Bekerja dan mengikuti pengajian rutin

Hagoe's Village: Jan, 5th 2026
Pagi ini aku dan istriku bangun pada pukul 04.30 wib untuk makan sahur, karena kami akan melanjutkan untuk melaksanakan puasa Sunnah Senin-Kamis.
Tidak berapa lama setelah makan sahur, kami melaksanakan sholat subuh untuk hari ini. Dan kemudian aku membuka handphone sebentar untuk melihat notifikasi di WhatsApp dan juga steemit.
Jalan desa kamiKetika fajar sudah mulai meninggi, aku bersiap-siap untuk berangkat ke kantor Puskeswan Lhoksukon untuk melaksanakan tugasku sebagai ASN di Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.
Aku menggunakan motor saja dan melewati jalan desa yang masih terlihat sisa-sisa banjir bulan yang lalu, berupa tanah di kiri-kanan jalan yang merupakan endapan lumpur saat banjir melanda kawasan kami.
Endapan lumpur yang sudah mengeras ini akan menjadi debu yang beterbangan ketika panas matahari dan ada kendaraan yang melintas jalan ini.
Puskeswan MatangkuliAku singgah terlebih dahulu di Puskeswan Matangkuli untuk melakukan presensi pagi melalui aplikasi Siapacut yang sempat error beberapa hari yang lalu.
Kemudian kami harus menginstal ulang aplikasi Siapacut versi yang lain agar bisa melakukan presensi sebagai bukti kehadiran kami dan pelaksanaan tugas sebagai ASN.
Setelah melaksanakan presensi di Puskeswan Matangkuli, aku melanjutkan perjalanan menuju kantor Puskeswan Lhoksukon untuk melaksanakan tugasku.
Di kantor Puskeswan LhoksukonAku hanya sendirian saja di kantor Puskeswan pada hari ini, karena staf yang lain sedang mengikuti apel gabungan di kantor dinas kami di Lhokseumawe.
Saat berada di kantor Puskeswan Lhoksukon, aku menyempatkan untuk membuat postingan untuk hari ini. Dan selebihnya aku hanya menonton YouTube saja untuk mengikuti perkembangan politik, baik dalam negeri maupun global.
Untuk dalam negeri, topiknya masih seputar "ulah" mantan presiden Jokowi dan keluarganya yang merupakan finalis OCCRP, dan juga kondisi warisan mantan presiden tersebut yang menjadi pekerjaan rumah yang cukup sulit bagi rezim saat ini.
Untuk tingkat global saat ini sedang viral penangkapan presiden Venezuela oleh Amerika Serikat yang menurut informasinya telah terjadi panic buying pada warga disana. Semoga teman-teman steemians di Venezuela bisa tegar atas krisis ini.
![]() | ![]() |
|---|---|
![]() | ![]() |
Membeli ikanSekitar pukul 12.30 wib, aku pulang ke rumah karena si Kakak sudah tiba di kantor ku. Dia baru dari kampusnya untuk menyelesaikan proses pendaftaran seminar hasilnya, dan turun dari angkot di kantor ku agar bisa sama-sama pulang ke rumah.
Saat tiba di rumah aku segera melaksanakan sholat Zuhur dan kemudian istirahat sebentar sampai sekitar pukul 15.00 wib.
Kemudian aku dan istriku menuju Simpang Rangkaya untuk berbelanja barang kebutuhan kami, karena sore ini kami harus menyiapkan menu iftar kami.
Kami membeli beberapa jenis ikan (bandeng dan dencis) di sebuah lapak penjualan ikan di Simpang Rangkaya, dimana harga ikan ini masih tergolong cukup mahal, pasca bencana ekologis beberapa waktu yang lalu.
Membeli sayur-sayuranSetelah membeli ikan, kami beranjak ke lapak penjualan sayur-sayuran, karena kami akan membeli sayur-sayuran dan bumbu untuk mie, yang nantinya mie ini akan menjadi salahsatu menu iftar kami di sore ini.
Harga cabe merah yang sempat sangat murah beberapa waktu yang lalu, kini pelan-pelan mulai merangkak naik lagi. Cabe merah asal Takengon sebelumnya sempat dijual seharga 20k IDR per kilogramnya, kini sudah dijual di harga 40k IDR per kilogramnya.
Takengon yang merupakan salahsatu daerah terdampak banjir kemarin dan merupakan daerah penghasil cabe merah sedang mengalami panen raya sehingga harga cabe merah sempat turun drastis.
Tetapi seiring waktu dan mulai lancarnya akses jalan ke Takengon, kini harga cabe merah mulai normal seperti sediakala.
![]() | Kuah ikan bandeng |
|---|---|
![]() | Memasak mie |
Menu iftarSetelah selesai berbelanja, kami segera pulang ke rumah karena istriku harus memasak dan menyiapkan menu iftar kami di hari ini.
Aku membantu istriku menyiangi ikan yang kami beli tadi agar bisa dimasak oleh istriku. Sebagian dari ikan bandeng dan dencis akan dimasak dengan bumbu tumis Aceh, dan sebagainya lagi akan digoreng saja.
Istriku juga memasak mie untuk menu iftar kami, yang merupakan salahsatu menu favorit keluarga ketika melaksanakan puasa, baik puasa Sunnah maupun puasa Ramadhan.
Klinik Mandiri BersamaSekitar pukul 05 sore aku dan istriku keluar rumah menuju Keudee Matangkuli, karena aku akan melengkapi presensi sore ini di Puskeswan Matangkuli dan membeli pakan pelet untuk ikan kami.
Setelah melakukan presensi di Puskeswan Matangkuli, kami membeli pakan ikan di sebuah poultry shop yang ada di Keudee Matangkuli dan kemudian mengisi Pertamax motor di sebuah Pertashop.
Dan dalam perjalanan pulang, kami singgah di Klinik Mandiri Bersama Parang Sikureueng untuk mengambil obat bulanan ibu kami yang merupakan penderita diabetes.
Setelah membeli es batu di sebuah warung di kawasan Parang Sikureueng, kami segera pulang ke rumah, karena sebentar lagi akan tiba waktu sholat magrib, yang artinya itu adalah waktunya kami berbuka puasa di sore ini.
Mesjid Baitus Salam ArakeumudiSebelum azan magrib tiba, aku mendengarkan lagu-lagu yang diputar di stasiun radio FM melalui radio portable jadul milik kami. Dan ketika tiba waktunya, kami segera berbuka puasa dengan menu yang telah disiapkan tadi.
Setelah selesai berbuka puasa, aku segera melaksanakan sholat magrib, karena sebentar lagi aku akan menghadiri acara pengajian rutin bulanan Majelis Arafah di Mesjid Baitus Salam Arakeumudi.
Aku berangkat dari rumah sekitar pukul 19.30 wib dengan menggunakan motor saja, karena cuaca cukup mendukung dan jaraknya hanya sekitar 15 menit saja dari kediaman kami.
Pengajian rutin Majelis ArafahAcara pengajian ini merupakan kegiatan rutin setiap bulannya di Majelis Arafah, dan ini merupakan pengajian terakhir sebelum libur. Pengajian rutin ini akan dimulai lagi setelah bulan ramadhan mendatang, karena selama bulan Ramadhan, kegiatan pengajian diliburkan agar jamaah bisa fokus melaksanakan puasa Ramadhan dan sholat tarawih di malam harinya.
Sebelum memasuki bulan Ramadhan, ada sebuah acara penting yang akan dilaksanakan oleh Majelis Arafah ini, yaitu Haul, peringatan maulid nabi dan juga penerimaan tariqoh dari seorang ulama terkenal di Aceh.
Acara pengajian malam ini berlangsung sampai sekitar pukul 21.30 wib. Dan kemudian aku segera pulang ke rumah untuk beristirahat.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 














Thank you for sharing on steem! I'm witness fuli, and I've given you a free upvote. If you'd like to support me, please consider voting at https://steemitwallet.com/~witnesses 🌟