Sensitivitas Terhadap Lingkungan

in #indonesia8 years ago (edited)


SENSITIVITAS bisa diartikan secara umum kemampuan atau kepekaan seseorang terhadap sesuatu hal. Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Sensitivitas diartikan sebagai perihal cepat merasa rangsangan, atau kepekaan. Dalam terminologi kesehatan, sensitivitas dimaknai kemampuan organisme untuk merespon obat atau agen lain. Dalam postingan ini, sensitivitas dimaknai berdasarkan KBBI, yaitu rasa kepekaan sesorang terhadap lingkungan sekitar. Atau dalam makna yang lebih sederhana, keberpihakan seseorang terhadap menjaga lingkungan.


Sumber


Lingkungan dengan berbagai kehancurannya, membutuhkan sentuhan lembut tangan manusia. Manusia tanpa rasa kepekaan yang tinggi, tidak akan muncul rasa iba dan rasa keberpihakan terhadap lingkungan. Jangankan berusaha untuk melakukan penyelamatan terhadap lingkungan, untuk menjaga saja rasanya enggan. Tipologi manusia seperti ini adalah manusia-manusia yang sudah hilang rasa kepekaan dan rasa keberpihakan (sensitivitas) terhadap lingkungan. Bila rasa itu tidak dipupuk kembali, besar kemungkinan manusia tersebut akan terjebak ke dalam golongan manusia "pelanggar syariat alam" kutipan kata-kata Bang @teukukemalfasya.


Sumber


Saya ingin membawa teman-teman steemians dalam logika sederhana akan pentingnya kesadaranvmenjaga lingkungan. Bila musim hujan tiba, khususnya Kota Lhokseumawe. Bisa dipastikan Jalan Darussalam, Lancang Garam dan sekitarnya akan mengalami genangan air hujan sampai dengan lutut. Kondisi itu disebabkan oleh drainase yang tidak berfungsi secara maksimal. Hampir semua drainase yang ada diseputaran Kota Lhokseumawe penuh dengan sampah didalamnya. Sehingga air hujan tidak bisa mengalir secara normal ketempat penampungan yang telah tersedia disaat musim hujan tiba.


Sumber


Siapa yang melakukan itu semua? Tentu bukan kerbau, kambing, kucing atau binatang lain sebagainya. Manusia menjadi tokoh kunci yang patut untuk disalahkan. Atau manusia menjadi super hero yang patut untuk dibanggakan selaku ciptaan Tuhan yang sempurna dan berakal. Jawabannya ada didalam hati kita masing-masing, yang pasti manusia bersalah dengan lingkungan. Namun tidak benar juga kalau kemudian manusia saling menyalahkan. Rasa sensitivitas atau kepekaan terhadap lingkungan menjadi salah-satu jawaban untuk menyelesaikan masalah ini.

Keimanan atau kepercayaan sangat berperan penting dalam melahirkan resa kepekaan dan sensitivitas tersebut.



Semoga terwujud, hendaknya . . .

Sort:  

Bereh bang munawir...
Semoga ilmu dari kata sensivitas dari postingan ini bisa bermanfaat.

Makasih Bang @bukhairidin . . .

Sama-sama bang munawir.
Sukses selalu di steemit bang....

Tq you . . .