KEGIATAN MENYALURKAN LOGISTIK/BANTUAN UNTUK MASYARAKAT YANG TERDAMPAK LONGSOR DI KECAMATAN SAWANG
Assalamualaikum..
Salam Kepada semuanya, Rekan rekan yang ada di platform ini, semoga selalu dalam keadaan sehat dan semangat dalam menjalani kegiatan sehari-hari nya, kali ini saya akan mengajak rekan-rekan untuk menikmati cerita saya. Tentang saya dan rekan-rekan tim relawan Pemuda gigih dalam menyalurkan bantuan ataupun logistik ,ke wilayah yang terdampak bencana banjir dan longsor, yaitu di desa lhok pungki kecamatan sawang, tepatnya di hari Minggu tanggal 4 Januari 2026.

BERSIAP-SIAP UNTUK BERANGKAT KE KECAMATAN SAWANG
Adapun donasi yang akan kami bawa ini bukan dari kami tapi dari seluruh masyarakat-masyarakat yang telah berdonasi , dengan perantara nya lewat kami dari relawan Pemuda gigih, jadi awal mulanya ikatan Pemuda gigih membuka open donasi bagi masyarakat-masyarakat yang ingin berdonasi kepada orang-orang yang terdampak banjir dan longsor. Setelah kami open donasi ternyata banyak masyarakat yang memberikan kemudahannya, baik berupa pakaian, sembako dan sudah tentunya uang yang mereka transfer langsung ke rekening ikatan Pemuda gigih.
Ini merupakan perjalanan kedua kami mengantarkan logistik ke masyarakat yang terdampak banjir dan longsor, perjalanan yang pertama kami pergi ke kecamatan langkahan kabupaten Aceh Utara.
Kali ini kami melanjutkan mengantar logistik ke desa Lhok Pungki , kecamatan sawang. Nah setelah kami berkumpul sebelum kami berangkat kami mengambil foto dulu untuk dokumentasi, setelah itu kami berangkat menuju kecamatan sawang untuk memberikan logistik yang telah masyarakat titipkan kepada relawan Pemuda gigih, Dari masyarakat untuk masyarakat.

KAMI SAMPAI DI DESA YANG ,LHOK PUNGKI YANG SUDAH HILANG KARNA LONGSOR
Selanjutnya perjalanan kami teruskan , sebelum kami memasuki ke dalam lebih jauh kami memutuskan untuk membeli nasi untuk bekal kami makan siang nanti, selanjutnya dikarenakan Desa ini sedikit terisolir dan jauh , perjalanan kami tidaklah mudah dikarenakan banyaknya jalan-jalan yang sudah tidak bisa diakses dikarenakan longsor ,kami harus memilih jalan memutar agar bisa sampai di desa tersebut ,jalan yang penuh kerikil, dan kondisi jalan yang sangat tidak rata, sebelum kami sampaikan kisah tersebut kami singgah di jalan dan memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu dikarenakan sudah melewati jam makan siang, setelah kami makan siang kami melanjutkan perjalanan , setelah kami sampai di kecamatan sawang sebelum kami pergi ke tempat pengungsian para warga yang telah hilang desanya kami memutuskan untuk pergi melihat desa yang sudah hilang tersebut dikarenakan longsor, sampai di sana kami tidak bisa berkata-kata longsornya sangat parah sampai membuat satu Desa menghilang tertutup dengan tanah.
di samping desa tersebut ada sungai yang padahal sungainya tidak terlalu besar sebelum terjadinya banjir, setelah terjadinya banjir sungai tersebut menjadi sangat besar dan menutupi seluruh desa Lhok Pungki, selanjutnya kami mengambil beberapa foto dan setelah itu kami diajak untuk melewati Desa tersebut dengan mobil tetapi mobil kami terjebak karena jalannya tidak rata yang disebabkan oleh longsor, setelah kami bahu-membahu berusaha untuk mengeluarkan mobil yang telah terjebak di jalan yang ditutupi longsor tersebut, kami memutuskan untuk putar balik dan langsung pergi ke tempat pengungsian para warga.

FOTO KAMI BERSAMA ANAK-ANAK YANG ADA DI PENGUNGSIAN
Sampai di tempat pengungsian kami langsung disambut oleh pimpinan yang ada di sana dan seluruh warga yang ada di pengusiran tersebut dan mereka sangat ramah dan sangat kental dengan adat pemulia jamenya, padahal mereka sedang ada dalam musibah tetapi mereka masih bisa tersenyum dan melewati hari-harinya dengan semangat.
Setelah kami menurunkan logistik dan donasi ke tenda kami disuguhkan oleh warga dengan kopi dan kue sambil berbincang-bincang dan bercerita.
Selanjutnya kami melihat-lihat tempat pengungsian warga-warga tersebut mereka harus tidur di bawah tenda , dengan banyak warga yang ada di sana sampai 85 keluarga tanda-tandanya kurang saking banyaknya warga yang mengungsi di sana. Tetapi kami sangat respek dengan masyarakat-masyarakatnya karena mereka masih bisa tersenyum dalam keadaan seperti ini dan mereka masih sangat bersemangat dalam menjalani hari-hari mereka seperti biasa.

SAAT KAMI MELIHAT TENDA-TENDA PENGUNGSIAN
Setelah melihat-lihat dan kami mengambil beberapa foto dengan anak-anak yang ada di sana kami memutuskan untuk pulang, sebelum kami pulang ada salah satu masyarakat yang ada di pengungsian tersebut memberikan durian untuk kami, kami sangat berterima kasih atas kebaikan beliau, mereka masih bisa berbagi padahal mereka sangat membutuhkannya,Dikarenakan sudah sore ،kami memutuskan untuk pulang. Di perjalanan pulang kami beristirahat dan makan bersama seluruh tim relawan.
Mungkin hanya ini cerita dari saya semoga teman-teman yang membacanya semakin semangat dan bersyukur atas apa yang sekarang kita jalani. Ke depannya mari kita sama-sama menjaga dan melestarikan alam agar bencana seperti ini tidak terulang kembali , mungkin ini merupakan bencana dan sudah ditakdirkan, tetapi jika kita melestarikan hutan dan tidak memperburuknya kemungkinan besar bencana ini tidak akan terjadi lagi, semangat untuk kita semua.
Semua foto diambil dari salah satu rekan pemuda gigih yaitu bg @walictd terimakasih Abang ku.
Demikianlah cerita singkat saya terima kasih atas segala perhatian, mohon maaf atas segala kekurangan..
WASSALAM
By @alfarisy

Hi, try to avoid self-voting. I invite you to explore the publications of others in the community, utilize your voting power to support high-quality posts, and don't forget to share your valuable comments.
I would also advise you to try and keep your voting CSI <5 and always create high-quality publications.
Curated by: @ripon0630
Useful guides:
Thank you for your support.