Ke Banda Aceh

Hagoe's Village: Sept, 22th 2026
Tetiba tadi malam sekitar pukul 09 malam aku mendapatkan telepon dari adik ipar: Bang, besok kita ke Banda Aceh, Yok!
Ternyata adik ipar ku mengajak ku ke Banda Aceh pada esok hari untuk menyaksikan pengumuman seleksi calon anggota TNI AD, yang menurut informasinya akan dilaksanakan pada hari Rabu besok.
Sarapan pagiJadi, seorang ponakan kami (@alipp26) sedang mengikuti seleksi calon tamtama (anggota TNI AD) di Rindam Mata Ie Banda Aceh. Dan kami akan mengetahui hasilnya pada hari Rabu besok sehingga adik iparku mengajakku kesana.
Disisi lain aku adalah seorang Aparatur Sipil Negara yang harus melaksanakan tugas di kantor, dan jika tidak masuk kantor selama beberapa hari tentu itu menyalahi aturan kepegawaian.
Karena informasinya yang mendadak, aku sempat memutar otak, untuk mencari cara agar aku bisa ke Banda Aceh tetapi tidak menyalahi aturan kepegawaian.
Akhirnya aku menelpon Sekretaris Dinas kami yang notabenenya adalah mantan anak buah ku untuk meminta izin cuti selama tiga hari agar aku bisa ke Banda Aceh.
Alhamdulillah Sekretaris Dinas meresponnya dengan baik dan memfasilitasi ku untuk mengambil cuti selama tiga hari sehingga aku bisa ke Banda Aceh tanpa menyalahi aturan kepegawaian.
Dan pagi ini aku segera bangun di awal pagi untuk melaksanakan sholat subuh dan kemudian sarapan pagi di rumah, karena sebentar lagi adik iparku akan menjemput ku untuk pergi ke Banda Aceh.
Di rumah mertuaSegala persiapan ku telah disiapkan oleh istriku sehingga ketika adik ipar ku datang menjemput aku pun bisa segera berangkat, dimana ibu mertuaku juga akan ikut serta ke Banda Aceh pada hari ini.
Kami sempat singgah di rumah mertuaku di Landeng untuk melihat progress rehab rumah mertuaku sebelum kami berangkat ke Banda Aceh pada pagi ini.
Di Kota LhokseumaweSetelah melihat progres rehab rumah mertua di Landeng kami segera meluncur ke Kota Lhokseumawe dimana adik ipar akan pulang sebentar ke rumahnya di Kompleks Kodim Lhokseumawe untuk mengambil barang-barang dan juga menjemput anaknya.
Dua orang anaknya akan ikut serta dengan kami ke Banda Aceh. Dan setelah menjemput anaknya, kami pun segera menuju Kota Banda Aceh.
Jembatan KutablangLalulintas di jalan nasional Medan-Banda Aceh ini sudah sangat lancar, dimana jembatan Kutablang yang sempat rusak oleh bencana hidrometeorologi di akhir tahun lalu sudah selesai diperbaiki.
Sejak hari Minggu kemarin jembatan ini sudah mulai difungsikan sehingga arus lalulintas menjadi sangat lancar dan normal kembali, setelah beberapa bulan para pelintas harus menempuh jalan alternatif yang cukup berat.
Makan siangKami terus melaju ke arah Kota Banda Aceh. Dan kami sempat singgah di sebuah warung di kawasan Kabupaten Pidie Jaya untuk makan siang serta melaksanakan sholat Zuhur di musholla yang ada di warung tersebut.
Setelah selesai makan siang dan melaksanakan sholat Zuhur di musholla yang ada di warung ini, kami pun melanjutkan perjalanan ke Kota Banda Aceh.
Di tol SibancehKami memilih untuk melewati rute jalan tol Sibanceh (Sigli-Banda Aceh) untuk mempersingkat waktu tempuh kami, dimana sejak rute jalan tol ini selesai dibangun dan mulai dioperasikan, mayoritas orang tidak melewati jalur lama melalui Saree.
Hampir semua pelintas lebih memilih untuk menggunakan jalan tol saja jika ingin ke Banda Aceh ataupun kembali dari Banda Aceh, yang membuat kawasan Saree yang dulunya sangat ramai menjadi sangat sepi.
Para pelaku UMKM yang dulunya berjualan di kawasan Saree saat ini harus pindah lokasi ke kawasan Padang Tiji atau kawasan pintu tol Sibanceh karena sudah sangat sedikit orang yang melintas kawasan Saree.
Kondisi jalan tol Sibanceh sore ini cukup kondusif dan dibeberapa bagian terjadi hujan ringan. Selebihnya cuaca terlihat cukup cerah di rute jalan tol ini.
Di hotel RasamalaSaat keluar pintu tol Baitussalam, kami segera menuju Hotel Rasamala Seutui karena adik ipar dan mertuaku akan menginap di hotel tersebut selama berada di Kota Banda Aceh.
Aku sendiri akan menginap di kosan anak laki-laki kami di kawasan Ulee Kareng Banda Aceh selama berada di ibukota provinsi Aceh ini.
Aku segera melakukan check in hotel ini untuk adik ipar dan mertuaku, dimana anak laki-laki sudah memesan kamar di hotel ini sejak tadi pagi.
Makan malamKami segera menuju lantai IV hotel dimana adik ipar dan mertuaku akan menginap. Dan beberapa saat kemudian si Abang (anak laki-laki kami) sudah tiba di hotel ini.
Kami pun beristirahat sebentar di hotel ini sambil memesan makan malam kami di restoran hotel. Dan setelah makan malam di hotel ini aku akan ke tempat kosan si Abang di kawasan Ulee Kareng.
Dalam perjalanan aku berubah pikiran dan tidak langsung ke rumah kostnya si Abang, tetapi aku mengontak beberapa kolega yang ada di Kota Banda Aceh untuk ketemuan di warung kopi.
Ngopi bersama kolegaKami pun sepakat untuk ngopi bareng di malam ini di sebuah warung kopi di kawasan Beurawe, dimana aku sering ngopi di warung kopi Solong premium ini bersama teman ketika berkunjung ke Kota Banda Aceh.
Aku yang dulunya menempuh pendidikan sarjana dan pendidikan profesi dokter hewan di Kota Banda Aceh ini memiliki banyak teman dan kolega di Kota Pelajar ini.
Dengan demikian aku tidak "terasing" ketika berada di Kota ini, dan tinggal mengontak mereka jika ingin bertemu atau ngopi bareng.
Beberapa saat kemudian beberapa orang teman yang sedang tidak sibuk segera meluncur ke lokasi kami ketemuan untuk ngopi bareng di malam ini.
Kami pun berada di warung kopi ini sampai sekitar pukul 11 malam. Kemudian kami pun bubar, dimana aku akan ke rumah kostnya si Abang untuk beristirahat setelah menempuh perjalanan yang cukup melelahkan di hari ini.
Sekian postinganku kali ini. Stay Healthy and Fun, Ciao...!
@ alee75

![]() |
|---|
Curated by : solaymann |











