Berikan Kebaikan Pada Orang Yang Layak Menerimanya

in Steem SEA6 hours ago

1780334739996.jpg


Mengapa orang yang paling baik hati seringkali berakhir menjadi orang yang paling tidak berperasaan.

Bukan karena mereka berubah, tetapi karena mereka sudah memberikan segalanya.

Apa yang harus dilakukan, apa yang harus disabari, dan apa yang harus direlakan, semuanya telah mereka tunaikan dengan hati nurani yang bersih.

Mereka pernah memperlakukan orang dengan sangat tulus, tapi tidak dihargai. Mereka memberikan seluruh jiwa raganya, tapi dibalas dengan sikap yang makin melunjak.



1000115293.jpg

Ketika kebaikan disia-siakan berulang kali, rasa kecewa yang mendalam menjadi awal dari sebuah kesadaran.

Rusaknya masyarakat bermula saat orang baik tidak mendapat balasan, dan bungkamnya orang baik berawal ketika ketulusan tidak membuahkan keadilan.

Ada tipe orang yang jika kamu perlakukan dengan semakin baik, dia justru akan semakin menganggapnua sebagai hal yang lumrah.

Masalah buruk ibarat sebuah cermin menyingkap rupa asli dari sifat dasar manusia.

Good people....
Memiliki teman yang semakin sedikit tidaklah menakutkan, yang menakutkan adalah ketika merek yang tersisa masih saja tidak tau cara menghargai.

Hubungan tidak bisa terus-terusan diharapkan, semakin diharapkan akan semakin membuat hati kecewa.

Manusia tidak bisa terus-terusan mengalah, semakin mengalah mereka akan semakin semena-mena.

Saat kebaikan diinjak-injak berulangkali, hati pun belajar untuk melindungi dirinya sendiri.

Sikap tidak peduli yang sebenarnya hanyalah sebuah ketegasan dan kesadaran setelah melihat segalanya dengan jelas, sedangkan kebaikan itu harus memiliki batas, dan ketulusan harus memiliki ketegasan.

Akhir kata, orang yang benar-benar hidup dengan bijak dan jernih tidak akan pernah memanjakan ego siapapun.

Bagaimana pun juga kebaikan itu gratis, tetapi sama sekali tidak murahan.

Kebaikanmu hanya boleh diberikan kepada orang yang benar-benar layak menerimanya.

Salam kompak selalu.

By @midiagam