WP101_ Tape dan Larangan Kentut dari Almarhumah Ibu
Ibu sudah lama tiada. Ia kembali menghadap ilahi usai sukses menghantar saya menjadi sarjana.
Kasih sayang dan perjuangan almarhumah tidak mungkin terhapus, apalagi kenangan bersama ibu masih abadi sampai kini.
Sebagai penjual kue di sekolah, ibu rajin membuat jajanan sekolahan yang sampai kini masih ada, seperti kue lapis dan lainnya.
Jika setiap ramadhan tiba dan hari raya, makanan yang sering dibuat ibu juga masih ada dalam daftar kue bulan ramadhan seperti putu, dan tape ketan hitam bila lebaran tiba.
Sekarang, tape ketan hitam bahkan selalu hadir menjadi jajanan beberapa warung di Aceh, salah satunya warung di saree. Meski namanya warung Horas tapi jajanannya banyak makanan Aceh, termasuk tape. Khusus tape ada banyak ragamnya, termasuk tape ubi goreng.
Tapi saya lebih memilih tape ketan sebab tape ini menghubungkan saya dengan ibu. Betapa tidak, setiap kali ibu membuat tape, sayalah yang paling sering mengganggu almarhumah.
Soalnya, ibu adalah pembuat tape yang mesih menerapkan banyak pantangan/aturan, seperti tidak boleh bicara, apalagi ribut, sampai tidak boleh kentut di tempat buat tape.
Saya termasuk anak yang "nakal" sebab sering mengganggu ibu jika sedang berada di kamar sendirian membuat tape. Ada saja cara saya mengganggu ibu dan asyiknya selalu ada cara bijak ibu yang membuat saya berhenti mengganggunya, menghormati aturan, dan meminta pemaafan.
Sungguh kenangan indah. Dan kenangan inilah yang selalu menghubungkan saya dengan ibu. Kemarin, ketika saya singgah di warung kopi Horas, jajanan pertama yang saya pilih adalah tape ketan hitam. Saya memakannya sambil mengingat dan mengirim doa kepada pemilik senyum terindah dalam hidup ini.
"Mak, maafin anakmu yang nakal ini. Mak, hidup ini ternyata seperti ketan hitam dalam sebungkus daun pisang, adakalanya manis, adakalanya gagal manis. Mak, bisa jadi larangan kentut hanya mitos, tapi cara Mak mewariskan hidup untuk menghormati aturan, menginsafi kesalahan itu masih membekas hingga kini. Terimakasih, Mak."



Tapee rasa kentut kadang pak bos @rismanrachman hehehhe
Hahaha palistis
Meunyoe ta toeh geuntoet masam tape....😅😄😃🤣😂
Meunan ya, na tom deungo?
Meunan geu peugah le ureng tuha gampong lon...
secara ilmiah sama lagee hanjeut peugah haba bak peugot susu fermentasi. Karena akan mengganggu kerja bakteri. IMHO
Oh ma, brat lago
Lon deungo watee pelajaran mikro biologi jameun watee SMA haha
I ❤️ mak
I love mak
salah satu makanan favorit almh. mamak saya juga ini...
jadi ingat masa kecil dulu,setiap hari raya idul fitri mamak selalu menyediakan makanan ini...
terima kasih atas share nya ya bg risman....mohon bimbingan nya dalam menulis...salam damai selalu...:D
Sama kita dek ya. Jika diperlukan ab siap bantu.
Ka hawa keu tape nyo bang...
Hahahahaha loen pih hawa cit loem
Jambo tape di Banda Aceh, secara historis peu na hubungan ngon makanan tape chit ??
Nyan menarek, ka neujok pr keu loen haha
Peu tuah ureng syik han jet ta langgar Bg @rismanrachman,,, hehehe,,,
Meunan ya. Sang perle posting le droeneuh saboh soal peutuah orangtua. Nyo rekues beuh hahaha
Long atoe skenario ilee Bg @rismanrachman,,, hahaha,,,
Nyoe tengeh long pulik data ilee siat,,,
Siap
Congratulations @rismanrachman! You have completed some achievement on Steemit and have been rewarded with new badge(s) :
Click on any badge to view your own Board of Honor on SteemitBoard.
For more information about SteemitBoard, click here
If you no longer want to receive notifications, reply to this comment with the word
STOPTape itu ada lagunya, Bang @rismanrachman?
Tinggal diputar hahaha