THE Diary Game, Minggu 25 Januari 2026 | Habis Gelap ,Gelap Lagi
THE Diary Game, Minggu 25 Januari 2026 | Habis Gelap ,Gelap Lagi
Sejak pagi hari yang terus bingung dan terus bingung dan membingungkan karena tidak ada aktifitas yang dapat dilakukan untuk menghasilakan cuan pada hari ini, dan sepertinya dompetku sudah seperti kulit bawang yang mana terasa mata pedih ketika melihat isi dompet yang serba zonk..!
Agar tidak berlarut larut dalam kebingungan dan keresahan hati, langkah pun ku ayunkan saja menuju sebuah kedai dimana yang biasanya saya nongkrong ketika saya beristirahat selepas pulang kerja,dengan sedikit perasaan malu, langkah ku pun tiba dikedai kopi langgananku, dan justru mendapatkan sambutan yang baik, mungkin mereka sudah tahu ya apa maksud kehadiranku disini, dan pastinya ingin menikmati secangkir kopi dan sebatang rokok spesial mereka MAGNUM.
Setegah hari dipagi hari dan bahkan menghabiskan waktu berjam jam Cuma di kedai kopi saja sambil menikmati dan menonton beberapa tayangan musik dalam lagu yang disiarkan melalui channel youtube yang ada di kedai kopi ini,namun yang perlu diketahui, mata tertuju ke layar monitor, namun pikiran melayang layang bahakn sampai ke benua Eropa dikarenakan isi dompet hanyalah selembar KTP dan selembar Kartu ATM yang isi saldonya bikin pedih mata ketika dilihat.

temanku sedang santai di kedai kopi
Namun aku tetap mencoba untuk tenang, dan tetap tidak perlu panik, karena menurut sebuah lagu dari Dewi Persik ,yang aku ingat judulnya, Indah Pada Waktunya, membuatku sedikit tenang dan meyakini tidak selamanya ada diposisi terjepit, yang pasti akan ada waktu yang akan menjadi milikku.
Siang hari, kemabali terlihat dengan pancaran sinar mentari yang mulai memanas, ini seakan menegur aku untuk segera bangkit dari kedai kopi, dan harus segara bertindak untuk mencari tempat baru, siapa tahu ada secuil harapan dibalik langkahku,
Maka saya pun menyalakan motor saya dengan mengegas yang sekencang kencangnya, jika diarasakan memang cepat sekali, dan tiba dirumah orang tuaku dengan gerakan yang sedikit lambat, seperti orang yang sudah putus asa.
Sayangnya Dirumah orang tuaku, justru lagi kosong alias tidak ada ayah dan ibuku disana, karena pintu rumah pun terlihat tertutup,wah mau apalagi kalau bukan harus lets go kembali saja.
Karena misi aku gagal total dirumah orang tuaku, akhirnya bali lagi kerumah, dan mengambil golok untuk membersihkan kebun saja, maka sore harinya saya habiskan waktu di kebun dan membersihkan kebun yang bagiannya terlihat sangat tidak bersih lagi karena sepertinya banyak rumput yang sudah mulai menggangu.
Dan demikianlah untuk kegiatan saya hari ini, semoga saja dengan apa yang saya tuliskan ini dapat memberikan sedikit manfaat dan kita juga saling bisa berbagi, mungkin kita kan kembali hadir dalam postingan yang akan datang.
Terimaksih banyak atas segala perhatian, dan ucapan terimaksih kepada semua teman teman saya yaitu @ngoenyi @yuswadinisam @sualeha @neukyan
salam
@ustazkarim










