Pulang kampung
Hai sahabat stemians semuanya, selamat datang di blog saya @suryati1 semoga kabarnya pada sehat dan bahagia semuanya ya,
sekitar jam 9.30 pagi, aku sudah bersiap-siap hendak berangkat pulang kampung untuk sebuah acara yaitu Peusijuk rumah baru keponakanku, aku sengaja merahasiakan kepada kedua anakku supaya mereka tidak ikut karena abangnya belum sembuh pasca di sunat beberapa hari yang lalu.
Kedua anakku bermain di rumah neneknya di depan rumah ku juga, lagian saya perginya pun tidak lama dan tidak sampai sore hari, sesampainya di kampung ternyata sudah mulai berdoa dan aku pun beristirahat sebentar.

Anak-anak sedang makan bersama
Setelah selesai berdoa semua tamu sudah di persilahkan untuk mencicipi hidangan yang sudah di sediakan, karena aku tidak bisa berlama-lama karena anak-anak nantinya mereka pasti malas makan kalau bukan di rumah sendiri, beda ketika saya sedang dinas luar.
Pukul 12.10 saya pun pulang, dan singgah di tempat kawan yang mengadakan kenduri 30 hari ibunya meninggal, setalah duduk ngobrol sebentar yang kebetulan berbarengan dengan kawan sekolah ku dulu dan akhirnya aku izin pulang.
Dan benar saja ketika saya pulang mereka baru mau makan, ya ampun.....ni anak-anak kalau ngak ada emaknya memang suka malas-malasan makan, mereka berdua paling suka makan kalau disuapi apalagi saya sekarang ada di rumah.

Di tempat acara 30 hari ibu dari kawan ku yang meninggal
Padahal mereka berdua sudah besar, kecuali saya sedang sibuk baru mereka mau makan sendiri, itulah anak-anak biar pun sudah besar tetapi mereka seolah anak kecil bila dekat emaknya.
Sekian postingan saya hari ini, terimakasih sudah singgah dan meluangkan waktu untuk membacanya, wassalam.




Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.
Terimakasih temanku atas dukungannya 🙏
Ik ken dat gedrag van de al volwassen kinderen. Zodra ik een stap over de drempel zet dan doet niemand nog iets en kun je elk stuk aanrijken. Nu doe laat ik mij mooi even bedienen. Ik heb gezegd dat ik het niet meer aankan alles alleen doen. En anders eten ze maar niet. LOL
Je hebt aardig wat gedaan op deze dag.
Ik was jou nog vergeten te vertellen over het brandhout. Ik moet dat kopen. Er zijn geen bossen om te kappen dus het hout wordt geimporteerd en het is niet echt goedkoop. Ik heb ook wat kolen voor nood dat ik op het vuur doe als het goed brandt. Het geeft een meer gelijkmatige warmte wat wel fijn is.
Hoe lang duurt het voordat jouw zoon geneest van de besnijdenis?
Ik wens je een fijne dag met jouw kinderen. Ik hoop dat zij ook wat voor jou doen.
Het is echt triest dat zelfs brandhout zo duur is, terwijl we hier in de buurt genoeg hout kunnen vinden. Maar om te koken moet je zout kopen, en een pick-up truck kost zo'n 400.000 rupiah.
Kinderen herstellen meestal snel, vooral de dappere, maar mijn kind is angstig, dus het lijkt alsof het lang duurt voordat hij genezen is. Meestal is hij binnen een week weer beter.
We zijn dan wel oud, maar stilzitten en nietsdoen past niet bij ons. Zolang we leven, zullen we ons best blijven doen.
Hi, @suryati1,
Thank you for your contribution. Your post has been manually curated.
- Delegate to @ecosynthesizer and vote @symbionts as a witness to support us.
- Explore Steem using our Steem Blockchain Explorer
- Easily create accounts on Steem using JoinSteem
Thank you so much 🙏
I used to babysit kids who were incredibly slow eaters—they’d just sit there looking sleepy and miserable over their meals. But for some reason, when I fed them, they enjoyed every bite. They ate more, finished faster, and actually seemed to love the food.
Anak-anak terkadang malas makan sendiri tetapi jika di suapi mereka sanggup menghabiskan banyak makanan, tidak mengapa yang penting mereka mau makan biar kita lelah tapi tidak masalah
Quite happy to see them eating like that like the food is especially delicious
Tentu saja teman makanan itu di olah oleh orang-orang hebat, anda tahu, keluarga saya sangat jago memasak kecuali saya, saya tidak seberapa pandai seperti saudara perempuan saya.
Keponakan saya juga memiliki warung makan(seperti restoran) mereka sangat pandai mengolah makanan sehingga warung makannya sangat ramai pengunjung setiap hari
You're surrounded by so many great cooks that you’ll always have delicious food.
Tentu saja teman, bahkan Ketika saya mau memasak sering meminta di kirimkan resepnya, dan Alhamdulillah masakan ku berhasil dan enak sekali rasanya temanku🤤