Banjir sudah mulai surut || 29 November 2025

in STEEM LENSlast month

Assalamualaikum wr.wb.

IMG_6850.jpeg

Hari ke 4 mengungsi di bawah tenda biru bukanlah hari yang mudah, namun melihat kondisi banjir sudah surut dan cuaca yang cerah membuat hati rasanya sedikit lebih senang. Begitu melihat kondisi seperti ini, saya bersama keluarga dan di bantu tetangga mulai semangat menjemur, terutama menjemur padi dan pakaian.

Saya fokus membantu keluarga dalam menjemur padi dulu setelah sarapan pagi. Untuk memasak hari ini sudah sedikit lebih mudah karena kayu mulai kering.

image.png
Fotoku di tempat pengungsian

Selain membantu menjemur padi, saya juga ikut membantu ibu dalam memask dan mengangkut air. Untuk air bersih saya menemukan di kebun tetangga yang mana disana masih ada sedikit stok air bersih di penampungannya. Saya bersama abang saya membawa dua drum plastik untuk memasukkan air.

IMG_6854.jpeg
Kondisi rumah dan banjir hari ini

Untuk kondisi banjir saat ini sudah lumayan surut, bahkan di dalam rumah saya airnya hanya tinggal ketinggian sekitar 1 meter di pagi hari dan setengah meter ketika sore hari.

IMG_6842.jpeg
Menjemur padi

Kami meminta bantu tentangga untuk menjemur padi, selain itu kami meminjam beberapa terpal untuk menjemur padi. Mereka sangat semangat dalam bekerja, dan saya senang melihat mereka sangat semangat dalam bekerja sama.

IMG_7235.jpeg
Menjemur kitab dan peralatan elektronik

Setelah membantu menjemur padi, saya istirahat sejenak. Selanjutnya saya fokus masuk kedalam rumah untuk mengambil beberapa barang yang perlu dijemur. Diantara barang yang saya keluarkan adalah kitab-kitab kuning dan bareng elektronik.

Setelah saya masuk ke dalam kamar dan melihat kondisi kitab-kitab dan barang elekronik yang sudah terendam, hati saya berkata tidak ada harapan karena semuanya berlumpur. Tapi saya tetap menjemur beberapa kitab dan barang eletronik seperti laptop, kamera, mic dan sebagainya.

IMG_6872.jpeg
Mengecas Handphone

Setelah seharian bekerja menjemur dan membantu orang tua, ketika malam harinya tiba saya bersama abang saya berusaha mencari daerah listrik yang menyala. Ternyata di beberapa daerah sudah ada listrik yang menyala, saya bersama abang menemukan tempat di sekitar SMA N 2 Nisam, kami berjalan kaki sekitar 1,5 KM di tengah malam.

Akhirnya disana kami dapat mengecas Handphone dan senter untuk keperluan lampu di tempat pengungsian. Setelah Handphone memiliki baterai 80% saya bersama abang memutuskan untuk pulang.

Demikian tulisan singkatku hari ini, mudah-mudahan bermanfaat. Jika terdapat kesalahan dalam penulisan, saya minta maaf. Terimakasih atas perhatian.

Catatan: Gambar ini saya buat pada tanggal 29 November 2025. Semua foto di ambil oleh @walictd menggunakan kamera Iphone 16 Promax

Terimakasih

Dewantara, 11 Desember 2025
𝕭𝖞 @𝖜𝖆𝖑𝖎𝖈𝖙𝖉

Sort:  

Upvoted! Thank you for supporting witness @jswit.

Loading...