Kamu dan Aku

in #puisi8 years ago (edited)

Ayo kita merenung sebentar, sayang.
Tentang aku dan kamu.

Banyak sekali yang terjadi di antara kita beberapa waktu belakangan ini. Dan itu mendorongku untuk memikirkannya.
Sudah berapa banyak kita saling melukai dengan segala ketidak-saling memahami ini?

Keputusan-keputusan yang kau dan aku buat, sebagian besar dilandasi rasa kesal, kecewa, marah, terluka, tak mau kalah, dan sebagainya.
Siapakah yang harus kita salahkan? Egoku? Ketidaksabaranku? Duniamu? Luka masa remaja kita? Hidup yang keras? Idealismemu? Kerealistisanku?

Dari waktu ke waktu setelah segalanya, aku dan kamu menghadapi peristiwa-peristiwa yang beragam. Tapi aku tahu luka ini masih belum pergi dari hati kita masing-masing; kesalahpahaman atas keinginan-keinginan masa depan kita yang kita anggap sulit sejalan masih saja menjadi topik rumit dalam obrolan sehari-hari kita.

Mungkin karena tidak ada aroma kopi di tengah kita, tak ada kesiur angin yang meniup pergi percik-percik api yang riskan muncul dalam nada suara kita, tak ada tatapan mata satu sama lain yang dapat membantu kata-kata kita menjadi lebih memiliki arti, tak ada gerak-gerak tubuh yang membantu menghapus kabut iblis yang menghalau pandangan dan suara kita.

Kapan terakhir kali kita bertemu tanpa air mata, sayang?
Rasanya sudah seperti seabad yang lalu. Ikatan kita setelahnya hanya disambung tali tak kasat, yang diantaranya bergelantungan iblis-iblis.

Mungkin, yang saat ini kita butuhkan adalah aroma kopi, kesiur angin, tatap mata, gerak lembut tubuh kita, dan mungkin sedikit senyum dan air mata disini dan disana. Lalu masing-masing kita menguatkan hati untuk bercerita tentang luka-luka yang telah kita torehkan pada satu sama lain; atau menguak kembali usaha-usaha kita mengukir senyum pada satu sama lain; atau tentang kerelaan terbesar kita untuk berdamai dan menerima takdir yang Tuhan berikan pada kita lalu saling menepuk pundak sebagai penguatan dan senyum.

Sebab, kita juga harus sadar, bahwa waktu tak selalu bisa menyembuhkan luka. Terkadang, perbincangan sederhana saja sudah cukup.

Sort:  

Congratulations @veradegen! You received a personal award!

Happy Birthday! - You are on the Steem blockchain for 1 year!

You can view your badges on your Steem Board and compare to others on the Steem Ranking

Vote for @Steemitboard as a witness to get one more award and increased upvotes!