Jejak yang Tak Lagi Berdua
Di bawah naungan rimbun saujana,
Langkahku tertahan di kelok jalan,
Cahaya mentari menyelinap di sela dahan,
Mengingatkan pada senyummu yang kini hanya bayangan.
Kayu pagar tua ini masih membisu,
Menjaga jalan setapak yang kian berdebu,
Dulu ada tawa yang mengisi tiap penjuru,
Kini hanya ada hening dan rindu yang menderu.
Angin berbisik pada daun-daun hijau,
Membawa pesan yang tak kunjung kau tahu,
Tentang satu jiwa yang masih terpaku,
Di tempat kita pernah berjanji untuk menyatu.
Aku masih di sini, berjalan tanpa arah,
Menyusuri rute yang perlahan berubah,
Sebab sejauh apa pun kaki melangkah,
Hatiku selalu pulang pada kenangan yang indah.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Dengan menghilangkan downvote, Blurt memastikan pengguna diberi penghargaan berdasarkan konsensus positif, bukan melalui hukuman para whales. Silakan bergabung melalui tautan ini atau tautan ini dengan kode undangan "puncakbukit".
- 🌀 SteemTwist — Steem with a Twist
- 🧬 Introducing SteemBiota — Raise, Breed & Evolve Creatures on the Steem Blockchain!
- 🎮 Reversteem — Play Reversi on the Steem Blockchain!
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.