Mengikuti Pemilihan Ketua Mantan PSMS Medan (28 Desember 2025)

in Hot News Community25 days ago (edited)

1001748475.jpg

Sudah beberapa kali Aku ikut bergabung latihan sepakbola dengan pemain mantan PSMS Medan di Stadion Mini Pancing, tepatnya Jl. Williem Iskandar No.272, Medan Estate, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Bermain sepak bola merupakan kegemaranku sejak usia dini (SMP). Nah, hingga usia kepala emas, usia 54 tahun, Aku masih bermain bola dan tentunya sesuaikan dengan kemampuan orang tua (oldstar). Bagiku usia boleh tua namun semangat masih muda, membara dan menyala.

Hari ini, Minggu, 28 Desember 2025, sejatinya Aku harus pergi awal berlatih sepakbola. Namun ada sedikit kegiatan yaitu mengantarkan istri berbelanja. Separuh hati untuk bermain dan putuskan antarkan istri ke Pasar Marelan. Waktu terus berjalan dimana belanja selesai dan tiba dirumah pukul delapan pagi. Emtah mengapa tiba-tiba keinginan kuatku untuk latihan bola muncul. Secepat kilat peralatan sepakbola dipersiapkan dan meluncur ke Stadion mini untuk bergabung dengan rekan-rekan mantan pemain PSMS.

Aku mengendarai motor tua, merk shogun tahun 2001 dengan cepat. Tak seperti biasanya Aku membawa motor dengan santai. Mengejar waktu, minimal dapat main walau hanya sesaat. Sekitar lima belas menit dijalan akhirnya tiba di Stadion Mini Pancing. Kendaraan roda empat dan dua terparkir rapi. Ramai pemain saat itu. Dengan cekatan sepatu kugunakan. Tak lama kemudian ada pergantian pemain. Informasi yang mengalir waktu bermain tersisa sekitar delapan menit lagi. Bagiku bermain lima menit pun tak apa-apa. Pantang tak bermain saat tiba di lapangan hijau dan berlari serta bergoyang dirumput empuk. Alhamdulillah, akhirnya kurang lebih sepuluh menit Aku dapat mengikuti permainan seru dengan para pemain senior mantan PSMS Medan. Semarak dan ceria.

1001816460.jpg

Makan bersama disisi lapangan

Usai bermain bola, kami duduk bersama. Ada duduk disisi lapangan dan juga dibawa tribun stadion. Saling bercerita dan bercanda plus adegan drama menyindir kata agar suasana ramai dan penuh kebersamaan. Duduk kami sambil minum dan makan nasi bungkus. Asyik makan sambil bercerita. Mengisi masa-masa tua sambil membangun cerita saat jaya dimasa muda dalam dunia sepak bola. Tak ada keributan. Tak ada perselisihan. Hanya ada kekompakan dan canda gurau penuh bahagia.

1001748165.jpg

Bangunan arena MTQN ke XXVII

1001817708.jpg

Bersama Presiden RI ke 7 di arena MTQN ke XXVII

Usai kegiatan dilapangan hijau, seluruh pemain lanjut kegiatan Rapat Anggota mantan PSMS dalam rangka pemilihan Ketua baru Mantan PSMS Medan. Pelaksanaannya di gedung Dispora Provinsi Sumut. Gedungnya masih dilingkungan arena olahraga jln. Pancing. Aku juga mengikuti kegiatan ini. Kebersamaan itu penting dan tak ternilai harganya. Kebersamaan dan keakraban tak diperjualbelikan. Saat menuju ke lokasi Aku sempat melihat bangunan yang indah dan berdiri kokoh. Jika tak salah bangunan tersebut merupakan peninggalan Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur'an ke XXVII tingkat nasional tahun 2018 yang dilaksanakan di kota Medan (Sumut) selaku tuan rumah kegiatan. Hal ini merupakan kepercayaan bagi Provinsi Sumut sebagai tuan rumah untuk kedua kali sejak pertama kali tahun 1971 (MTQN II). Artinya, setelah 47 tahun barulah kebagian rezeki lagi. Aku ingat sekali karena pada saat itu pembukaan MTQN oleh Pak Presiden RI ke 7. Ir. H. Joko Widodo dan Aku beranikan diri meminta foto bersama beliau. Setelah perjuangan berat dan melewati tembok Paspampres, ijin Allah momen spesial dalam hidupku dapat berfoto dengan Presiden RI tercapai sempurna. Allah Kuasa, Makhluk Tak Kuasa.

Aku dan rekan-rekan lainnya sudah tiba di depan kantor Dispora. Sambil bercerita dan bersenda gurau sebelum memasuki ruangan tempat kegiatan. Ruangan tersebut dilantai 2. Setelah intruksi masuk maka satu persatu bapak-bapak sekalian menuju lokasi. Kami harus menaiki anak tangga yang berjumlah 22 anak tangga. Agak kesulitan bagi yang perutnya bulat dan usia tua. Pastilah ngos-ngosan. Perjuangan untuk menyuksesakan pemilihan Ketua baru Mantan Pemain PSMS.

1001817570.jpg

Registrasi peserta dan sarapan pagi

Saat memasuki pintu ruangan maka terlebih dahulu mengisi absensi atau registrasi personel kehadiran. Ramai juga yang hadir. Setelah antrian dengan sabar mengisi daftar hadir, kita disuguhkan makan nasi bungkus. Makan lagi dan sedapnya. Selain itu ada juga penyedap lidah yaitu air kopi panas plus air mineral botol dan gelas. Suasana didalam ruangan sangat cerita. Sarapan dengan santai sambil bercerita sebelum acara dimulai. Duduknya sementara masih berkelompok-kelompok. Ruangan tersebut cukup luas dan memenuhi syarat untuk pelaksanaan rapat.

1001817569.jpg

Bersama Sunardi A dan Sunardi B

1001817652.jpg

Bersama Abdul Rahman Gurning dan Fadli Hariri

Setelah beberapa saat makan,maka acara pun dimulai. Senangnya hati bergabung dengan para mantan pemain sepakbola PSMS Medan. Aku sendiri anak Aceh dan bukan pemain PSMS. Aku bukan pemain top markotop. Aku hanya bersilaturahmi dengan sesama pemain sepak bola dan bahagia dapat bergabung dengan pemain top mantan PSMS. Aku dapat berjumpa dengan pemain top era 80-an, saat PSMS menjuarai Divisi Utama Perserikatan. Ada Sunardi A, Sunardi B, Abdul Rahman Gurning, Nasib Riyadi, Harianto dan beberapa rekan lainnya. Ada juga yang muda hadir seperti Fadli Hariri. Pokoknya seru. Seakan Aku menjadi bagian dari mantan pemain PSMS. Bahagia jiwa dan berbunga-bunga hatinya.

1001817653.jpg

Penyelenggara pemilihan ketua

Aku melihat Pak Sunardi A sudah dimimbar menyampaikan item-item acara yang akan dilaksanakan. Dengan nantinya menempatkan tiga orang untuk duduk diatas panggung. Adapun tiga orang tersebut adalah Bang Raja Julius, Sunardi dan Pak Sunardi A yang akan memimpin pemilihan ketua baru. Ketua lama yang berakhir kepemimpinannya adalah Bang Witya Fusen. Beliau berhalangan hadir dan staf beliau menyampaikan sekilas pandang laporan pertanggungjawaban kepengurusan lama.

Oh iya, hadir pada acara tersebut mantan Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) yaitu Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin. Beliau menjabat sebagai Ketua Umum PSSI sejak 9 Juli 2011 untuk periode 2011—2015 menggantikan Nurdin Halid. Ada juga yang hadir anggota DPRK Kota Medan, Bang Nanda. Tertangkap kamera bang Harianto, sebagai sang dokume tasi aktif beberapa para pecinta PSMS atau sekaligus pendukung terselenggaranya kegiatan ini. Intinya, ramai mantan PSMS yang hadir.

1001748422.jpg

Sambutan Prof. Dr. Ir. Djohar Arifin Husin

Pada kesempatan ini Pak Djohar Arifin Husin menyampaikan beberapa pesan sambutan, diantaranya "Gembira hati bisa berjumpa dengan para mantan PSMS dan duduk bersama setelah pertemuan ini. Memperhatikan ekonomi bagi para mantan untuk menjadi perhatian bersama."
Beliau menambahkan," kita tidak usah membicarakan club profesional PSMS, kita upayakan menghidupkan club 40 yang ada dibawah bendera PSMS dengan membuat kompetisi antar divisi agar muncul bakat-bakat pemain bola."

1001748431.jpg

Sambutan Bang Iswanda Nanda Ramli

Ada juga sambutan disampaikan oleh Bang Iswanda Nanda Ramli. Beliau adalah anggota DPRK Kota Medan, orang partai politik maka wajar menyampaikan sambutan layaknya orang sedang melaksanakan kampanye, orasi semangat tinggi dan penuh heroik. Beliau dalam waktu singkat menyampaikan, "bahwa bagi pengurus mantan PSMS yang terpilih saya menyampaikan tentang organisasi. Bahwa organisasi yang baik adalah organisasi keperdulian dan kebersamaan diantara kepengurusan. Jaga hubungan harmonisasi. Siapapun terpilih nantinya harapan saya nantinya adalah jaga kekompakan dan kebersamaan agar tetap utuh. Hubungan silaturahmi para mantan PSMS tetap dijaga. Jika terjadi perbedaan pendapat dalam pelaksanaan kepengurusan maka tetap jaga kebersamaan."

"Saya walau bukan mantan pemain PSMS, namun secara bersama-sama kita besarkan, khusunya PSMS dengan mengalakkan kembali kompetisi antar divisi. Saya pribadi siap membantu untuk mencari pengusaha dalam rangka menghidupkan roda kompetisi PSMS yang kita cintai ini,"demikian Bang Nanda menyampaikan dengan berapi-api.

1001748582.jpg

** Bang Abdul Rahman Gurning, Ketua Baru Mantan PSMS**

Selanjutnya acara pemilihan ketua mantan PSMS bergulir. Ternyata awalnya ada tiga yang mendaftar untuk menjadi ketua dan dipenghujung waktu hanya tersisa Bang Abdul Rahman Gurning. Walhasil, secara mutlak Bang Abdul Rahman Gurning terpilih menjadi Ketua baru mantan PSMS tahun anggaran 2025 -2030. Pada sambutannya beliau menyampaikan bahwa," ada beberapa kegiatan nantinya kedepan akan terus digalakkan seperti bermain Minisoccer pada Jum'at pagi plus ada yang mendukung sarapannya. Kita nanti akan koordinasi untuk terus berlatih dilapangan kebun bunga, PPLP Sunggal dan Lapangan Gajah Mada (masih perbaikan), selain Stadion Mini Pancing. Bahkan akan melaksanakan pertandingan persahabatan dalam sebulan sekali atau dua kali serta melaksanakan tour ke Jakarta dan luar negeri."

Tentunya akan ada beberapa program dan terobosan yang akan dilaksanakan oleh pengurus baru. Kekuatan kemajuan dari sebuah organisasi mantan pemai PSMS tak terlepas akan keikutsertaan aktif para rekan-rekan sekalian. Mari senantiasa kita bergerak bersama dan menyinsingkan lengan baju dengan penuh keikhlasan dan kebersamaan serta persaudaraan dalam rangka memajukan dan mensejahterakan para pemain-pemain mantan PSMS. Organisasi ini telah lama didirikan yaitu tahun 1986, artinya sudah 39 tahun. Cukup lama.

1001817568.jpg

Kebersamaan makan siang

Rangkaian demi rangkaian acara terlaksana dengan baik dan lancar. Waktu hampir mendekati salat dhuhur. Sebelum bubar maka dilaksanakan makan siang bersama. Nasi kotak bergeser diterima dalam pangkuan rekan-rekan. Makan bersama nikmat sekali. Bahagia melihat tali rajutan yang kompak dimasa-masa tua. Membangun silaturahmi dilapangan bola sungguh penuh warna warni kisah indah. Jangan lewatkan meraih kebahagian bersama teman-teman seperjuangan dikala muda. Lupakan perbedaan hidup tingkat ekonomi satu dengan lainnya. Bangunlah cinta kasih satu dengan lainnya dengan perilaku empati (rasa perduli) terhadap perkembangan keadaan perjalanan hidup rekan-rekan tercinta.

1001817598.jpg

Salat dhuhur berjamaah

Aku melihat satu persatu teman meninggalkan ruangan rapat. Ada yang masih tinggal didalam dan mungkin masih betah serta ingin berlama-lama dengan teman-teman seperjuangan. Aku dan beberapa teman lainnya menuju tempat parkir dan mengarahkan tubuh menuju sebuah mushala dalam rangka menjalankan salat dhuhur. Kami sempatkan salat secara berjamaah demi melengkapi fadilah salat berjamaah yang diberikan reward 27 derajat oleh sang ilahi. Demikian bunyi sebuah hadist yang disampaikan oleh Baginda Nabi Muhammad SAW. Namun agak unik juga shaf salat berjamaah ini. Awalnya mungkin berdua dan salat ditepi dinding, kemudian datang rombongan satu persatu maka jadilah shaf agak panjang. Kalau kapal sudah oleng dan tengelam karena miring sebelah.Hehehe

Usai salat kami berpisah kembali pulang kerumah masing-masing. Hari itu, sangat membuat seluruh keluarga besar mantan pemain PSMS bahagia. Ketua baru sudah terpilih. Harapan dan semangat baru semoga dapat memberikan yang terbaik bagi organisasi ini. Bagi rekan-rekan lainnya, sumbang saran dan pendapat brilian yang sifatnya membangun sangat dinantikan oleh pengurus demi kesuksesan dan kelancaran dalam pelaksanaan tanggungjawab yang diamanahkan. Selamat berjuang Ketua. Semoga roda organisasi semakin jaya. Kami semua siap mendukung dengan do'a dan tenaga serta pikiran yang ada.

Salam semangat dari @hoesniy

Sort:  
 25 days ago 

ka meusapat para legend awai

 25 days ago 

Siap