The Diary Game, June 24, 2026 | Their trust tires me, not my work!

Hᴇʟʟᴏ ꜱᴇᴍᴜᴀɴʏᴀ...
Saat tiba di warung MS Coffee, aku menempati meja kosong sebelum memesan segelas kopi panas dan satu porsi martabak telur. Aku lelah bukan karena rutinitas kantor yang padat, tapi karena orang-orang di sekelilingku terlalu banyak bicara disaat aku melawan rasa jenuh ekstrem sambil memaksa menyelesaikan pekerjaan. Aku sengaja menghindari sumbang suara bising sejumlah pelanggan warung kopi lainnya agar aku dapat mengistirahatkan otak serta menurunkan hormon stres karena beban kerja.

...Tentu saja, memfasilitasi kegiatan pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum, yang merupakan proyek utama kami pada bidang Pengadaan Tanah harus melalui proses administrasi yang panjang, termasuk koordinasi dan komunikasi intensif dengan lintas sektoral serta masyarakat dan pemilik tanah tidak hanya membutuhkan energi ekstra, namun harus didukung oleh kesehatan fisik dan mental.
oh ya! Aku akan memulai kisah hari ini dari pagi.
Start my day...
Setelah beberapa menit dalam perjalanan dari rumahku menuju tempat kerja, aku singgah sejenak di Pyramid Kuphi yang berlokasi di kawasan Desa Mon Geudong atau searah perjalananku menuju ke tempat kerja. Aku tidak duduk dan minum disana tapi membeli kopi untuk membawa ke kantor "Getting a coffee takeaway". Itu lebih efektif! karena aku dan kawan-kawan di sana dapat menikmatinya sambil bekerja.
![]() | ![]() |
|---|---|
Saat aku tiba, kondisi ruangan kerja masih kosong dari penghuni. Aku tahu bahwa rekan kerja kami sedang dalam perjalanan karena umumnya sebahagian besar pegawai ASN di instansi kami berdomisili di luar kota Lhokseumawe. Aku mulai mengaktifkan perangkat labtob untuk melanjutkan mengetik narasi dokumen perencanaan pengadaan tanah sekaligus menyiapkan dokumen pendukung lainnya, seperti photo lokasi, rekomendasi harga dan daftar nominatif yang memuat luas lahan, pemilik, alas hak dan taksiran harga tanah per meter.

Aku tidak tahu harus menulis apa lagi, Susana ruangan masih sepi, aku hanya fokus menggunakan jari dan mata di perangkat labtob hingga beberapa jam sebelum kemudian rekan kerjaku mulai berdatangan satu demi satu.
![]() | ![]() |
|---|---|
Aku pulang ke rumah sejenak saat jam istirahat kantor, namun setelah makan siang dan shalat dhuhur aku segera kembali ke tempat kerja. Aktivitas ku masih banyak dan harus aku kerjakan meskipun sangat tidak mungkin aku finishing hari ini.
Ada beberapa form yang harus aku isi manual sebelum aku pindahkan ke labtob. Data-data mentah seperti luas lahan, permasalahan lokasi dan solusi penyelesaian masalah masih harus mengumpulkan sejumlah informasi terupdate dari berbagai sumber akurat. Pekerjaan ini salah satu aktivitas melelahkan dan menyita banyak waktu, karena aku juga harus menghubungi sejumlah orang yang terlibat atau yang dapat memberi informasi akurat baik dari instansi maupun aparatur desa.

Ya, ini pula alasan utama aku terlambat kembali ke rumah dalam beberapa hari terakhir. Pekerjaan ini menjadi tanggungjawabku sepenuhnya sebagai staf pada bidang Pengadaan Tanah, kawan-kawan yang ikut membantuku juga terpaksa pulang terlambat meskipun sudah melewati jam pulang kantor.
Kembali ke kisah ku di awal postingan, dimana sebelum menikmati segelas kopi di warung MS Coffee, sebelumnya aku juga sempat mengantar istriku ke tempat pengajian dan kemudian singgah ke ATM Bank Aceh di Jl. Listrik untuk menarik tunai sedikit IDR.

Sekian... Terima kasih banyak atas kunjungan dan mungkin anda membacanya..
salam,
@ridwant



https://x.com/i/status/2070167758550307156
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
I can relate to feeling overwhelmed by the constant chatter around you, especially when you're trying to focus on work. It's great that you found a quiet spot to recharge and refocus at MS Coffee 🧘♀️🍵☕
Curated by: @ ripon0630
Congratulations! This post has been voted through steemcurator09. We support quality posts, good comments anywhere and any tags.