Tanpa Anggaran Memadai, Kegiatan Kehumasan Tetap Berjalan, Ini Kuncinya

in Be Happy4 days ago

Ketua Komisi II DPR RI.jpg
Ketua Komisi II DPR RI, Rifqinizami Karsayuda, di acara Bawaslu di Jakarta.


Sepanjang tahun anggaran 2025 lalu, Bawaslu atau panwaslih Kota Lhokseumawe, Aceh, tidak memiliki anggaran sedikit pun. Hanya anggaran rutin saja yang tidak cukup untuk apa pun.

Ini merupakan dampak negatif dari efisiensi yang sebenarnya kurang efisien karena banyaknya kementerian justru memboroskan anggaran. Tapi itu urusan pemerintah, kami bahkan tidak boleh menyinggung ini. Risikonya berat dan membutuhkan penjelasan lebih panjang.

Jadi, dalam situasi sulit pun ada sisi positifnya, yakni membuat kami lebih rajin, berpikir keras, dan kreatif—tentu saja!

Daripada mengeluh, kami lebih memilih untuk tetap kreatif dalam menggelar program dan kegiatan kehumasan. Kreatif memang menjadi kata kuncinya. Mudah disebutkan, tetapi tidak mudah dioperasionalkan.

Berdasarkan pelaksanaan fungsi kehumasan selama tahun anggaran 2025, Panwaslih Kota Lhokseumawe telah menunjukkan komitmen kuat dalam memenuhi kewajiban pelayanan informasi publik sesuai amanat undang-undang.

Beberapa poin utama yang dapat disimpulkan adalah sebagai berikut:
• Optimalisasi Tata Kelola: Kehumasan telah dikelola secara terstruktur melalui berbagai platform digital, mencakup pengelolaan media sosial kelembagaan, pemberitaan di website resmi, serta koordinasi hubungan media massa. Untuk kegiatan seperti ini tidak perlu anggaran besar, cukup kalau tersedia jaringan internet dan listrik tetap menyala di kantor.
• Performa Media Digital: Pemanfaatan media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter (X), dan YouTube telah menjadi instrumen efektif dalam menyebarluaskan informasi pengawasan, dengan capaian ribuan pengikut dan puluhan ribu jangkauan (reach).
• Pemberitaan dan Publikasi: Sepanjang 2025, Panwaslih Kota Lhokseumawe berhasil mempublikasikan 126 rilis berita melalui website resmi sebagai bentuk transparansi kegiatan kepada khalayak luas.
• Manajemen Anggaran: Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Panwaslih Kota Lhokseumawe tetap mampu mengimplementasikan program-program kreatif dengan prinsip efektivitas dan efisiensi.
• Monitoring dan Evaluasi: Pelaksanaan monitoring berkala setiap tiga bulan oleh Panwaslih Provinsi Aceh telah membantu dalam menjaga kualitas dan intensitas publikasi agar tetap terukur dan berkelanjutan.
• Meskipun kreativitas, produktivitas, dan kualitas optimal yang ditunjukkan Kehumasan Panwaslih Kota Lhokseumawe belum diganjar penghargaan, spirit untuk terus meningkatkan kualitas dan kualititas tidak pernah padam.

Jadi, anggaran memang penting. Namun yang lebih penting adalah ada kemauan keras, kerja sama yang kuat antara pimpinan dan staf secretariat. Semoga, kondisi ini bisa mengundang simpati pemerintah dan mengalokasikan dana memadai bagi kegiatan kehumasan di Bawaslu sdeluruh Indonesia.[]



Kegiatan penguatan kelembagaan Bawaslu di Jakarta.

Posted using SteemX

Sort:  

🎉 Congratulations!

Your post has been upvoted by the SteemX Team! 🚀

SteemX is a modern, user-friendly and powerful platform built for the Steem community.

🔗 Visit us: www.steemx.org

✅ Support our work — Vote for our witness: bountyking5

banner.jpg