Perjalanan Tanpa Ujung
Aku terbangun di kursi penumpang dengan perasaan linglung, menatap keluar jendela saat mobil melaju tanpa suara. Matahari yang berwarna merah darah itu seolah terpaku di balik pepohonan, menolak untuk tenggelam sepenuhnya ke ufuk barat. Langit jingga pucat yang seharusnya indah justru terasa menyesakkan, seperti sebuah ruangan kedap udara yang perlahan-lahan mulai menyempit.
Keanehan mulai merayap ketika aku menyadari bahwa pagar pembatas jalan di luar sana tidak pernah berubah polanya, berulang terus-menerus seolah-olah aku terjebak dalam sebuah loop visual yang rusak. Tidak ada kendaraan lain, tidak ada papan penunjuk jalan, dan tiang lampu yang melengkung itu tampak seperti leher makhluk raksasa yang sedang mengawasi gerak-gerikku. Aku mencoba menoleh ke arah pengemudi, namun hanya menemukan kursi kosong dengan kemudi yang bergerak sendiri secara liar.
Ketakutan memuncak saat awan putih di langit mulai memanjang, membentuk jemari pucat yang seolah hendak mencengkeram mobil ini dari ketinggian. Semburat merah matahari mendadak berdenyut layaknya sebuah mata raksasa yang baru saja terbuka, menatap tepat ke arah jiwaku dengan penuh kebencian. Sebelum aku sempat berteriak, pemandangan di luar jendela mulai mencair menjadi kegelapan pekat, dan aku menyadari bahwa senja ini adalah pintu masuk menuju labirin yang tidak memiliki jalan keluar.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Pi Network - Crypto Pertama Yang Dapat Ditambang Di Ponsel
- Piネットワーク — スマートフォンでマイニングできる最初の暗号通貨
- Reversteem: merges the strategic thrills of classic Reversi with the decentralized power of Steem blockchain, letting you duel friends through blockchain-recorded games
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.