Menjadi sopirnya ayah

in Incredible Indiayesterday

IMG_20260401_174701.jpg

div.png

Hagoe's Village: April, 1st 2026

Hari ini aku berperan sebagai sopir untuk mengantarkan ayah kami ke beberapa tempat tujuannya, karena beliau sudah tidak memungkinkan lagi untuk mengendarai sendiri motor nya, karena faktor usia dan juga kondisi kesehatannya.

Hari ini adalah awal bulan April, dimana masih merupakan hari kerja kantoran yaitu hari Rabu, sehingga aku akan melakukan beberapa kegiatan, baik sebagai Aparatur Sipil Negara maupun kepala keluarga serta sebagai seorang anak.

IMG20260401064559.jpg

Membuat kopi

Aku tetap bangun diawal pagi untuk mulai beraktivitas, apalagi ini bukanlah hari libur. Di hari libur sekalipun aku tetap bangun diawal pagi, khususnya untuk menunaikan ibadah sholat subuh.

Dan selanjutnya segera menuju dapur untuk menyiapkan sarapan pagi ku. Aku punya stok bubuk kopi espresso blend Arabica-Robusta yang aku beli lewat toko online serta memiliki alat sederhana untuk membuat kopi espresso sehingga aku bisa membuat kopi espresso sendiri di rumah.


IMG20260401064710.jpg

Sarapan pagi

Sudah beberapa bulan terakhir aku menerapkan pola makan yang minimalis terutama di pagi hari untuk menjaga berat badan ideal dan tentunya menjaga kesehatan ku.

Dan segelas kopi espresso panas tanpa gula serta sebutir telur rebus sudah cukup untuk menu sarapan pagi ku sehari-hari sebagai sumber energi.


IMG20260401082011.jpg

Di teras rumah

Hari ini aku akan berperan sebagai "sopir" bagi ayah kami, karena ayah akan melakukan beberapa kegiatan seperti mengambil gaji pensiunnya dan juga membeli beberapa barang keperluannya di pasar.

Aku juga akan melakukan presensi pagi di Puskeswan Matangkuli sebagai suatu kewajiban sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sambil mengantarkan ayah kami.


IMG20260401083452.jpg

Kantor pos Matangkuli

Aku mengantarkan ayah kami ke kantor pos terdekat karena beliau akan mengambil gajinya sebagai salah seorang pensiunan pegawai negeri dengan jabatan terakhir sebagai kepala sekolah beberapa tahun yang lalu.

Sejak beliau pensiun, beliau selalu mengambil gajinya di kantor pos di kecamatan kami, dan biasanya beliau pergi sendiri dengan menggunakan motor.

Tetapi sejak harus diopname beberapa waktu yang lalu karena mengalami vertigo, kami melarang beliau untuk mengendarai motor lagi. Dan dengan demikian kami harus mengantarkan beliau kemana-mana atau ke tempat yang ingin dituju seperti mengambil gaji, ke pasar, ke mesjid atau ke tempat tujuan lainnya.

Usia beliau yang sudah mencapai 84 tahun serta kondisi kesehatannya menjadi salahsatu pertimbangan kami untuk melarang beliau mengendarai motor sendirian. Dan sebagai solusinya aku yang harus menjadi "sopir" untuk mengantarkan beliau ke tempat tujuannya.


IMG20260401084924.jpg

Di Apotik

Setelah melakukan presensi pagi di Puskeswan Matangkuli, aku menjemput kembali ayah kami di kantor pos Matangkuli, dan kemudian kami menuju pasar Keudee Matangkuli, karena ayah ingin berbelanja barang kebutuhan disana.

Kami juga singgah di sebuah apotek untuk membeli minyak kusuk dan obat-obatan untuk ibu kami.


IMG20260401090444.jpg


IMG20260401090055.jpg

Di toko alat pertanian

Setelah selesai berbelanja dan membeli sebuah obat-obatan di apotek, kami segera menuju jalan pulang ke rumah. Dan kemudian kami singgah di sebuah toko alat pertanian untuk membeli satu unit alat semprot listrik.

Alat semprot ini digunakan untuk menyemprotkan racun, baik untuk mematikan rumput ataupun keperluan lainnya. Dan di siang ini kami juga membeli racun rumput yang akan kami gunakan nantinya untuk mematikan rumput di halaman rumah kami ataupun di kebun kelapa sawit.


IMG20260401092055.jpg


IMG20260401092330.jpg

Di warung kopi

Kemudian kami segera menuju jalan pulang ke rumah dan sempat singgah di sebuah warung kopi yang dekat dengan desa kami, karena ayah ingin singgah di tempat Kakak sepupu yang mulai berjualan di warung kopi tersebut.

Di warung kopi ini ayah kami juga bertemu dengan warga lainnya termasuk sesama pensiunan. Mereka pun sempat bercengkrama dan mengobrol banyak hal, karena mereka juga sudah sangat jarang bertemu.

Aku sendiri menyempatkan untuk menulis postingan sambil menikmati Kopi di warung kopi ini sementara menunggu ayah yang sedang mengobrol dengan sejawatnya.


IMG20260401171417.jpg

Berbelanja

Kemudian kami pulang ke rumah karena hari sudah menjelang tengah hari. Dan setelah makan siang serta melaksanakan sholat Zuhur, aku istirahat sebentar di rumah.

Lalu mulai melakukan proses pembuatan dapur outdoor di rumah sebagai langkah antisipatif bila kondisi krisis global ini berlanjut dengan kelangkaan bahan bakar minyak dan juga gas Elpiji.

Setelah selesai sholat ashar, aku menuju kantor Puskeswan Matangkuli untuk melengkapi presensi sore bersama istriku dan si kecil Alvira, karena kami akan berbelanja barang kebutuhan kami di Simpang Rangkaya.


IMG20260401174722.jpg

Gorengan

Selain berbelanja barang kebutuhan, kami juga membeli sejumlah pisang goreng di sebuah lapak penjualan gorengan di kawasan tersebut, karena aku cukup berselera melihat gorengan yang dijualnya.

Kemudian kami segera kembali ke rumah kami di desa Hagu karena hari sudah menjelang sore, serta aku harus membereskan tanaman-tanaman dan peliharaan kami.


IMG20260401175001.jpg

Pisang

Kami juga sempat membeli sesisir pisang yang cukup menggugah selera. Pisang ini dihargai hanya 15k IDR satu sisirnya. Cukup terjangkau dan memiliki manfaat yang cukup bagus untuk kesehatan kita.

Selain sebagai sumber energi, pisang juga mengandung zat-zat yang bermanfaat lainnya bagi tubuh sehingga pisang merupakan salahsatu jenis buah-buahan yang perlu disediakan di setiap rumah.


IMG20260401182452.jpg

Bubur kanji

Sore ini sebelum waktu sholat magrib, aku makan malam dengan menu sederhana saja yaitu Bubur Kanji Rumbi yang diantarkan oleh ibu kami.

Dan kemudian segera melaksanakan sholat magrib serta mengantarkan si kecil Alvira ke tempat mengajinya. Sekitar pukul 21.30 aku kembali menjemput si kecil Alvira dari tempatnya mengaji.


Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!

Regards

@ alee75

Ciptakanlah keindahan di dalam hati Anda, dan keindahan di sekitar Anda akan mengikuti - Jalaluddin Rumi

We invite you to support @pennsif.witness for growth across the whole platform through robust communication at all levels and targeted high-yield developments with the resources available.
Click Here
Sort:  
Loading...
Congratulations! Your post has been upvoted from sc-09 account.

1000080942.png

Curated by : wirngo
Congratulations! Your post has been upvoted from sc-09 account.

1000080942.png

Curated by : wirngo

Coin Marketplace

STEEM 0.06
TRX 0.31
JST 0.061
BTC 66857.56
ETH 2052.07
USDT 1.00
SBD 0.51