Tangga Tanpa Ujung
Aku terbangun di dasar anak tangga ini dengan napas tersengal, seolah baru saja berlari ribuan mil. Hutan di sisi kiri dan kanan terasa sangat sunyi, tanpa suara burung atau serangga, hanya ada dedaunan yang berbisik memanggil namaku. Di puncak tangga, atap bangunan itu mengintip seperti mata raksasa yang mengawasi setiap gerak-gerikku, memaksaku untuk mulai melangkah naik meskipun kakiku terasa seberat timah.
Setiap kali aku mencapai anak tangga yang aku pikir adalah yang terakhir, pemandangan di depanku mendadak memanjang secara tidak wajar. Tangga ini seolah tumbuh dan membentang menuju langit, membuat puncak bangunan itu menjauh dengan kecepatan yang sama dengan langkahku. Aku mencoba berbalik untuk turun, namun di bawah sana bukan lagi jalan yang tadi kulihat, melainkan jurang kabut putih tak berdasar yang perlahan mulai menelan anak tangga tempatku berdiri.
Panik mulai mencekik leherku saat pegangan besi yang dingin ini perlahan berubah menjadi tangan-tangan pucat yang mencengkeram jemariku dengan kuat. Langit di atas sana menghitam seketika, dan dari kegelapan di puncak tangga, terdengar suara langkah kaki berat yang berlari menuruni tangga menuju arahku. Aku terjepit di tengah-tengah, tidak bisa naik dan tidak bisa turun, sementara sosok bayangan itu semakin dekat dengan tangan yang siap menarikku ke dalam kegelapan abadi.
Dibantu oleh https://gemini.google.com/.
Lihat juga:
- Pi Network - Crypto Pertama Yang Dapat Ditambang Di Ponsel
- Piネットワーク — スマートフォンでマイニングできる最初の暗号通貨
- Reversteem: merges the strategic thrills of classic Reversi with the decentralized power of Steem blockchain, letting you duel friends through blockchain-recorded games
- @steem.amal: Amal Di Ujung Jari Anda
- Maximize curation rewards: follow our trail! Maksimalkan reward kurasi: ikuti trail kami! トレイルをフォローし、キユレーション報酬を最大化!

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.