Berziarah Dan Momen Memperbaiki Diri Menjadi Lebih Baik
Halo semuanya! ✨
Gimana nih kabarnya? Semoga selalu sehat dan bahagia ya 🤍 Ketemu lagi sama aku di cerita yang berbeda, tapi tetap hangat dan penuh makna.
Jadi guys, di cerita kali ini aku mau berbagi tentang keseharian aku setelah Lebaran. Kalian tahu nggak sih, kalau habis Lebaran itu ada satu kebiasaan yang selalu kami lakukan di keluargayaitu berziarah ke makam.
Biasanya, setelah salat Idul Fitri, kami langsung bersiap-siap pergi ke pemakaman. Di sana ada kakek, nenek, dan saudara-saudara kami yang sudah lebih dulu dipanggil oleh Tuhan. Rasanya campur aduk sih… sedih iya, tapi juga hangat karena kami masih bisa mendoakan mereka 🤍
Waktu sampai di sana… wah, ternyata bukan cuma keluarga kami aja guys. Ramai banget! Banyak orang juga punya tujuan yang sama datang, mendoakan, dan mengenang orang-orang tercinta.
Kami membawa bunga-bunga cantik, lalu ditaburkan di atas makam. Nggak lupa juga menyiram air dan membaca doa. Dalam hati, aku selalu berharap semoga mereka diberikan tempat terbaik, dilapangkan kuburnya, dan dijauhkan dari segala siksa. Aamiin 🤲
Setelah dari pemakaman, suasana berubah jadi lebih hangat. Entah siapa yang mulai duluan, tiba-tiba muncul ide
“Gimana kalau kita makan bareng?”
Dan ya… langsung deh kami lanjut ke sesi quality time keluarga!
Kami masak bareng di dapur. Aku bantu ibu, walaupun yaa… bantu sedikit-sedikit aja. Ada ubi rebus, makanan ringan, dan beberapa hidangan sederhana tapi penuh rasa.
Jujur ya, momen kayak gini tuh jarang banget terjadi. Biasanya kami sibuk masing-masing. Tapi di hari seperti ini, semua berkumpul.
Setelah semuanya siap, kami makan bareng di ruang tengah. Lengkap banget ada ayah, ibu, abang, adik… semua duduk bersama.
Rasanya tuh beda banget.
Yang biasanya makan sendiri-sendiri, hari itu jadi satu lingkaran.
Apalagi selama Ramadan kemarin, momen makan bersama itu terasa lebih sering dan lebih dekat. Dan buat aku, itu adalah momen mahalnggak semua orang bisa merasakannya, tapi aku beruntung bisa 🤍
Malam harinya, setelah salat Isya, aku, mama, dan adik pergi ke masjid. Soalnya ada ceramah dari ustaz.
Masjidnya ramai banget! Dari anak kecil, remaja, sampai orang tuasemuanya duduk rapi, diam, dan mendengarkan dengan penuh perhatian.
Ceramahnya tentang kehidupan… tentang dunia yang cuma sementara. Tentang bagaimana kita sering lelah mengejar dunia, tapi kadang lupa untuk kembali kepada Tuhan.
Di situ aku ngerasa… “Iya ya, hidup ini nggak selamanya.”
Dan dari situ juga aku belajar untuk pelan-pelan memperbaiki diri, menjauhi hal-hal yang nggak baik, dan lebih mendekatkan diri kepada-Nya.
Jadi begitulah cerita hari aku hari ini. Hari yang sederhana, tapi penuh makna. Ada sedih, ada hangat, ada kebersamaan, dan ada juga pengingat untuk jadi pribadi yang lebih baik.
Semoga kita semua selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, diberikan umur panjang, dan dipertemukan dengan banyak momen indah bersama orang-orang tercinta.
Sampai jumpa di cerita berikutnya ya guys! 🌙✨






