Dayah Sirajul Huda (Abu Chik Meunasah Kumbang); Berjuang Mendidik Santri Dalam KesederhanaansteemCreated with Sketch.

in #school4 months ago

IMG_20251019_110627.jpg

4HFqJv9qRjVeVQzX3gvDHytNF793bg88B7fESPieLQ8dxHi6mXxZoxpbkQ3eDb1K7GpshcgjH3hL2VmNK91VKhT3H8aMpEYCATjcdeBMDb4Uoh6eWVc7KNrseRuRT8sGpA1K3enuUpP6SUAikQUGVT5GJRbUs5uxPTL.jpeg

Halo Sahabat Stemians...
Selamat Malam sahabat semuanya....
Malam ini saya ingin mereview sebuah pesantren di tempat saya tinggal, seperti kita ketahui Indonesia merupakan negara mayoritas muslim dan salah satu lembaga pendidikan yang ada di Indonesia adalah pesantren atau yang di Aceh disebut dengan "Dayah", bahkan Aceh merupakan provinsi yang menerapkan syariat Islam di Indonesia sehingga sangat banyak pesantren atau dayah yang ada di Aceh yang merupakan lembaga pendidikan khusus Islam yang menerapkan sistem pendidikan berasrama.

IMG_20251019_111030.jpg
Papan Nama Dayah Babul Huda

Sejarah Dayah Abu Meunasah Kumbang
Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang menerapkan sistem belajar asrama, di mana Santri belajar ilmu-ilmu keislaman di Indonesia, terdapat puluhan ribu pesantren demikian juga di Aceh terdapat ribuan pesantren dan di Aceh Pesantren dikenal dengan sebutan "dayah" yang berasal dari bahasa Arab "zawiyah"

Sejarah berdirinya Dayah atau Pesantren Madinatuddiniyah Sirajul Huda yang dikenal dengan Dayah Abu Chik Meunasah Kumbang di desa Kumbang Kecamatan Syamtalira Aron berawal dari keinginan masyarakat dan para tokoh yang ada di Desa Kumbang agar terdapat sebuah pesantren atau Dayah yang menjadi tempat pendidikan bagi anak-anak yang ada dalam rangka membentengi generasi muda Islam agar mereka dapat mengenal ilmu agama secara lebih mendalam.

IMG_20251019_110457.jpg
Asrama Beton Sedang Dibangun

Atas dasar keinginan dan pemikiran tersebut para tokoh masyarakat Kemudian datang ke pesantren Darul Huda Paloh Gadeng yang diasuh oleh ulama kharismatik aceh Abu Paloh Gadeng atau Teungku Haji Mustafa bin Ahmad meminta salah seorang Putra desa Kumbang yaitu Abi Mukhlis yang telah mondok di pesantren Darul Huda Paloh Gadeng lebih kurang 14 tahun untuk dapat kembali ke kampung halaman membangun sebuah pesantren dan menjadi pimpinan di pesantren tersebut.

IMG_20241231_135609.jpg
Abi Muklis di Samping Saya, Selaku Pimpinan Pesantren

Sejak tahun 2017 pesantren atau Dayah Madinatuddiniyah Sirajul Huda resmi berdiri dengan pimpinan yaitu Abi Mukhlis yang merupakan alumni pondok pesantren Darul Huda Paloh Gadeng sehingga nama dari pesantren atau Dayah yang didirikan tersebut seperti umumnya nama pesantren alumni dari Abu Tumin Blang Bladeh diawali dengan nama "Madinatuddiniyah", secara lengkap nama pesantren adalah "Dayah Madinatuddiniyah Sirajul Huda" sedangkan nama Dayah Abu Chik Meunasah Kumbang merupakan harapan keberkahan dari ulama besar yang pernah hidup di Meunasah Kumbang yaitu Abu Hasballah yang dikenal dengan Abu Meunasah Kumbang yang juga merupakan kakek buyut dari Abi Mukhlis selaku pimpinan dayah.

Profil Dayah Madinatuddiniyah Sirajul Huda
Dayah atau pesantren Sirajul Huda yang berlokasi di desa Kumbang Kecamatan Syamtalira Aron, merupakan sebuah lembaga pendidikan tradisional Islam dengan sistem pendidikan asrama di mana para santri 24 jam berada di asrama dan selalu di bawah pengawasan guru-guru pesantren, mereka beraktivitas sejak subuh dengan shalat subuh berjamaah. Nama Sirajul Huda berasal dari bahasa Arab yang Berarti Lampu Petunjuk.

Tujuan dari pendidikan Dayah atau Pesantren adalah untuk mencetak kader ulama yang akan meneruskan dakwah Islam dalam mewujudkan cita-cita tersebut lembaga pendidikan Pesantren didirikan di seluruh Indonesia termasuk di Aceh, dan khususnya di Aceh Dayah atau Pesantren mengembangkan nilai-nilai ajaran Islam berbasis Ahlussunnah Wal Jamaah dengan umumnya bermazhab Syafi'i dalam hal fiqih.

IMG_20251019_110518.jpg
Pondok Pondok Kecil Bilik Santri

Dayah Sirajul Huda merupakan salah satu dayah atau pesantren dengan tujuan mencetak kader-kader ulama Ahlussunnah Wal Jamaah yang memiliki ilmu agama yang mendalam dan mengamalkannya serta mendakwahkannya kepada masyarakat, menjadi suri teladan dalam kehidupan masyarakat dengan mendidik santri-santri kitab-kitab kuning yang berbahasa Arab sehingga ada harapan mereka akan menjadi ulama panutan di masa yang akan datang.

Sarana Prasarana Dayah
Sarana dan prasarana Dayah Sirajul Huda Desa Kumbang Kecamatan Syamtalira Aron saat ini masih serba kekurangan dan memprihatinkan, hal tersebut dapat dimaklumi karena Dayah tersebut merupakan swadaya masyarakat dan tidak banyak mendapat bantuan dari pemerintah karena bukan sekolah milik pemerintah tetapi lembaga swasta yang dikelola Masyarakat.

Demikian juga kondisi bilik atau asrama untuk santri masih serba darurat di mana asrama atau biliknya terbuat dari kayu yang merupakan sumbangan atau wakaf dari masyarakat sekitar pesantren dan masih berupa pondok pondok kecil, hanya terdapat satu asrama semi permanen, namun saat ini sedang dibangun asrama beton permanen.

demikian juga kondisi untuk sarana kamar mandi dan toilet sudah tersedia dengan Lumayan baik yang merupakan bantuan dari lembaga swadaya masyarakat, untuk kebutuhan air bersih terdapat beberapa sumur bor yang juga merupakan bantuan dari masyarakat umum melalui penggalangan donasi atau wakaf.

IMG_20251019_110044.jpgIMG_20251019_110316.jpg
IMG_20251019_110652.jpgIMG_20251019_110803.jpg

Asrama Santri

Untuk tempat belajar yang biasa disebut Balai kondisinya juga serba kekurangan, Hanya berupa Balai yang terbuat dari kayu tidak ada ruang belajar khusus seperti kelas-kelas yang umumnya terdapat di sekolah modern, balai balai tersebut umumnya merupakan bekas rumah warga yang diwakafkan untuk Dayah

IMG_20251019_110117.jpg
Mushalla Pesantren

Untuk tempat wudhuk dam kondisi baik, untuk sarana kamar mandi dan toilet sudah tersedia dengan Lumayan baik yang merupakan bantuan dari masyarakat, untuk kebutuhan air bersih terdapat beberapa sumur bor yang juga merupakan bantuan dari masyarakat umum melalui penggalangan donasi dan juga bantuan lembaga Swadaya masyarakat.

IMG_20251019_110201.jpgIMG_20251019_110215.jpg

Kamar Mandi dan Toilet

Kondisi Dayah dan Santri Saat ini
Dengan sarana dan prasarana yang dimiliki, Dayah Sirajul Huda terus berkiprah mendidik para santri di mana jumlah santri seluruhnya lebih kurang 50 orang dan semuanya merupakan santri laki-laki karena belum ada santri perempuan mengingat belum adanya asrama untuk santri perempuan, ada juga santri yang merupakan anak-anak di lingkungan sekitar dayah di mana mereka hanya belajar di malam hari dan tidak tinggal di asrama dayah.

IMG_20251019_110741.jpgIMG_20251019_110727.jpg

Balai Tempat Santri Belajar

Kurikulum dan Sistem Belajar
Sebagaimana pesantren atau Dayah yang merupakan lembaga pendidikan Islam tradisional kurikulumnya hampir sama di seluruh Indonesia termasuk di provinsi Aceh, dimana para santri belajar biasanya sampai 7 tahun mengkaji kitab-kitab kuning yaitu kitab ilmu-ilmu keislaman yang berbahasa Arab dan tidak ada barisnya mereka belajar dengan sistem klasikal di mana waktu belajarnya adalah pagi hari jam 08.00 sampai 10.00 pagi, Kemudian siang hari jam 14.00 sampai dengan 16 sore hari, dan malam harinya mulai jam 8 malam setelah sholat isya sampai jam 22.30 setelah itu santri beristirahat, mereka belajar di balai balai yang ada dibawah bimbingan seorang guru.

IMG_20251019_110125.jpg
Kitab dan Mimbar Kecil Untuk Santri Belajar Berpidato

Adapun pelajaran yang dikaji atau dipelajari para santri seperti umumnya dayah atau pesantren yang ada di Aceh meliputi fiqih yang bermazhab Syafi'i, demikian juga ilmu tasawuf dan ilmu tauhid yang berasaskan Ahlussunnah Wal Jamaah, mereka juga belajar ilmu bahasa atau gramatika bahasa Arab yaitu ilmu Nahwu dan ilmu sharaf, para santri juga belajar keahlian berpidato atau muhadharah agar kelak mereka dapat terjun ke masyarakat dan menjadi Dai ataupun pendakwah yang handal.

Lokasi Dayah
Dayah Abu Chik Meunasah Kumbang Madinatuddiniyah Sirajul Huda berlokasi di Jalan Hakim Krueng, Desa Kumbang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara, kode pos 24381.

Lokasi Google Maps

[Lokasi Steem Atlas]([//]:# (!steematlas 5.096155 lat 97.238911 long Dayah Madinatuddiniyah Sirajul Huda d3scr)

Jam Bertamu
Untuk para tamu atau orang tua yang menjenguk anaknya yang tinggal di Dayah atau pesantren Sirajul Huda harus mematuhi jam bertamu yang telah ditetapkan oleh pihak dayah yaitu setiap sore jam 16.00 sampai jam 17.30, dan di pagi hari jam 08.30 sampai jam 09.30.

Biaya Pendidikan di Dayah
Seperti umumnya pesantren atau Dayah lain yang ada di Aceh secara umum dapat dikatakan biaya pendidikan di dayah bersifat gratis, santri biasanya masak sendiri untuk makan, bahkan untuk Santri Dayah Sirajuk Huda mereka sering mendapatkan makan sedekah warga sekitar yang dermawan atau mereka hanya memasak nasi di dapur sedangkan lauk dan kuahnya mereka beli di warung di Teupin Punti

Pengalaman Berkunjung
Saya sering berkunjung di Dayah Sirajul Huda, pimpinan dayah Abi Mukhlis merupakan guru saya di Pesantren Paloh Gadeng dan akrab dengan saya, pengambilan dokumentasi atau foto saya lakukan tanggal 19 Oktober 2025, ada juga foto saya bersama Abi Mukhlis yang merupakan foto tahun lalu ketika ada acara perayaan maulid di pesantren tersebut.

IMG_20251019_110049.jpg
Saya di Halaman Dayah Sirajul Huda

Kesimpulan
Dayah atau pesantren Madinatuddiniyah Sirajul Huda di desa Kumbang Kecamatan Syamtalira Aron Kabupaten Aceh Utara merupakan sebuah lembaga pendidikan Islam tradisional dengan sistem Boarding School dimana para santri tinggal di asrama yang disediakan dayah yang saat ini kondisi sarana prasarana pesantren masih serba kekurangan, bilik-bilik santri masih terbuat dari kayu berupa pondok pondok kecil, demikian juga Balai untuk tempat pengajian dan musholla, namun dengan segala keterbatasan tersebut Dayah Sirajul Huda memberikan pendidikan gratis untuk seluruh santrinya yang umumnya berasal dari golongan fakir miskin dan kurang mampu, Dayah Sirajul Huda berjuang mendidik santri menghadapi tantangan zaman dengan ilmu agama dan ilmu umum yang memadai meski fasilitas serba kekurangan.

Terimakasih untuk sahabat kita @pennsif dan tim dari komunitas steem-atlas, juga kepada para duta steem-atlas; @damithudaya, @solaymann, @kouba01, @mohammadfaisal @joshrone, @vivigibelis, @natz04 dan @miftahulrizky.

4HFqJv9qRjVeVQzX3gvDHytNF793bg88B7fESPieLQ8dxHi6mXxZoxpbkQ3eDb1K7GpshcgjH3hL2VmNK91VKhT3H8aMpEYCATjcdeBMDb4Uoh6eWVc7KNrseRuRT8sGpA1K3enuUpP6SUAikQUGVT5GJRbUs5uxPTL.jpeg

25% Reward Untuk Mendukung Komunitas via @steem-atlas

Best Regard,

@abialfatih

Aboutme

Saya Mengajak Sahabat Semua untuk mendukung dan memilih @pennsif.witness di Link berikut : https://steemlogin.com/sign/account-witness-vote?witness=pennsif.witness&approve=1

4HFqJv9qRjVeVQzX3gvDHytNF793bg88B7fESPieLQ8dxHi6mXxZoxpbkQ3eDb1K7GpshcgjH3hL2VmNK91VKhT3H8aMpEYCATjcdeBMDb4Uoh6eWVc7KNrseRuRT8sGpA1K3enuUpP6SUAikQUGVT5GJRbUs5uxPTL.jpeg

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

Loading...