Gema di Balik Pagar Kayu
Jalan setapak yang biasa kulewati sore itu mendadak terasa asing dan tak berujung. Pagar kayu tua di sisiku tampak merayap memanjang, sementara dedaunan hijau yang rimbun perlahan-lahan merapat, menelan cahaya matahari dan mengubah suasana menjadi remang-remang yang mencekam. Keheningan di dalam hutan kecil ini terasa begitu padat, hingga suara langkah kakiku sendiri terdengar seperti gema asing yang mengikuti dari belakang.
Ketakutan mulai menjalar ketika kusadari semak-semak di sebelah kiri jalan tidak lagi diam, melainkan berbisik dan bergetar seolah ada sesuatu yang merayap di bawahnya. Ketika aku mencoba mempercepat langkah, jalan berkerikil di depanku perlahan memudar, meleleh menjadi kegelapan pekat yang siap menelan apa saja. Aku ingin berbalik dan lari, namun kedua kakiku terasa berat seperti tertanam ke dalam tanah, mengikatku di tempat.
Dari balik bayang-bayang pepohonan yang merunduk, sepasang mata yang tak terlihat mulai mengawasiku dengan lekat. Angin dingin yang tiba-tiba berembus membawa aroma tanah basah dan keputusasaan, membisikkan namaku berkali-kali di udara yang semakin menipis. Tepat saat bayangan hitam besar mulai meloncat keluar dari rimbunnya tanaman untuk menerkam, aku terbangun dengan napas terengah-engah dan jantung yang berdegup kencang.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Dengan menghilangkan downvote, Blurt memastikan pengguna diberi penghargaan berdasarkan konsensus positif, bukan melalui hukuman para whales. Silakan bergabung melalui tautan ini atau tautan ini dengan kode undangan "puncakbukit".
- 🌀 SteemTwist — Steem with a Twist
- 🧬 Introducing SteemBiota — Raise, Breed & Evolve Creatures on the Steem Blockchain!
- 🎮 Reversteem — Play Reversi on the Steem Blockchain!
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.