Pengorbanan demi sang anak

Hagoe's Village: May, 22th 2026
Tadi malam aku tidur di rumah kost anakku setelah seharian mengikuti acara wisuda sarjananya ponakan dan segala kegiatan pasca acara wisuda tersebut sampai malam hari.
Aku ingin ada bersama anak kami tadi malam, dimana dengan menginap di tempat kostnya aku bisa mengobrol banyak serta melihat kondisinya.
Sebagai seorang ayah aku ingin anak laki-laki ku merasakan perhatian dan dukungan dari kami orangtuanya terhadap usaha yang sedang dilakoninya dalam menempuh pendidikan dan mencapai gelar sarjana demi masa depannya kelak.
Sarapan pagiPagi-pagi kami sudah bangun memulai kegiatan di hari ini, dimana si Abang tidak ada jadwal kuliahnya sehingga aku akan memintanya untuk mengantarkan ku ke rumah kost ponakan agar bisa berkumpul dengan keluarga adik serta kakakku.
Dalam perjalanan menuju rumah kost ponakan, kami singgah terlebih dahulu di sebuah warung yang terletak di Simpang Galon untuk sarapan pagi.
Aku punya memori panjang tentang lokasi ini, dimana dulu saat masih kuliah di Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala, aku sering mengunjungi warung-warung di lokasi ini sebagaimana kebiasaan para mahasiswa saat itu.
Di SPBUSetelah selesai sarapan pagi di kawasan Simpang Galon ini, kami segera menuju rumah kost ponakan di Kampung Kramat, dimana disana ada keluarga kakakku dan keluarga adikku yang tidur disana tadi malam.
Sedangkan aku memutuskan untuk menginap di rumah kost anak laki-laki kami agar bisa mengobrol dan menemaninya walau hanya beberapa saat saja.
Dalam perjalanan menuju rumah kost ponakan, kami singgah terlebih dahulu di sebuah SPBU di kawasan Jeulingke untuk mengisi Pertamax motornya si Abang.
Asrama ImpelmaKami harus kembali ke rumah kostnya si Abang karena aku lupa mengambil helm tadi sedangkan di kawasan Lampineung sedang ada polisi yang sedang mengamankan lalulintas.
Dalam perjalanan kembali ke rumah kostnya si Abang kami melewati asrama Impelma yang terletak di kawasan Tibang Jeulingke.
Asrama ini merupakan asrama yang dibangun dan diperuntukkan bagi mahasiswa asal kecamatan kami yaitu Matangkuli yang tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa dan Pelajar Matangkuli (Impelma).
Sayangnya asrama ini sudah terbengkalai dan tidak ditempati oleh para mahasiswa asal kecamatan Matangkuli sehingga banyak bagian bangunan termasuk pagar yang telah rusak.
Makan siangSetelah mengambil helm di rumah kostnya si Abang kami segera menuju rumah kostnya ponakan di Kampung Kramat untuk bergabung dengan mereka.
Dan siang ini kami makan siang bersama dengan menu nasi bungkus yang dibelikan oleh ponakan di sebuah warung nasi yang ada di kawasan Peunayong Banda Aceh.
Kemudian kami melaksanakan sholat Jum'at di mesjid terdekat sedangkan si Abang akan mengikuti kuliah di kampusnya setelah selesai sholat Jum'at nanti.
Ngopi bersama kolegaKakakku bersama anaknya yang diwisuda kemarin akan ke tempat make up artist setelah selesai sholat Jum'at karena nanti sore ada kegiatan sesi foto-foto dengan pakaian wisuda, yang rencananya akan dilakukan di tepi pantai.
Mereka diantarkan oleh Abang iparku ke tempat makeup artist sekalian akan menjemput ponakan yang lain di Sekolah Unggul Garuda agar sama-sama bisa mengikuti kegiatan foto-foto di pantai.
Aku yang tidak punya agenda khusus di sore ini kemudian menghubungi kolega ku yang merupakan teman masa kuliah dulu. Dan kami pun bertemu dan ngopi di sebuah warung kopi yang tidak jauh dari lokasi rumah kostnya ponakan.
DreamLife Beach Cafe & Resto. MapsSetelah selesai bertemu kolega dan ngopi bareng kami pun bubar dimana aku segera kembali ke rumah kostnya ponakan.
Di sore ini kami akan ke sebuah lokasi wisata di tepi pantai di kawasan Lhoknga yang dikenal dengan DreamLife Beach Cafe & Resto untuk melakukan sesi foto-foto di lokasi tersebut.
Kami pun menjemput kakakku serta anaknya yang diwisuda kemarin di tempat makeup artist di kawasan Lamnyong Banda Aceh. Dan untuk ongkos makeup artist, kakakku harus merogoh kocek sejumlah 900k IDR untuk dua orang yang dirias.
Selanjutnya kami segera menuju lokasi DreamLife Beach Cafe & Resto untuk melakukan sesi foto-foto, karena kakak meng-hire photographer profesional dengan tarif 450k IDR per jamnya.
Foto-foto di DreamLife Beach Cafe & RestoKami tiba di lokasi ini menjelang waktu sholat magrib dimana sang photographer profesional sudah menunggu sesuai janji yang telah dibuat untuk melakukan sesi foto-foto.
Pemilihan lokasi ini berdasarkan atas permintaan ponakan yang ingin berfoto-foto pasca diwisuda, karena menurutnya tempat ini memiliki spot yang bagus untuk berfoto-foto.
Apalagi menjelang sore dimana diharapkan dapat meng-capture pemandangan sunset di tepi pantai Lhoknga ini. Dan memang tempat ini merupakan sebuah spot yang bagus untuk berfoto-foto bersama keluarga atau teman sejawat.
Makan malamMemasuki waktu sholat magrib tiba-tiba listrik padam sehingga kami pun mengalami kegelapan dan terpaksa makan malam ditengah suasana gelap gulita, setelah melaksanakan sholat magrib di musholla yang ada di lokasi tersebut.
Sementara keluarga kakakku bersama anak-anaknya melanjutkan kegiatan berfoto-foto ditengah suasana gelap tersebut.
Memang tidak berpengaruh terhadap kegiatan foto-foto mereka karena sang photographer profesional membawa peralatan termasuk lampu khusus dalam melakukan sesi pemotretan di lokasi DreamLife Beach Cafe & Resto ini.
Di studio fotoSesi pemotretan dan foto-foto di lokasi DreamLife Beach Cafe & Resto ini berlangsung sampai sekitar pukul 09 malam ditengah suasana yang masih gelap gulita.
Menurut informasi yang beredar telah terjadi blackout di hampir seluruh wilayah pulau Sumatera yang terdiri dari beberapa provinsi. Dan saat ini sedang dilakukan pengecekan oleh pihak yang berwenang.
Setelah dari lokasi DreamLife Beach Cafe & Resto kami akan kembali ke rumah kostnya ponakan di Kampung Kramat. Tetapi kemudian kakak ingin singgah di sebuah Foto studio untuk melakukan foto bersama.
Dan di foto studio ini kakak kembali merogoh kocek hampir dua juta rupiah untuk foto bersama sekalian pencetakan foto keluarga berukuran A1.
Di Area CafeSetelah selesai melakukan foto-foto di foto studio kami pun mencari cafe dengan tujuan untuk mengecas handphone kami karena masih terjadi blackout di kawasan Banda Aceh.
Kami pun singgah di sebuah cafe yaitu Area Cafe untuk mengecas handphone dan santai sebentar. Dan tidak terasa kami berada di cafe ini sampai sekitar pukul 03 dinihari di hari berikutnya.
Kemudian kami kembali ke rumah kostnya ponakan di Kampung Kramat untuk beristirahat.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75
Click Here 















Posted on X:
https://x.com/i/status/2059129884333789311
Hello sir I must commend that your day was absolutely filled with joy and celebration. Congratulations to all your relatives who graduated. Indeed school can be stressful and strenuous but still they scaled through. I also appreciate you for being a great father to your son, he must indeed be proud of you sir. Your day was well spent. I wish you more celebrations ahead.
Terimakasih atas kunjungan dan komentarnya. Sebagai orangtua kita tentu ingin memberikan yang terbaik bagi anak-anak. Dan saat ini kami merasa bersyukur atas pencapaian anak-anak serta ponakan kami...🙏
Your welcome sir
Dear friend, I invite you to join us in this beautiful competition. Trust me, it's fun. We can't wait to see your entry, it brings joy and you'll also earn from it. Thank you.
https://steemit.com/vibes-nation/@jewelking/vibes-web3-music-competition-week-1-die-with-a-smile-cover