Cengkeraman di Tepian Kabur
Dunia di luar jendela bukan lagi sebuah pemandangan, melainkan coretan warna hijau dan abu-abu yang terus memanjang tanpa henti. Aku mencoba menempelkan wajah ke kaca, mencari satu titik tetap untuk menenangkan rasa mualku, namun segalanya tampak seperti lukisan cat air yang disiram air hujan. Rasanya seolah-olah realitas sedang robek karena kereta ini melaju melampaui batas kecepatan yang diizinkan oleh nalar manusia.
Pohon hitam yang berdiri di tepian jalan itu seakan memiliki nyawa; setiap kali aku berkedip, bayangannya yang kabur terasa semakin mendekat ke jendela. Ranting-rantingnya yang bengkok tidak lagi terlihat seperti kayu, melainkan jari-jari kurus yang mencoba mencakar kaca jendela. Sawah hijau yang luas itu perlahan berubah menjadi hamparan sunyi yang tak berujung, menjebakku dalam sebuah perjalanan statis di mana aku terus bergerak namun tak pernah benar-benar berpindah tempat.
Udara di dalam gerbong mulai tercium seperti tanah basah dan besi berkarat, sementara langit abu-abu yang berat itu seolah perlahan turun untuk menghimpit atap. Saat aku memberanikan diri menoleh ke depan untuk mencari tahu siapa yang mengendalikan perjalanan gila ini, aku hanya menemukan kursi masinis yang kosong dengan setir yang berputar liar tanpa henti. Di luar sana, satu per satu warna mulai terserap habis, menyisakan kegelapan yang mulai merambat masuk melalui celah pintu yang bergetar hebat.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Pi Network - Crypto Pertama Yang Dapat Ditambang Di Ponsel
- Piネットワーク — スマートフォンでマイニングできる最初の暗号通貨
- Reversteem: merges the strategic thrills of classic Reversi with the decentralized power of Steem blockchain, letting you duel friends through blockchain-recorded games
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.