Sajak Jalan Setapak Tua
Ini adalah kenangan yang terus berulang dalam mimpiku: jalan setapak menanjak di kota ini, tempat aku menghabiskan masa kecilku. Pemandangan ini begitu akrab, seperti halaman sebuah buku tua yang telah kubaca ribuan kali. Di sebelah kiri, semak-semak lebat dengan daun-daun kecil yang menguning dan hijau tua tumbuh liar di atas dinding batu. Sebuah tiang listrik beton berdiri kokoh di pinggir jalan, kabel-kabel hitam menjuntai melintasi langit kelabu.
Kenangan ini berlanjut dengan rincian yang lebih jelas. Jalan beton tua yang terjal ini memiliki dua jalur: satu halus di sebelah kiri dan satu lagi lebih kasar dengan anak tangga dangkal di sebelah kanan. Di tikungan jalan, terdapat sebuah lubang got melingkar, permukaan logamnya sedikit berkarat. Di sebelah kanan, dinding beton abu-abu yang kusam menyatu dengan vegetasi yang tumbuh tak terkendali.
Kenangan ini berakhir dengan gambaran rumah-rumah yang berderet di sepanjang jalan menanjak ini. Di sebelah kanan, sebuah rumah dua lantai dengan fasad kayu cokelat tua dan pagar besi di lantai atas terlihat menonjol. Rumah ini memiliki jendela kaca buram yang memberikan kesan misteri. Di kejauhan, lebih banyak rumah berjejer, atap-atapnya tumpang tindih dalam harmoni yang tenang.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Dengan menghilangkan downvote, Blurt memastikan pengguna diberi penghargaan berdasarkan konsensus positif, bukan melalui hukuman para whales. Silakan bergabung melalui tautan ini atau tautan ini dengan kode undangan "puncakbukit".
- 🧬 Introducing SteemBiota — Raise, Breed & Evolve Creatures on the Steem Blockchain!
- 🎮 Reversteem — Play Reversi on the Steem Blockchain!
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.