Garis Buram di Bawah Langit Kelabu

in #indonesialast month

5% dari rewards posting ini adalah untuk @steem.amal

1000068944.jpg
(Efek oleh DeepArtEffects)

Dalam kesepian itu, aku kembali ke sebuah perjalanan yang samar-samar. Jendela kereta menjadi bingkai sempurna untuk kecepatan dan ketenangan yang bertabrakan. Rel besi di bagian bawah melesat cepat, menghasilkan garis blur cokelat kehitaman yang menarik perhatian, seolah waktu sedang dipadatkan dalam lintasan. Namun, di baliknya, dunia bergerak dengan ritme yang jauh lebih lambat. Semilir angin terasa di pipi, dan kutahu aku sedang melintasi hamparan sawah basah, pantulan cahaya langit mendung bersembunyi di air keruh yang menggenangi lahan.

Kenangan ini selalu terasa seperti sore hari, tepat sebelum hujan deras turun. Garis-garis buram pada tanaman hijau di latar depan menyiratkan bahwa kereta tidak pernah benar-benar berhenti; ia adalah kapsul waktu yang bergerak maju. Di kejauhan, lima siluet pohon kelapa yang menjulang tinggi—seperti penjaga yang sunyi—berdiri kontras di bawah langit kelabu, memberikan sentuhan tropis yang tak terhindarkan. Jauh di balik pohon, terlihat gubuk atau rumah kecil, menjadi satu-satunya petunjuk kehidupan manusia yang menetap, berlawanan dengan kegelisahan perjalananku.

Saat itu adalah momen ketika aku merasa terputus dari tujuan, dan hanya menikmati pergerakan itu sendiri. Perjalanan ini bukan tentang tempat tiba, melainkan tentang perasaan melayang di antara dua dunia—kehidupan yang bergerak cepat di dalam gerbong, dan kehidupan yang berputar lambat di luar. Ketika kuterbangun, aroma tanah basah dan suara ritmis roda kereta di atas sambungan rel seolah masih melekat di udara kamar, meninggalkan jejak nostalgia yang mendalam dan damai akan perjalanan yang tidak pernah selesai.

Dibantu oleh https://gemini.google.com/.

Lihat juga:

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.