Pesona Syahdu Masjid Al Munawwarah Uning Takengon - Aceh Tengah

in Be Happy15 hours ago (edited)

Perjalanan sejauh 100 kilometer lebih menembus jalur Lhokseumawe menuju Takengon akhirnya terbayar tuntas. Niat awal berkendara motor hari ini adalah untuk menghadiri pesta pernikahan seorang sahabat. Namun, siapa sangka di tengah perjalanan panjang itu, saya justru dihadiahi sebuah momen singgah yang begitu berkesan.


Potret Depan Masjid Al-Munawwarah Uning

Begitu memasuki kawasan Takengon, pandangan saya langsung tertambat pada sebuah bangunan indah yang berdiri megah di tepi danau: Masjid Al-Munawwarah Uning. Konon, masjid ini punya salah satu view terindah, dan begitu melihatnya sendiri, julukan itu sama sekali tidak berlebihan.

Saking takjubnya dengan pemandangan yang tersaji di depan mata, saya sampai menahan diri untuk tidak langsung masuk. Di depan masjid, saya sengaja berhenti. Suasananya begitu syahdu, perpaduan antara arsitektur masjid yang anggun, tenangnya riak air Danau Lut Tawar, dan pelukan udara dingin khas dataran tinggi Gayo.

Tanpa membuang waktu, saya langsung mengeluarkan ponsel. Sekitar 15 menit saya habiskan hanya untuk melakukan "sesi pemotretan" kecil-kecilan, mengabadikan setiap sudut keindahan itu dalam bentuk foto dan video. Rasanya sayang sekali jika ketenangan visual ini tidak direkam dalam memori.

Puas mengambil gambar, saya memarkirkan motor di samping masjid dan melangkah masuk ke pekarangan. Tujuan pertama tentu saja membersihkan diri setelah dihantam angin jalanan sejauh puluhan kilometer.


Potret Toilet dan Tempat Wudhu Masjid

Saat melewati tempat wudhu menuju toilet, satu hal yang langsung terasa: bersih. Begitu pula dengan kondisi toiletnya yang terjaga dengan sangat baik. Kenyamanan fasilitas seperti ini selalu sukses membuat betah siapa saja.

Momen terbaik adalah saat membasuh wajah untuk berwudhu sebelum menunaikan shalat Zhuhur. Air di Takengon yang terkenal dingin langsung menyentuh kulit. Seketika itu juga, rasa penat, pegal, dan lelah setelah berkendara motor seolah menguap begitu saja. Benar-benar menyegarkan dan mengembalikan energi yang sempat terkuras di jalan.


Potret View Depan Masjid

Melangkah ke area dalam masjid, atmosfer nyaman langsung menyambut. Di dalam sini, ketenangan terasa begitu pekat, membuat ibadah shalat Zhuhur terasa sangat khusyuk.


Potret Suasana Di Depan Masjid Selepas Dhuhur

Namun, kedamaian masjid ini tampaknya memang magnet bagi banyak orang. Selepas shalat, suasana yang tadinya sepi perlahan mulai berubah ramai. Satu per satu pengunjung dari berbagai daerah mulai berdatangan. Ada yang datang bersama keluarga untuk beribadah, ada juga yang sengaja singgah untuk menikmati keindahan arsitekturnya, persis seperti yang saya lakukan tadi.


Swafoto Di Depan Masjid Selepas Sholat Shuhur

Setelah tubuh kembali segar dan pikiran menjadi tenang, saya pun bersiap melanjutkan sisa perjalanan yang tinggal sedikit lagi, sekitar 3 kilometer menuju lokasi pesta pernikahan sang sahabat.

Perjalanan hari ini terasa sangat lengkap. Tidak hanya bisa merayakan hari bahagia seorang teman, tetapi juga diberi kesempatan untuk menikmati sepotong kedamaian di Masjid Al-Munawwarah Uning. Alhamdulillah untuk hari ini.

Posted using SteemMobile