Jangan Paksakan Kehendak, Santai Saja
Mengapa orang yang terlalu memaksakan diri tidak bisa melangkah jauh.
Karet gelang yang ditarik terlalu kencang beresiko putus.
Jam putar yang diputar terlalu kencang juga akan menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Terlalu memaksakan tenaga itu seperti bayi yang menarik taplak meja.
Berusaha sekuat tenaga mencengkeram sana-sini, tapi akhirnya tidak mendapatkan apa-apa. Lama-kelamaan semangat akan terkuras habis, dan rasa lelah yang luar biasa akan datang menyerbu.
Hidup yang terlalu dipaksakan itu tidak butuh hambatan dari orang lain, diri sendiri akan dengan mudah terjebak ditempat yang sama.

Busur yang ditarik penuh mudah patah, senar yang terlalu kencang mudah putus.
Kehidupan adalah sebuah maraton, bukan lari sprint seratus meter, jika diawal terlalu memaksakan diri.
Angin kencang tidak akan bertiup sepanjang pagi, hujan badai tidak akan turun sepanjang hari.
Yang benar-benar bisa bertahan lama adalah gerimis halus dimusim hujan.
Kerja keras seharusnya menjadi kebiasaan hidup yang stabil.
Terakhir saya ingin katakan, aliran tenang yang terus mengalir, itulah yang akan sampai jauh.
Hembusan angin yang lembut, itulah yang membawa kehangatan.
Tetesan air yang sunyi akhirnya bisa melubangi batu.
Hal yang terlihat biasa saja, seiring waktu akan menunjukkan kehebatannya.
Dalam perjalanan hidup, jangan hanya sibuk terburu-buru mengejar tujuan.
Melambatlah disaat yang tepat, agar bisa merasakan keindahan hidup yang ada dimana-mana.
Salam kompak selalu.
By @midiagam
