Memahami Sifat Dasar Manusia
Apa itu sifat dasar manusia ?
Setelah mendengar 4 poin ini, pikiranmu akan langsung terbuka.
Pertama, pria tertarik pada kecantikan, wanita mengagumi pria yang hebat, ini adalah sifat dasar manusia.
Bagian atas tubuh wanita adalah godaan, bagian bawahnya adalah jebakan.
Bagian atas tubuh pria mencerminkan budi pekerti, sedangkan bagain bawah tubuh menunjukkan hakikat dirinya.
Dari sepuluh pria, sembilan diantaranya menyukai kecantikan. Dari sepuluh wanita, sembilan diantaranya memiliki sifat gengsi.
Yang memiliki tujuh emosi dan enam hasrat itu adalah manusia, yang tidak memilikinya itu adalah benda mati.
Mereka yang mampu mengendalikan emosi dan hasrat tersebut, barulah layak disebut sebagai "Tokoh".

Kedua, apapun jenis hubungannya, tidak bisa memberi dukungan finansial, dan tidak bisa memberikan pendampingan yang positif.
Jika dari tiga hal ini tidak ada satupun yang terpenuhi, maka melepaskannya adalah tindakan yang paling bijak.
Jangan mengasihani siapapun, karena saat kamu mengasihani seseorang, kamu akan ikut memikul nasib orang tersebut.
Jangan menanggung nasib siapapun, utamakan terlebih dahulu misimu sendiri. Hanya setelah sayapmu kuat, barulah kamu punya tenaga untuk membantu orang lain. Jika tidak, kamu hanya akan menyeret dirimu sendiri ke bawah. Terlihat seolah kamu mengalah dan berkorban, padahal sebenarnya itu adalah sebuah kebodohan.
Ke tiga, yang benar-benar berharap kamu sukses adalah orang tua, yang takut melihatmu sukses adalah kerabat, yang diam-diam ingin kamu tertimpa sial adalah rekan kerja, dan teman yang semakin dekat denganmu, justru semakin sulit menerima jika kamu tiba-tiba berubah menjadi sukses.
Orang yang menyuruhmu untuk sabar terhadap ketidakadilan, mayoritas tidak punya niat baik.
Orang yang mengajarimu cara mencari uang, mayoritas justru ingin mengambil uangmu.
Menataplah ke depan, jangan membusuk dimasa lalu dan angan-angan.
Di mata orang dewasa, semuanya adalah masa depan, sementara hidup memang dipenuhi berbagai kerepotan dan kekacauan.
Terlalu banyak berpikir hanya akan memunculkan masalah, banyak bertindak barulah akan membuahkan jawaban.
Ke empat, esensi manusia itu hanyalah sebatas pengalamannya, bukan usianya.
Usia hanyalah konsep waktu yang semu dan tidak memiliki nilai apapun.
Esensi dari kehidupan adalah kesadaran, merasakan pengalaman, dan proses mencoba dan salah, dan semua itu bersumber dari pemahaman. Ambisi, keberanian, dan kemampuan eksekusi.
Pemahaman menentukan "tau, atau tidak", keberanian menentukan "berani bertindak atau tidak", dan eksekusi menentukan, "bisa diwujudkan atau tidak".
Ke empat hal ini saling menjadi sumber dan saling menopang satu sama lain.
Terakhir saya ingin katakan, sifat manusia pada dasarnya memang menyanjung yang diatas dan menginjak yang dibawah.
Jadi, saat tidak ada yang mau membantumu, tak perlu mengeluh.
Orang miskin di kota yang ramai pun tidak ada yang peduli, orang kaya di gunung terpencil pun banyak kerabat jauh yang datang.
Hangat dan dinginnya hubungan antar manusia di dunia ini, pada dasarnya adalah hal yang sangat normal dalam kehidupan.
Semoga kita semua bisa memahami sifat dasar manusia, sehingga kita bisa hidup tanpa perdebatan, tanpa pertengkaran, tanpa keluhan, dan tanpa penyesalan.
Salam kompak selalu.
By @midiagam
