You are viewing a single comment's thread from:
RE: Passionate Writing For Student | Menularkan Semangat Menulis bagi Siswa
Banyak siswa yang seperti itu. Penyebabnya adalah rasa percaya diri yang belum tumbuh dalam kepribadiannya. Anak anak yang memiliki tingkah intelejensi tinggi belum tentu dibarengi dengan self confidence yang memadai.
Anak anak seperti ini butuh bimbingan lebih dari guru konseling di sekolahnya.
Semoga para guru anak anak itu lebih peka terhadap kondisi para murid. Sehingga mereka cepat merespons. Kasihan juga bila ada siswa yang cerdas secara intelektual namun kurang dalam kepribadian.
Itulah tugas seorang guru, mendidik dan harus mampu membaca karakter anak didik. Salam untuk guru-guru semua.
saya sependapat juga @said-nuruzzaman memang benar tidak semua murid yang terlihat cerdas secara akademik juga akan memiliki karakter yang kuat dalam kesehariannya. banyak dari mereka yang justru tampak 'dingin'. karenanya anak-anak seperti ini harus mendapat perhatian lebih. setiap sekolah sekarang ada guru BP atau guru konseling. bila didampingi terus, mereka akan tampil lebih percaya diri dan bisa menggali potensi dirinya lebih intens lagi.
terima kasih @said-nuruzzaman sudah meninggalkan pesan di artikel saya.
salam hangat.
Kadang anak-anak ada yang manja juga pak. Hehe. Kalau ada kita disamping baru dia mau nulis. Lebih-lebih yang ceweknya. Hahaha. Pengalaman pribadi ni pak.
Salam kembali untuk pak @zainalbakri