Pedasnya Kebunku

in WhereIN6 hours ago

Dulu cuma biji kecil, saya titip ke tanah.
Siram tiap pagi, usir hama, sabar nunggu.
Sekarang... buahnya nongol.
Merah, segar, ngaceng-ngaceng seperti itu. Liat saja sudah bikin lidah siap perang.

Cabe rawitku dudah berbuah.
Nggak besar, nggak mewah.
Tapi pedisnya nyata.
Segar. Langsung dari tangan ke piring.
Lengkap sudah. Hidup jadi berasa.

Ini bukti lagi bro.
Bahagia itu emang nggak di mall, nggak di feed orang. Bahagia itu pas aku berdiri di halaman, petik cabe sendiri, terus senyum karena tau "Ini hasil aku. Kecil, tapi milik aku."

Cabe rawit emang kecil.
Tapi dia mengajarkan yang kecil kalau sabar, bisa bikin satu piring nasi jadi nikmat luar biasa. Kalau masak bisa pakai cabe sendiri, nggak usah beli, plus bisa berhemat.
Sambal, sayur, digigit mentah saja sambil nangis-nangis nikmat.

Salam kompak selalu.

By @midiagam

WhereIn Android