Pantulan Cahaya Ketika Senja
Sore tadi ketika kami duduk sembari menyeruput kopi, suara ombak dilaut menggebu menghempaskan nada dengan begitu pesat hingga terdengar sampai ke ujung jalan. Waktu menunjukkan pukul 18:15 Wib, kami pun satu persatu berajak dari tempat duduk menuju rumah masing-masing karena waktu shalat magrib telah tiba.
Salah seorang teman kami menoleh ke arah barat dan langsung tersenyap sesaat, dia berkata sungguh indah ciptaan tuhan dan tiada bandingannya dengan apa yang manusia buat. Dengan warna ke emasannya menjulang tinggi diatas langit sembari menampilkan keindahannya kepada kami yang lagi menatapnya dengan penuh kesenangan.
Iya, matahari tenggelam di ufuk barat yang begitu indah, namun mataharinya telah hilang akan tetapi pancaran sinarnya masih terlihat dengan begitu cantik mengalahkan putri sang raja. Sembari menatap saya pun langsung mengeluarkan handphone dari saku celana, dan langsung saya jepretnya agar kesempatan emas ini tidak terlewat begitu saja.
Sore mau berganti dengan malam, malahan dirumah-rumah warga telah bersinar dengan lampunya masing-masing, tetapi langit di ufuk barat semakin bersinar dengan pancarannya yang begitu indah bahkan belum pernah saya lihat seindah ini. Semoga postingan saya bermanfaat untuk kita semua.
SALAM KOMUNITAS STEEMIT INDONESIA






Congratulations! This post has been upvoted from the communal account, @minnowsupport, by fikri from the Minnow Support Project. It's a witness project run by aggroed, ausbitbank, teamsteem, theprophet0, someguy123, neoxian, followbtcnews/crimsonclad, and netuoso. The goal is to help Steemit grow by supporting Minnows and creating a social network. Please find us in the Peace, Abundance, and Liberty Network (PALnet) Discord Channel. It's a completely public and open space to all members of the Steemit community who voluntarily choose to be there.