umi lebih sering dan lebih intens. Kalau umi tinggal di rumahku, aku sering memijatnya pada malam hari.
Aku bersyukur memiliki umi yang tidak pernah marah, selalu mendukung dan mendoakanku. Cinta dari orang tua adalah kekuatan tak terhingga untuk menghadapi tantangan hidup.

Diundang menjadi guru tamu di SMA Sukma Bangsa tentang menulis editorial dan artikel, passionku.
Pekerjaan
Aku memiliki pekerjaan yang menyenangkan, yakni menjadi anggota Bawaslu Kota Lhokseumawe. Di saat tahapan pemilu dan pemilihan kepala daerah sedang tidak ada, kami bekerja untuk memperkuat demokrasi.
Aku mencintai pekerjaanku, tak heran bila selalu berada di kantor meski sedang liburan atau sedang tidak sibuk. Kalau tidak ada pekerjaan kantor yang tidak mendesak, aku menulis di kantor, merencanakan kegiatan yang memperkuat kelembagaan.
Di tengah sulitnya mendapatkan pekerjaan, ketika Anda memilikinya dan bersyukur karenanya, Anda akan mendapatkan rezeki yang melimpah, sehingga firman Allah yang akan menambahkan nikmat bagi hambanya kalau pandai bersyukur.

Diundang perusahaan migas untuk buka puasa bersama jurnalis.
Penghargaan dari lingkungan sosial
Aku memiliki kemampuan menulis baik fiksi maupun artikel. Aku salah satu dari sekitar 113 ahli pers Dewan Pers di Indonesia. Di Aceh hanya aku dan Adi Warsidi yang juga Steemian dengan nama akun @abuarkan. Hal ini membuatku sering diundang menjadi pemateri dalam berbagai pelatihan dan juri dalam berbagai perlombaan.
Bahkan ketika tidak diberi honor pun, aku dengan senang melakukannya, apalagi ini diberikan honor meski tidak banyak.
Aku menerima dengan senang hati karena kesempatan itu juga menjadi bagi untuk memperkuat demokrasi bagi generasi muda, menyampaikan pendidikan politik meski hanya 10 menit saja. Sisanya, aku menyampaikan materi sesuai tema.
Tapi kalau ada undangan di masa tahapan, aku menolaknya meski ketika itu ada tawaran dengan honor yang lumayan. Pekerjaan utama tetap sebagai anggota Bawaslu Kota Lhokseumawe dan menjadi pemateri dalam pelatihan adalah bagian dari pengabdian.
Nah, aku juga sangat bersyukur ketika ada pihak yang masih memberikan penghormatan kepadaku meski tidak aktif lagi sebagai jurnalis. Dua perusahaan minyak dan gas, mengundangku ketika berbuka puasa bersama jurnalis. Keduanya digelar di Hotel Diana Kota Lhokseumawe.
Itulah tiga hal yang paling aku syukuri. Masih banyak yang lain, termasuk aktif di plarform Steemit dan mendapatkan dukungan yang berbagai orang di seluruh dunia, seperti kamu.
Sampai jumpa pada tantangan berikutnya.[]
Hi, @ayijufridar
It's a pleasure to see that you've accepted my challenge, welcome! Here is your evaluation:
There comes a time in life when parents stop taking care of us and with the passing of only a few years, it is our turn to take care of them. Yet we are blessed to have them, in your case your mother.
I suggest you put some emphasis on improving your markdown, it will improve the look of your publications.
Thank so much for great review...
Congratulations for all your blessings, the most important is having your mom with you 💘
Thank you @sualeha.