STUDI RELIGI ACEH (II:20)

in #indonesia8 years ago

image

Dalam Acehnologi, terdapat studi religi Aceh, yang mana pada prinsipnya adalah untuk menciptakan manusia Aceh.


Aceh adalah daerah di Indonesia yang pertama kali masuk agama Islam yang dapat berkembang subur, sehingga berhasil membentuk masyarakat Islam yang kuat dan patuh menjalankan ajaran-ajaran Islam hingga sekarang. Karena itu, segala tingkah laku masyarakat harus disesuaikan dengan unsur-unsur syariah Islam.

Islam datang ke Aceh bukanlah dari hasil peperangan. Tetapi, islam yang dibawa oleh ulama sekaligus pedagang. Sehingga islam datang ke Aceh tidak meninggalkan dendam. Dan hal di atas menggambarkan kajian Studi Religi Aceh dalam Acehnologi.

Dalam Studi religi Aceh, ada istilah Islamologi yang maknanya adalah kajian tentang islam, atau ada juga yang menyebutnya Dirasah Islamiyah atau Studies Islam. Maksudnya adalah usaha untuk mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan agama islam yang menggunakan usaha yang sadar dan sistematis. Dan kajian Studies Islam ini hampir rata-rata di pelajari di bangku perkuliahan

Kemudian terdapat salah satu sasaran dari studi religi Aceh. Yaitu, sasaran keilmuan. Pada sasaran keilmuan ini, memerlukan pendekatan yang berbentuk kritis, analitis, empiris, dan historis,serta menerlukan pemikiran yang bersifat rasional. Sebagai contoh, anak-anak di Aceh pergi belajar keluar rumah atau kampung dengan maksud untuk belajar tentang islam, dan tempat belajar biasanya dilakukan di dayah, dan mereka pada umumnya mempelajari kitab kuning.

Jika Islam dan Aceh tidak ada, Maka Indonesia tidak memiliki akar sejarah. Ketika Indonesia ingin menulis sejarahnya, maka mau tidak mau harus dinulai dari Aceh, dan ketika akan menceritakan Islam pada perjalanannya, maka peran Aceh akan seimbang.

Selanjutnya adalah, ketika kita ingin membedah Islam di Aceh, harus di dasari pada sosio-Historis, bahwa yang paling dominan memiliki ilmu pengetahuan untuk menjelaskan Islam kepada masyarakat adalah Kelompok dayah. Namun seiring berjalanannya waktu, masyarakat tidak lagi mendapatkan penjelasan dari dayah, mereka sudah mampu mendapatkan pengetahuan islamnya dari berbagai media.

Kunci hidup bahagia adalah Jalani, Nikmati dan Syukuri.

sekian

Sort:  

Good post upvote you

Well, thankyou have a visit!