Tunaikan hajat, berbagi dengan sesama (25 Desember 2025)
Hello teman-teman steemianku. Apa kabar. Semoga sehat dan berbahagia selalu. Ada secuil kisah yang akan Aku ceritakan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat dan selamat membaca kawan;
Jauh hari sebelum Surat Keputusan pindahku terbit, maka do'a senantiasa kupanjatkan agar dapat dinas dan berkumpul dengan keluarga lagi. Aku bermain dengan jalur langit setiap hajat yang dipinta. Aku ingin kembali dinas dan berkumpul dengan keluarga. Keluargaku di Medan. Do'a senjata ampuh tak terbendung. Nah, ketika do'a terkabul, kami juga berhajat nantinya akan memberikan sedikit rezeki dengan membagikan nasi kepada orang-orang yang perlu diberi yang berada disepanjang jalan yang kami jumpai.
Kini Aku sudah berada di Kota Medan dan berdinas ke Kodaeral I Belawan. Nah, hajat harus di tunaikan. Kami memutuskan pada tanggal 25 Desember 2025 untuk aksi hajat. Suasana pagi hari itu agak lenggang alias agak sepi di jalan raya. Bertepatan tanggal merah yaitu Hari Natal. Aku bersama istri awal kegiatan pagi itu ke Toko Sun Kado. Jarak rumah dengan Toko Sun Kado tidak terlalu jauh, sekitar 15 menit perjalanan mengunakan mobil.
Tak lama berselang, Aku tiba dilokasi. Tujuannya adalah membeli kontainer plastik berukuran sedang yang akan dipergunakan untuk meletakkan beberapa pakaian. Ya, pakaian yang akan dicuci usai ketiban banjir. Banjir yang terjadi pada tanggal 27 Nopember 2025, meluapnya Sungai Deli menyebabkan banjir besar di tenpat tinggalku. Kota Medan sebagian besar tergenang banjir.
Membeli kontainer plastik
Setelah memarkirkan mobil kami merapat dan masuk ke Toko Sun Kado. Toko ini terletak di Jl. Rumah Potong Hewan No.36, Mabar, Kec. Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. Toko ini serba lengkap kebutuhan rumah tangga. Berbagai macam keperluan rumah tangga bisa didapatkan, mulai piring, gelas, sendok, alat-alat dapur dan bermacam material yang dijual. Harganya terjangkau. Tidak terlalu mahal. Tokonya luas dan nyaman saat mencari keperluan sehari-hari. Kami langsung menuju rak kontainer plastik yang tersusun rapi pada bagian sudut toko. Setelah sang istri memilih dan memilah maka diputuskan kontainer plastik berwarna tutup orange.
Kami sudah menuntaskan pilihan dan kembali ke mobil. Aku membawa barang secara manual. Ringan dan mudah diangkat. Sang istri melihat kelakuanku sambil tertawa ceria. Agak lucu. Mirip porter mengangkat barang ke pelabuhan atau terminal. Aku santai saja dengan aksi agak banyol.
Membeli buah jeruk
Kami sudah meninggalkan lokasi parkir Toko Sun Kado. Jalan belum ramai. Suasana masih pagi. Kalau agak siang maka kita dapat menyaksikan wara wiri kendaraan. Saat Aku menuju Toko Sun Kado, sekelebat mata memandang orang menjual jeruk manis. Sisi jalan. Dalam hati Aku berkata, bahwa nanti pulangnya akan membeli jeruk. Dan, hasrat ini direalisasikan. Mobil Aku parkirkan di.kiri jalan dan bersama istri membeli buah jeruk. Tidak banyak, sekitar 2,5 kg. Jeruknya tidak terlalu besar. Rasanya manis. Apalagi jika hati gembira maka semakin manis buah jeruknya.
Membeli nasi bungkus
Kami lanjutkan perjalanan. Mampir di rumah makan Padang yang terletak dipertigaan jalan Yos Sudarso. Kami pesan nasi bungkus dengan lauk ayam. Tak banyak pesanan kami, hanya 20 bungkus. Ya, sekitar Rp 300 ribu rupiah. Setelah selesai pesanan maka kami berjalan menunaikan hajat. Untuk diketahui kami (plus istri) berhajat jika pindah ke Belawan akan memberikan nasi atau peduli sesama kepada orang-orang menurut penglihatan kami yang digerakkan hati oleh ilahi untuk memberi.
Berbagi rezeki
Kami menyusuri jalan Yos Sudarso. Baru berjalan berjumpa orang yang berpakaian compang camping dan kategori layak kami berbagi. Baru melangkah sudah langsung jalan kebaikan terbentang. Beliau menerima dengan senang hati. Senyumnya terpancar dari wajahnya. Hati senang kami melihatnya. Kami lanjutkan perjalanan. Arah jalan Marelan Raya kami lalui. Dipersimpangan jalan didepan toko kami melihat seorang yang terlihat sakit duduk dilantai. Kami hampiri dan juga bertemu dengan orang grab motor. Dua orang ini kami berikan dan senang sekali mereka menerimanya. Padahal hanya sebungkus nasi namun rasa syukurnya setinggi angkasa.
Nasi bungkus masih ada beberaoa lagi. Kami berjumpa dengan satu keluarga. Hati berkata ini harus diberi. Masyallah, kami berikan kepada mereka senang dan terima kasih diucapkan. Mobil menjauh dari jalan Marelan Raya. Kini masuk jalan Platina arah Titipapan. Didepan Bank BRI berhenti memberi kepada seorang ibu yang bekerja sebagai tukang parkir dan anaknya sakit. Membagi rezekii juga seorang ibu tua, kami berikan dari atas mobil karena tak turun lagi.
Alhamdulillah, akhirnya, hajat kami telah ditunaikan dengan ijin Allah SWT. Semoga niat baik kami diterima oleh Allah SWT sebagai ibadah. Semoga ada rezeki dan kembali bisa berbagi dengan sesama lagi. Terima kasih ya Allah. Takbir, Allahu Akbar. ***
Salam semangat dari @hoesny






indahnya berbagi... heheh
Tks adoe
We support quality posts, good comments anywhere and any tags.