Terharu jadi tersinggung

in CCC7 days ago

3jpR3paJ37V8JxyWvtbhvcm5k3roJwHBR4WTALx7XaoRovoBSkiG8gCahY4MbFssZb6a3BQMZ3iq3B13AgW8wJqQXMbtQj8j6UZk7yfvnYqPPPKvGbzmtmJ93MUEby42uw4gN.jpeg

Suatu hari di sebuah mesjid pada hari Jum'at berdirilah seorang ustad yang menjadi penceramah di siang itu dan dia sangat semangat sekali saat berceramah, sementara para jemaah mendengarkan dengan sangat khusyuk sekali tanpa ada yang menyela sama sekali.

Di sudut ruangan mesjid yang luas duduklah seorang jemaah yang belum juga bergerak untuk pulang sementara yang lain sudah meninggalkan tempat tersebut, dia terus menundukkan kepalanya sambil sesekali mengusap sudut matanya yang basah.

Melihat pemandangan seperti itu, ustadz tersebut mencoba mendekati dan bertanya apakah gerangan yang terjadi, ustadz tadi berfikir mungkin ceramahnya tadi membuat orang tadi terharu sampai menitikkan air matanya,
" maaf, boleh kah saya bertanya, kata ustadz tadi dengan sopan"
"tentu saja ustadz" apa yang ingin Anda tanyakan " jawab orang tersebut.

" Tadi saya lihat anda menangis " apakah gerangan yang terjadi?, apakah ceramah saya tadi membuat anda terharu sehingga menitikkan air mata" kata ustadz lagi
kemudian orang tersebut menjawab " maaf ustadz, saya memang lagi sedih, ketika melihat ustadz saya tidak bisa membendung air mata" si ustadz yang bingung kembali bertanya " apa yang membuat Anda sedih dan melihat saya tidak bisa membendung air mata?"

"Bagaimana tidak, janggut ustadz mirip sekali dengan si Memet kambing saya yang hilang beberapa hari yang lalu" seketika muka ustadz tadi merah padam menahan kesal didada nya, masa janggutnya di samakan dengan kambing dia 😤.

Sort:  
 2 days ago 

The imam thinks very highly of himself. It’s not often that a sermon moves people; the tendency to associate it with something else is more likely to happen partly because people’s thoughts wander in all directions. For most people, listening attentively for more than five minutes is simply not an option. In any case, that man certainly loved his goat.

Please bear in mind that this is an English-speaking community. I’ll include a translation.

Maafkan saya, sungguh saya lupa untuk menerjemahkan dalam bahasa Inggris, lain kali saya akan lebih berhati-hati lagi 🙏, terimakasih temanku sudah mengingatkan saya akan hal itu

 2 days ago 

Translation

deepl.com

One Friday, in a mosque, a cleric stood to deliver the sermon that afternoon; he was extremely passionate as he spoke, whilst the congregation listened with the utmost devotion, without a single interruption.

In a corner of the spacious mosque sat a worshipper who had not yet moved to leave, whilst the others had already departed; he kept his head bowed, occasionally wiping the corners of his tear-stained eyes.

Seeing this, the imam approached and asked what was the matter. He thought perhaps his sermon had moved the man to tears.
“Excuse me, may I ask you something?” said the imam politely.
“Of course, imam,” replied the man. “What would you like to ask?”

“I saw you crying just now. What on earth is the matter? Did my sermon move you to tears?” asked the ustadz again.
The man then replied, “I’m sorry, ustadz, I was feeling rather sad, and when I saw you, I couldn’t hold back my tears.” The confused ustadz asked again, “What made you so sad that you couldn’t hold back your tears when you saw me?”

“How could I not? Your beard looks exactly like my goat, Memet, who went missing a few days ago,” the person continued. Instantly, the ustadz’s face turned crimson as he struggled to contain his frustration; could his beard really be compared to a goat’s?