Lifestyle the diary game||✨The Beauty of Togetherness: Between the Neighbor's Feast and the Smoke of Fried Food in the Stall✨||01-02-2026
Assalamualaikum, selamat pagi para steemian, selamat hari weekend bersama keluarga tercinta, dan semoga kita selalu di berikan kesehatan 🥰.
Pagi yang cerah, matahari terbit seperti biasa sangat menyengat, hari ini aku bereskan rumah dan tidak lupa mencuci pakaian, dan pagi ini juga anak aku cepat bangun, sudah minta makan jadi aku buatkan sarapan telur orak-arik yang cepat saja. Setelah anak aku makan dan mandi, aku juga bersiap, hari ini aku buka warung mungkin sedikit siang karena hari ini hari ke tujuh kepergian ayah tetangga, jadi hari ini aku ingin bantu-bantu masak di rumahnya, karena ada kenduri atau tahlilan di rumah beliau.
Sampai di sana aku bantu-bantu yang bisa aku bantu, sampai selesai masak dan hidangan sudah tersedia di atas meja, seperti biasa lauk yang di sediakan tidak memberatkan tuan rumah tetapi seadanya saja, semampu dan sebenarnya juga tidak di paksa untuk ada makanan, tetapi karena tuan rumah yang dengan ikhlas ingin menyediakan.
Sebelum aku pulang aku makan terlebih dahulu, aku makan bersama dengan yang lainnya yang juga datang, selesai makan aku berpamitan dengan tuan rumah, dan kami pun pulang, sampai dirumah aku berganti pakaian dan mandi lagi karena sangat panas dan sudah gerah, setelah nya aku berangkat ke warung untuk membuka kedai yang tadi belum aku buka.
Karena tadi suami juga pergi ke rumah tetangga, jadi kami sekarang buka warung bersama, beliau mengeluarkan semua barang sedangkan aku harus membuat tepung dan mengiris pisang dan juga tempe, setelah minyak panas seperti biasa aku masukkan langsung gorengan nya.
Selesai menggoreng seperti biasa duduk menunggu pelanggan datang untuk membeli gorengan aku, karena hari ini ada yang kenduri jadi banyak orang yang lewat kedai aku, Alhamdulillah ada saja yang beli walau cuaca panas yang cukup menyengat.
Karena aku buka nya tadi sudah sangat siang jadi tidak terasa waktu sudah sore, kelihatan seperti tidak ada orang tetapi sebenarnya ada, karena mereka yang lewat satu-satu jadi tidak kelihatan ada atau tidak. Aku tidak masalah yang penting ada saja pelanggan yang datang, selalu bersyukur.
Baiklah teman-teman steemian sampai di sini dulu ya cerita aku hari ini sampai bertemu kembali di blog aku berikutnya dan jangan lupa untuk vote, comment dan share ya teman-teman steemit ☺️.
Salam saya @wuland🥰



