Nasibnya saat banjir
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya, saat ini kami sedang mengalami musibah banjir dan itu sangat menyedihkan bagi kami,
Biar pun demikian aku ingin bercerita tentang kucing ku, saat itu banjir sudah sampai di belakang rumah kakak ipar ku, dan kami langsung pulang mengemasi barang-barang untuk di bawa ke tempat yang aman dengan dibantu ke dua putra ku dan saudara sepupunya.
Setelah sholat magrib kami duduk di bale-bale depan rumah ibu mertuaku, satu kucing ku sudah ku bawa ke bale-bale tersebut sementara si mo entah kemana perginya, aku mengajak suamiku untuk mencari kucing ku satu lagi yaitu si mo yang entah di mana saat itu.

Kucing kecil yang malang, dia sangat lapar
Lalu aku memanggilnya dengan sebutan "kuciiiing.....oh....kuciiiiing" dan tak lama kemudian dia muncul di dapur lalu aku menggendongnya karena air sudah melewati jalan dan dia sudah berada di depan rumah ku.
Awalnya kucing ku si mo ketakutan saat melihat air sudah ada di jalan, dia segera ku bawa naik ke bale-bale dan duduk bersama abangnya si utih, dia duduk diam di dekat ku sambil melihat ke bawah, dia juga sangat kedinginan dan masuk kedalam selimut anakku.
Anak-anak tidak mau tidur di rumah kakak dan masih aku duduk di bale-bale bersama kami, tanpa terasa akhirnya mereka tidur juga karena sudah larut malam, aku baru pergi tidur setelah jam 1 lebih dan kantukku mulai menyerang.
Keesokan harinya kucing-kucing masih berada di bale-bale, aku mengantarkan makanan untuknya dia juga buang air besar di atas bale-bale tersebut dan aku mencuci bekasan buang air besarnya, mereka tidak bisa turun untuk buang air besar di tanah seperti biasa karena air memenuhi permukaan tanah.
Kucing ku sekarang sehat dan bahagia selalu namun mereka tetap paling mengemaskan, sejak banjir ini kelakuannya juga sangat aneh, ketika dia lapar maka dia akan menjerit malam-malam meminta makan, aku sampai harus bangun pukul 4 malam untuk memberikan mereka makan setelah itu mereka akan diam dan tidur seperti biasa.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.






Flood disasters are never easy, but the sincerity and love you show for your family and your beloved cats are truly admirable. Even in difficult conditions, you still tried to save them, keep them warm, and make sure all their needs were met. The story of Mo and Utih truly touched the heart.May the floodwaters recede soon and everything return to normal. May you and your family always be blessed with health, strength, and patience in facing this trial. May your beloved cats always stay healthy, calm, and continue to be a source of comfort during these hard times. Thank you for such a meaningful story, and may the days ahead bring better news.
Terimakasih temanku atas komentar baiknya serta doa untuk kamie, Alhamdulillah sekarang banjir sudah berlalu namun menyisakan trauma yang mendalam bagi semua masyarakat yang ada, bahkan Sampai sekarang lumpur di seluruh kota belum berakhir
A super creative day/week
🍀♥️
@ wakeupkitty
Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Terimakasih temanku atas dukungannya 🙏🌹
Poor cats. It's good to know they are safe. It can be they mew to be sure you are still around. I find it admirable you go look for them and it's cute Mo came as soon as you called, no matter how scared he felt.
Tentu saja kucing ku akan datang kalau dia mendengar suara ku memanggilnya, walaupun dia bermain jauh di belakang rumah, aku memanggilnya juga dengan suara keras biar mereka bisa dengar, mereka akan lari tunggang-langgang untuk segera pulang.
Mereka sangat lucu ketika berlomba lari menuju rumah, dia sangat takut dengan air yang mengalir di seluruh permukaan tanah
Karen bisa berenang, tetapi mereka sangat takut air dan bulunya juga menjadi berat. Mereka juga membutuhkan waktu lama untuk mengering.
Benar tapi aku selalu mengeringkan bulunya pakai handuk
Perhaps it is warmer where you live and the cat dries more quickly, but even when my son bathes the cat and dries it with at least three towels, the undercoat is still soaking wet and it takes more than a day before it is really dry (sometimes the cat is also blow-dried, although it absolutely hates that, just like water). That's why it's better not to bathe the cat. Which I think is nonsense, because that's certainly not what nature intended.
Ya karena tempat saya keadaannya tidak dingin, jadi kucing juga cepat kering kalau di mandikan tapi sekarang saya jarang melakukannya apalagi kucing-kucing saya sangat bersih walaupun tidak saya mandikan.
Kucing kampung jauh lebih mudah untuk dimandikan dan cepat kering karena bulunya pendek
Panjang bulu pasti juga berperan dan apakah kucing itu mandi. Dulu kucing anak saya tidak pernah melakukannya, tapi sekarang selalu melakukannya saat dia duduk di pangkuan anak saya.
Ya itu memang benar temanku