Menemani Anak gadisku Ke KUA Banda sakti

in Be Happy4 days ago (edited)
Halo stemian hari ini aku dan anakku pergi Ke KUA yaitu kantor Urusan Agama untuk mendaftarkan pernikahan anakku Raihan Auliza. Kami pergi agak sedikit siang sekitar pukul 9.00, karena jika pagi hari barangkali petugas masih apel bendera atau belum tiba di kantor. Ternyata aku salah, kegiatan di KUA sudah sangat ramai dengan acara yang padat. Ada 3 calon pengantin disana lagi duduk menunggu di panggil oleh petugas dan ada satu lagi di dalam sedang di tanya-tanya.

IMG20251104100222.jpg

Kantor KUA cabang Banda Sakti tampak dari seberang jalan

Kamipun duduk di bangku panjang sambil menunggu panggilan petugas. Aku mencoba melihat-lihat suasana di sekitar ruangan yang terdapat di kantor ini. Kantor ini berukuran tidak terlalu besar 10 x 8 meter, dimana sebelah kanan terdapat 2 ruangan, yaitu ruangan penasehat perkawinan dan ruangan administrasi. Serta di sebelah kiri juga terdapat dua ruangan, yaitu ruangan kepala kantor dan ruangan pencatatan perkawinan.

IMG20251104095807.jpg

Ruang tunggu

Di tengah-tengah terdapat satu ruangan panjang, dimana orang- orang dari luar masuk dan duduk menunggu panggilan. Sangat simpel sekali, menurutku suasana sangat membosankan. Tidak ada buku bacaan untuk penghilang rasa bosan juga pendingin ruangan yang hanya menggunakan kipas angin, benar-benar gerah. Bagi yang punya handphone bisa lah memainkan nya agar sedikit menghibur diri.

IMG20251104095829.jpg

Ruang penasehat perkawinan yang diikuti oleh beberapa calon pengantin

Barangkali semua kantor pemerintah hampir sama kondisinya. wajah-wajah pengunjung juga terlihat tegang, entah apa yang ada di kepala mereka. Para petugas juga tidak tampak mondar-mandir di sana, barangkali mereka sibuk di dalam ruangan. Tidak ada tempat untuk bertanya, yang penting semua dokumen yang di katakan pak kechiek sudah di persiapkan anakku. mulai dari biodata ke dua pengantin, biodata kedua orang tua, surat izin menikah dan dokumen lainnya sudah di selesaikan.

IMG20251104094409.jpg

Anakku sedang menyerahkan dokumen kepada petugas

setelah menunggu 20 menit akhirnya kamipun di panggil. Kami menuju ruangan pencatatan perkawinan. Ada 3 orang di dalam ruangan tersebut. seorang yang menerima berkas dan memeriksa berkas serta menjelaskan apa saja berkas yang harus dikumpulkan. seorang lagi menulis nomor registrasi dan seorang lagi sedang memainkan komputer yang ada di atas mejanya.

Salah satu dokumen calon suami anakku ternyata salah formulirnya, Dia masih menggunakan formulir lama yang di tulis dengan tangan. Dan itu tidak bisa di kirim ke kantor pusat melalui aplikasi karena tidak terbaca. sehingga formulir harus di ganti dengan formulir yang sudah ditulis dengan komputer. Aku meminta agar mereka eka memberi formulir melalui flashdisk agar nanti disana tinggal di isi dengan komputer langsung. Merekapun setuju dan aku memberi flashdisk agar diisi formulir kosongnya.

IMG-20251104120008.jpg

Petugas sedang memeriksa dan mencatat dokumen

Anakku di beri keterangan bahwa dia harus melakukan suntik vaksin sebelum menikah salah satunya vaksin tetanus toxoid (vaksin TT), dan ada 2 vaksin lagi yang aku lupa namanya. Dia juga harus memeriksa air kencing untuk mengetahui apakah calon pengantin sudah hamil atau belum. dan laporan vaksin tersebut harus di lampirkan minimal 1 minggu sebelum acara nikah.

Dan dikenakan biaya administrasi untuk pencatatan sejumlah IDR 600.000 (600 steem), dan bila ingin menikah di kantor tidak ada lagi di kenakan biaya apapun selain biaya administrasi. Namun bila menikah di rumah atau di gedung akan di kenakan biaya tambahan untuk penghulu (pencatat perkawinan dari kantor KUA) sebesar IDR 200.000 (200 steem). Karena anakku akan menikah di rumah maka aku akan mengeluarkan lagi uang IDR 200.000.

IMG-20251104120012.jpg

Aku di depan kantor KUA

Setelah selesai di ruangan pencatatan perkawinan, kamipun mohon izin, oh ya kegiatan di kantor KUA belum selesai hari ini, karena anakku dan calon suaminya harus hadir untuk mengikuti nasehat perkawinan yang akan diberikan oleh ustadz, juga suamiku harus menemui kepala KUA untuk di tes, apakah suamiku layak menjadi wali nikah anakku atau harus menggunakan wali nikah lain. Karena pernikahan itu hal yang sakral, seorang ayah akan afdol jika shalatnya terjaga 1 hari 5 waktu dan tingkah laku yang baik di dalam masyarakat, karena nanti akan di tanya pada saksi-saksi pernikahan.

IMG20251104095944.jpg

Parkir di depan gedung

Alamat kantor KUA Banda sakti
Jl. Pase No.1, Keude Aceh, Kec. Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Aceh

Map
https://maps.app.goo.gl/xLqKL41J2HUdDd2U6

Buka senin sampai jumat pukul 8.00 - 16.30

Sosial media
tidak di temukan

waktu kunjungan
selasa, 4 nopember 2025

Steem Atlas
[//]:# (!steematlas 5.175810 lat 97.141278 long KUA Banda Sakti d3scr)

Demikian sahabat stemian kegiatanku mengantar anakku ke KUA untuk mencatat perkawinannya di sana. Terimakasih atas perhatian kalian dan sampai jumpa.

@ifatniza

Sort:  
 yesterday 

Dear ifatniza, excellent pin! Pin curated for Steem Atlas. We appreciate you pinning with us!

Pin stats:
🟢 Beneficiary: 20%
🔴 Delegator: ✗
🔴 Witness Vote: ✗

View your post on Steem Atlas here:
https://steematlas.com/@ifatniza/menemani-anak-gadisku-ke-kua-banda-sakti

STEEM ATLAS [20 Apr '25] : 21 Tips to Make Better Posts for Steem Atlas1000504810.png