[#NarasiLestari 17] Kisah Bunga Matahari di Malam Hari
Serial Narasi Lestari
Kata-kata Sederhana yang Lahir dari Hati, untuk Dimaknai Menjadi Lebih Berarti

Kisah Bunga Matahari di Malam Hari

Tertidur dan bangun melewatkan waktu tanpamu menjadi kepanikan yang menggali lubang-lubang kesedihan. Aku sesak yang menyempitkan ruangan. Biasanya dengan hadirmu selalu akan ada keluasan.
“Ssssst, tidak apa-apa, Sayang. Aku tahu kamu kelelahan. Makanya aku tidak membangunkanmu tadi,” ucapmu menenangkanku.
Kutatap jernih matamu sebersih kaus yang kau kenakan malam ini. Kepanikan mendadak meluntur dari dada ini.
“Aku hanya tidak mengerti mengapa berpisah sebentar saja tanpamu menciptakan kekhawatiran yang teramat sangat,” ujarku yang masih tidak ingin melepaskan tatapan mataku di layar ponsel untuk memecah kesunyian yang ada, meski lewat teknologi dunia maya.
“Karena kita saling merindukan teramat sangat.” Kamu tersenyum tenang, dengan cahaya matamu yang membuatku setiap hari semakin bertambah sayang.
“Kamu gak sedih?”
“Lho, buat apa sedih? Karena aku yakin sebentar lagi kita akan bertemu untuk menuntaskan rindu.”
Lalu sesaat kami diam, meresapi perasaan-perasaan yang semakin dalam didatangkan oleh malam.
“Baju motif bunga matahari itu beruntung bisa kamu pakai malam ini,” ujarmu setelah mata kita saling bertemu. “Baju itu justru menjadi berarti cantiknya bila kamu yang kamu pakai. Karena kamulah kecantikan yang memancar sinar seperti motif bunga yang mewarnai putih bajumu.”
“Kalau menurutku, sebenarnya aku yang beruntung bisa dimiliki dunia semewah kamu.”
“Aku juga beruntung bisa dimiliki cinta seindah kamu.”
Maka, aku dan kamu adalah dua orang yang sedang beruntung merasakan cinta, serupa malam dengan keheningan yang pecah dengan suara, serupa kesesakan dada yang terlegakan dengan rasa tenang karena kita saling cinta.
Dan, kamu adalah sinar yang selalu memekarkan kelopak harapan menjadi keindahan.

My Patner in #promo-steem: @bahagia-arbi

Kata si lelaki yg kau cinta.
#dialog
thanks for always being on the track because STEEM
Baju itu yang hanya kamu yang tauu
😍😍😍
Thanks for always on the track because Steem
cantik seperti bunga matahari nya
Sangat indah puisi tersebut
Terima kasih telah mampir ke sini untuk membaca sajak saya.
Salam sukses
ditunggu bunga Bulan di siang hari.
Ya ampuun, bagaimana ya bulan di siang hari? Taufik aja deh yang bikin puisinya
Bunga ini ibarat gadis cantik yang memang banyak pesona.
Tentu, pesona yang mengindahkan dan menenangkan dunia.
Terima kasih sudah mampir ke sini.
Mungkin akan menjadi kumpulan tulisan yang bisa menjadi buku best seller.
Amin, semoga bisa menjadi kumpulan tulisan yang bestseller
Aaamiiinnn saya percaya itu akan terjadi. Kumpulin aja sampai 100 postingan.
Sepertinya ini bukan kisah bunga matahari. Justru firasat saya mengatakan bahwasanya kisah ini adalah kisah sang penulis.
😆