Jalan Kenangan
Langkah kaki tertatih di atas batu datar,
diapit rimbun hijau yang diam berbisik.
Setapak kecil ini adalah pintu gerbang,
menuju labirin ingatan yang tak kunjung usai.
Di kiri, pagar kayu tua merawat masa lalu,
papan nama kusam yang tak terbaca lagi.
Dahulu, di sana tertulis janji-janji kita,
janji untuk bertemu, sebelum waktu memisahkan.
Pohon-pohon besar menjulang, saksi bisu,
tentang percakapan, tawa, dan air mata.
Angin berdesir melalui daun-daun,
seolah membisikkan kembali kata-kata yang hilang.
Di ujung sana, pintu besi terbuka,
seperti mengundangku masuk kembali.
Tapi aku tahu, kenangan itu ada di sini,
di setiap batu, di setiap daun, di setiap embusan angin.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Dengan menghilangkan downvote, Blurt memastikan pengguna diberi penghargaan berdasarkan konsensus positif, bukan melalui hukuman para whales. Silakan bergabung melalui tautan ini atau tautan ini dengan kode undangan "puncakbukit".
- 🎮 Reversteem — Play Reversi on the Steem Blockchain!
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.