Suatu Hari di Taman Inen Mayak Teri: Photography |

in Hot News Community2 days ago

IMG_0165.JPG


Hari baru di Kota Takengon, Aceh, selalu datang dengan cara yang lembut. Udara dari Puncak Gayo Hills mengalir pelan, membawa kesejukan yang seolah menenangkan langkah siapa pun yang singgah.

Di tengah kota yang dikelilingi pegunungan itu, Taman Inen Mayak Teri berdiri seperti ruang jeda—tempat orang-orang berhenti sejenak dari riuh kehidupan atau sebagian tak peduli karena sudah menjadi bagian bawah sadar. Ada tapi tak terasa.


IMG_0166.JPG

IMG_0173.JPG


Hari itu, taman kecil itu tampak lebih hidup dari biasanya. Di salah satu sudutnya, kami duduk melingkar di atas tikar sederhana. Mereka tengah menggelar diskusi kebudayaan. Suara kendaraan di sekitar tak mengganggu kami, keberadaan kami pun tak cukup untuk menarik perhatian orang yang lewat.

Kata-kata tentang identitas, tradisi Gayo, dan masa depan kebudayaan mengalir seperti kopi panas yang baru saja diseduh: hangat dan menggugah.


IMG_0181.JPG


Sementara itu, di sisi lain taman, anak-anak kami berlari mengejar bola. Tawa mereka pecah setiap kali bola meluncur terlalu jauh atau ketika salah satu dari mereka terpeleset di rumput.

Bagi mereka, taman ini bukan ruang diskusi atau tempat refleksi kebudayaan. Ini adalah lapangan kecil tempat mimpi masa kanak-kanak berlari bebas.

Di luar pagar taman, kendaraan lalu lalang tanpa henti. Sepeda motor, mobil, dan angkutan kota bergerak seperti aliran waktu yang tidak pernah berhenti. Namun anehnya, hiruk-pikuk itu tidak terasa mengganggu. Kota Takengon memiliki cara sendiri untuk tetap terasa tenang meski kehidupan terus berjalan.


IMG_0189.JPG


Di bawah pepohonan taman, dua dunia itu bertemu tanpa saling mengganggu: anak-anak yang bermain bola dan orang-orang yang membicarakan kebudayaan. Masa depan dan ingatan, keriangan dan pemikiran.

Barangkali begitulah wajah sebuah kota kecil yang hidup. Tidak selalu megah, tidak selalu ramai, tetapi selalu menyisakan ruang bagi manusia untuk berkumpul, berbincang, dan tertawa.

Di Taman Inen Mayak Teri, pada hari yang sederhana itu, Takengon terasa seperti rumah bagi banyak cerita. Dan aku merekamnya dalam bingkai-bingkai foto, untuk mengabadikan kenangan tersebut.[]


Wawa_05.jpg

Posted using SteemX

Sort:  

🎉 Congratulations!

Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀

SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.

🔗 Visit us: www.steemx.org

✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5

banner.jpg

 2 days ago 

Thank so much.

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.29
JST 0.049
BTC 70082.05
ETH 2045.68
USDT 1.00
SBD 0.46