Singgah di Masjid Tempurung Padang Tiji - Pidie

in Be Happy2 days ago (edited)

Matahari mulai condong ke barat saat roda kendaraan saya terus berputar menyusuri aspal panas jalan lintas Banda Aceh–Medan. Perjalanan jauh ini selalu menyisakan lelah di punggung, hingga akhirnya pandangan kami tertuju pada sebuah bangunan megah berkubah hijau tosca di kawasan Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie. Masyarakat sekitar sering menyebutnya dengan nama unik, Meuseujid Bruek U atau Masjid Tempurung Kelapa.


Potret Depan Masjid Raudhaturrahman Padang Tiji

Nama resminya sangat indah, Masjid Besar Raudhaturrahman, yang berarti "Taman Milik Sang Pengasih."

Sekilas Sejarah:
Masjid ini menyimpan cerita sejarah swadaya yang luar biasa dari masyarakat Padang Tiji sejak tahun 1980. Peletakan batu pertamanya dilakukan oleh Bustanul Arifin (Menteri Bulog RI kala itu yang juga putra daerah). Arsitektur kubahnya yang unik, berbentuk lengkungan tunggal tanpa tiang penyangga di tengahnya dirancang oleh Ir. Azwar Abubakar (yang kelak menjadi Menpan-RB), terinspirasi dari arsitektur sebuah masjid di Melbourne, Australia. Berdiri di atas tanah wakaf Teuku Raja Manyak Panglima Polem, masjid ini menjadi simbol gotong royong dan kebanggaan masyarakat Pidie.


Potret Monumen Sejarah Di Depan Masjid

Begitu membelokkan kendaraan masuk, halaman parkirnya terlihat begitu luas, membentang rapi dan bersih tanpa ada satu pun sampah yang terlihat berserakan. Tempat sampah tersedia di beberapa sudut. Suasana di luar terasa sangat asri karena pelataran depan masjid ini dinaungi oleh pepohonan hijau yang rindang, memayungi siapa saja dari terik matahari Aceh saat ini.


Potret Parkiran Masjid

Kami melangkah menuju tempat wudhu. Airnya dingin dan segar, membasuh letih perjalanan seketika. Fasilitas toilet dan area wudhunya pun terjaga sangat bersih dan wangi.


Potret Tempat Wudhu' Masjid

Sebelum melangkahkan kaki melewati pintu utama, sebuah rak sandal dan sepatu yang tertata rapi sudah menyambut. Tepat di dekat pintu, tertera tulisan doa masuk masjid yang mengingatkan kami untuk meluruskan niat. Namun, ada satu pemandangan tak biasa yang langsung menyentuh hati: sebuah kulkas besar berdiri di sana, berisi botol-botol air dingin. Di pintunya tertulis bahwa air ini gratis untuk seluruh jemaah. Seteguk air dingin itu terasa begitu nikmat di tenggorokan yang kering.


Potret Rak Sandal dan Sepatu


Potret Do'a Masuk Masjid

Saat melangkah ke bagian dalam masjid, rasa takjub itu hadir. Karena arsitekturnya yang tanpa tiang tengah, ruangan terasa sangat luas, lapang, dan megah. Suasananya begitu tenang dan adem. Pengelola masjid tampak sangat perhatian pada kenyamanan jemaah; di sudut ruang tersedia deretan kursi khusus bagi jemaah lansia atau mereka yang tidak bisa salat berdiri. Di shaf perempuan, mukena-mukena bersih dan harum tertata rapi, bersanding dengan jajaran Al-Qur'an di rak yang siap dibaca oleh siapa saja yang ingin merenung dalam zikir.


Potret Dalam Masjid


Potret Tempat Sholat Jama'ah Perempuan


Potret Al-Quran Di Dalam Masjid


Potret Mukena Yang Tersedia Di Dalam Masjid


Potret Kursi Bagi Jama'ah Yang Membutuhkan

Usai menunaikan salat dan berdoa, kami tidak langsung melanjutkan perjalanan. Di halaman depan masjid, terdapat jambo kayee (balai kayu) khas Aceh yang dibangun terpisah antara kawasan laki-laki dan perempuan. Di sinilah tempat terbaik untuk meluruskan badan, meregangkan otot yang kaku, atau sekadar membuka bekal perjalanan.


Potret Jambo Kayee Di Halaman Depan Masjid


Potret Jambo Kayee Khusus Jama'ah Perempuan Di Samping Masjid

Bagi yang tidak membawa bekal, tak perlu khawatir. Tepat di depan area masjid, berdiri Kantin Masjid Raudhaturrahman dan Cikgu Kopi.


Potret Kantin Masjid dan Cikgu Kopi

Masjid Besar Raudhaturrahman bukan sekadar tempat singgah untuk menggugurkan kewajiban salat. Ia adalah sebuah oase yang utuh di jalur lintas Sumatra—tempat di mana sejarah, keunikan arsitektur, dan kemuliaan memuliakan musafir bertemu dalam satu kenyamanan yang meneduhkan jiwa.

🕙 Hari dan jam operasi: 24 Jam (Setiap Waktu Sholat Tiba)

📍 Alamat lengkap Masjid Raudhaturrahman - Jl. Medan-Banda Aceh, Kecamatan Padang Tiji, Ps. Paloh, Pidie, Kabupaten Pidie, Aceh 24172 [Peta Google] https://maps.app.goo.gl/kGNftmjChqoj3km4A

📍Lokasi di Peta Atlas Steem [//]:# (!steematlas 5.37402652 lat 95.84702253 long Masjid Raudhaturrahman Padang Tiji - Pidie d3scr)

Posted using SteemMobile

Sort:  
 yesterday 

Dear hidayaturridha, excellent pin! Pin curated for Steem Atlas. We appreciate you pinning with us!

Pin stats:
🟢 Beneficiary: 15%
🔴 Delegator: ✗
🔴 Witness Vote: ✗

View your post on Steem Atlas here:
https://steematlas.com/@hidayaturridha/singgah-di-masjid-tempurung-padang

STEEM ATLAS [20 Apr '25] : 21 Tips to Make Better Posts for Steem Atlas1000504810.png