The Diary Game 20-1-2026 Kegiatan Saya di Hari Selasa
![]() | ![]() |
|---|
Halo sahabat semuanya, senang sekali rasanya bisa kembali menyapa Anda di komunitas yang luar biasa ini. Semoga kita semua selalu berada dalam keadaan sehat walafiat dan dimudahkan dalam setiap urusan. Pada kesempatan kali ini, saya ingin membagikan cerita sederhana tentang keseharian saya saat libur sekolah.
Hari ini saya libur sekolah dan menghabiskan waktu di rumah. Seperti biasa, pagi hari saya awali dengan bangun tidur dan menunaikan salat subuh. Setelah salat, saya beres-beres rumah, kamar dan mencuci baju rasa lapar mulai terasa. Saya pun membuka kulkas dan ternyata ada banyak ikan yang sudah dibersihkan.
Jujur saja, saya langsung tertawa karena tidak perlu repot-repot membersihkan ikan lagi. Saya langsung mengambil ikan tersebut dan berencana memasaknya dengan bumbu sambal kesayangan saya, yaitu cabai, tomat, bawang merah, dan sedikit bumbu sederhana lainnya. Ikannya saya goreng seperti biasa.
Karena sudah sangat lapar, sambil menunggu masakan matang, saya sempat memakan kacang hijau favorit saya yang kebetulan sudah direbus. Lumayan untuk mengganjal perut. Setelah itu, saya kembali mengaduk sambal hingga matang sempurna. Tidak lama kemudian, saya makan nasi dengan lauk ikan goreng dan sambal buatan sendiri. Rasanya sederhana, tetapi sangat nikmat.
Waktu zuhur pun tiba. Saya menunaikan salat zuhur dan melanjutkannya dengan membaca Al-Qur’an sebentar. Menurut saya, mengisi hari dengan Al-Qur’an itu penting karena benar-benar membuat hati terasa lebih tenang dan damai. Setelah itu, rasa lelah mulai datang, jadi saya memutuskan untuk beristirahat.
![]() | ![]() |
|---|
Sore harinya, saya bangun dan menunaikan salat asar. Setelah itu, saya beraktivitas ringan seperti menyapu rumah dan membereskan hal-hal kecil yang perlu dirapikan. Menjelang senja, saya keluar sebentar melihat matahari tenggelam. Suasana langit sore hari selalu berhasil membuat hati terasa lebih tenang.
![]() | ![]() |
|---|
Setelah maghrib, saya membersihkan diri dan menunaikan salat maghrib. Kemudian saya mengantar adik saya ke pengajian, kegiatan yang sudah rutin saya lakukan. Setelah adik selesai mengaji, saya pulang ke rumah dan berkumpul bersama keluarga. Kami duduk santai, bercerita, dan saya juga membantu mengajari adik-adik membuat postingan. Mungkin terlihat membosankan, tetapi justru di situlah letak kenikmatannya. Dewasa memang sering diisi dengan hal-hal sederhana yang tampak membosankan, tetapi ternyata itulah yang paling menenangkan.
Malam harinya, saya diminta orang tua untuk menemani adik fotokopi dokumen penting. Sekalian, saya pergi ke pasar sayur dan mencoba membeli daun pakis. Awalnya saya tidak pernah menyukai daun pakis, tetapi kali ini rasanya justru enak dan membuat saya ketagihan. Sesampainya di rumah, saya dan adik memasak mi dengan campuran daun pakis. Rasanya benar-benar nikmat dan berbeda.
Setelah semua aktivitas selesai, saya menunaikan salat isya, membaca Al-Qur’an kembali, lalu beristirahat. Hari yang sederhana, penuh dengan aktivitas kecil, kebersamaan keluarga, dan ketenangan. Semoga cerita singkat ini bisa menjadi pengingat bahwa kebahagiaan sering kali hadir dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
Terima kasih sudah membaca. Semoga hari-hari kita selalu dipenuhi keberkahan.











Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Terima kasih banyakk